Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional

Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional – Apa yang dimaksud dengan valuta asing? Dan cara apa saja yang dipakai untuk pembayaran Internasional? Mari kita cermati materi pelajaran kali ini.

Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional

Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional

Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional

Hampir semua negara melakukan kegiatan perdagangan guna memenuhi kebutuhan masyarakatnya, baik itu ekspor ataupun impor. Pembayaran internasional adalah pembayaran yang digunakan atas transaksi perdagangan Internasional. Dulu, pada abad ke 16, emas dan perak adalah alat perdagangan Internasional. Seiring waktu karena cadangan emas dan perak jumlahnya sudah menipis, maka masyarakat lama kelamaan menggantinya dengan devisa. Sebenarnya uang juga bisa dibayarkan untuk transaksi pembayaran dalam perdagangan, tapi uang tidak terlalu efisien.

Devisa adalah barang-barang yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan dapat diterima diperdagangan Internasional. Biasanya devisa ini ada dalam pengawasan Bank Sentral.
Devisa dapat berupa wesel asing, cek, valuta asing, emas batangan, surat-surat berharga, dan sebagainya.
Devisa biasanya diperoleh dari sumber-sumber, yaitu :
a. Ekspor barang
b. Penyelenggaraan jasa.
c. Pariwisata .

d. Kiriman uang asing dari orang Indonesia yang bekerja di luar negeri.
e. Pinjaman dari luar negeri.

Pada bank devisa ada 3 macam kurs yaitu :
a. Kurs jual
Kurs jual adalah kurs yang ditetapkan bank apabila bank menjual mata uang asing.
b. Kurs beli
Kurs beli adalah kurs yang ditetapkan bank apabila bank membeli mata uang asing
c. Kurs tengah
Kurs tengah adalah kurs rata-rata yang dipatok antara kurs jual dan kurs beli.

  • Apabila nilai kurs meningkat, barang-barang ekspor akan lebih murah, dan barang impor justru akan lebih mahal, dan nilai ekspor meningkat, nilai impor menurun
  • Apabila nilai kurs menurunan, barang barang ekspor menjadi lebih mahal, dan barang impor menjadi lebih murah dan nilai ekspor menjadi turun, nilai impor menjadi naik.

Disamping itu, pemerintah juga sering mengambil kebijakan penentuan kurs. Kebijakannya berupa Devaluasi dan Revaluasi.

Kebijakan devaluasi adalah kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang dalam negeri atas mata uang asing. Kebijakan ini akan diambil ketika pemerintah ingin menaikkan tingkat ekspor dan menurunkan tingkat impor.
Kebijakan revaluasi adalah kebijakan pemerintah untuk menaikkan nilai mata uang dalam negeri atas mata uang asing.
Kebijakan ini diambil ketika pemerintah ingin menaikkan tingkat impor dan menurunkan ekspor.

  1. Valuta asing Valuta Asing adalah salah satu alat yang digunakan untuk transaksi perdagangan Internasional. Orang atau lembaga yang membutuhkan valuta asing yaitu :
  2. Pemerintah Pemerintah membutuhkan valuta asing antara lain untuk : a. Perwakilan-perwakilan yang ada diluar negeri dibiayai oleh pemerintah b. Utang luar negeri yang belum diselesaikan c. Membayar transaksi-transaksi keuangan dalam perdagangan Internasional
  3. Rumah tangga, Rumah tangga membutuhkan valuta asing untuk membiayai keluarganya yang berada diluar negeri
  4. Wisatawan, Wisatawan membutuhkan valuta asing untuk membiayai kebutuhannya selama berada diluar negeri
  5. Perusahaan asing, Perusahaan asing membutuhkan valuta asing untuk membayar keuntungan pesero yang ada diluar negeri.
  6. Importir Importir membutuhkan valuta asing untuk membayar barang dagangannya
  7. Investor Investor membutuhkan valuta asing untuk menyelesaikan transaksi keuangan terhadap orang di luar negeri.

Kurs valuta asing yang digunakan adalah perbandingan nilai mata uang antarnegara.

Tempat yang digunakan untuk jual beli valuta asing adalah di Bursa Valuta Asing (BVA).
Bursa Valuta Asing itu antara lain :
a. Bank-bank devisa, bank-bank milik pemerintah ataupun bank milik swasta. Bank devisa terbesar yang ada di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI).
b. Badan-badan perantara valuta asing dan makelar-makelar valuta asing.
c. Tempat penukaran resmi valuta asing (money changer).

Fungsi pasar valuta asing adalah :
– meningkatkan kegiatan ekspor dan impor
– meningkatkan penukaran valuta asing
– meningkatkan pemindahan dana dari suatu negara ke negara lainnya
d. tempat untuk pedagang valuta asing melakukan spekulasi.

  1. Cara-cara pembayaran Internasional

Pembayaran Internasional dapat dilakukan dengan cara :
– pembayaran yang dilakukan secara tunai (cash)
Pembayaran ini dapat dilakukan dengan menggunakan mata uang asing yang berlaku

b. Pembayaran yang digunakan dengan cara pembukaan rekening (open account)
adalah barang dikirim lebih dulu, pembayaran dilakukan setelah barang diterima atau pembayaran dilakukan atas perjanjian antara eksportir dan importir

c. Pembayaran yang digunakan dengan wesel asing.
Pembayaran wesel asing adalah surat perintah untuk membayar kepada yang namanya ada ϑȋ̝̊ wesel asing.

d. Pembayaran yang digunakan dengan Letter of credit (L/C)
adalah surat yang dikeluarkan oleh bank atas nama importir, dan bank menyetujuinya dan membayar melalui wesel yang ditarik oleh eksportir.

Valuta Asing dan Cara Pembayaran Internasional | lookadmin | 4.5