Tuas dalam Kehidupan Sehari-hari

Advertisement

Tuas dalam Kehidupan Sehari-hari – Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar bidang miring dalam kehidupan sehari-hari. Pada topik ini, kalian akan belajar tentang tuas dalam kehidupan sehari-hari.

Pernahkah kalian bermain jungkat jungkit? Mengapa pula jungkat jungkit termasuk salah satu pesawat sederhana?

Ketika kalian mengangkat teman menggunakan tangan, tentu kalian akan merasa berat bukan? Gaya yang dibutuhkan untuk mengangkatnya, sama dengan berat teman kalian. Bandingkan saat kalian mengangkat orang yang sama melalui jungkat-jungkit. Tentu lebih ringkan bukan? Itulah mengapa jungkat jungkit termasuk salah satu pesawat sederhana, yaitu tuas. Prinsip pesawat sederhana adalah memperkecil gaya yang dibutuhkan manusia.

Tuas digunakan untuk memindahkan benda yang berat. Prinsip kerja tuas adalah, semakin jauh jarak kuasa terhadap titik tumpu, semakin kecil gaya yang diperlukan untuk mengangkat beban. Untuk memahami prinsip kerja tuas, perhatikan ilustrasi berikut ini.

Titik O adalah titik tumpu tuas, sementara titik OB adalah lengan beban (lengan yang diberi beban) dan titik OA adalah lengan kuasa (lengan yang diberi gaya). Dari gambar terlihat bahwa, panjang pengungkit (AB) sama dengan lengan kuasa (AO = Lk) ditambah dengan lengan beban (OB = Lb). Tuas yang memiliki lengan beban Lb dan lengan kuasa Lk dapat digunakan untuk memindahkan beban sebesar W. Untuk mengangkatnya dibutuhkan gaya F. Secara matematis, hubungan keempatnya dirumuskan sebagai berikut.

W×Lb=F×Lk 

Keterangan:
W = berat beban (N);
Lb = lengan beban (m);
F = gaya (N); dan
Lk = lengan kuasa (m).

Berdasarkan letak titik tumpunya, tuas dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
1. Tuas yang titik tumpunya berada di antara titik beban dan titik kuasa. Contoh tuas jenis ini adalah jungkat-jungkit.

2. Tuas yang titik bebannya berada di antara titik tumpu dan titik kuasa. Contoh tuas jenis ini adalah tang.
3. Tuas yang titik kuasanya berada di antara titik tumpu dan titik beban.

Contoh Soal

Sebuah pengungkit yang panjangnya 6 m digunakan untuk mengangkat beban 500 N. Beban diletakkan sejauh 2 meter dari titik tumpu. Berapa besar gaya yang harus diberikan pada ujung pengungkit?
Penyelesaian
Diketahui:
L = 6 m
W = 500 N
Lb = 2 m
Ditanyakan: F ?
Jawab:
Pertama kita harus mencari lengan kuasanya.

L=Lb+Lk 

Lk=LLb 

Lk=62=4  m

Setelah itu dimasukkan ke persamaan berikut.

W×Lb=F×Lk 

500×2=F×4 

F=10004

F=250  N

Jadi, besar gaya yang dibutuhkan adalah 250 N.

Advertisement
Tuas dalam Kehidupan Sehari-hari | lookadmin | 4.5