Close Klik 2x

Tingkat Organisasi dalam Ekosistem

Advertisement

Tingkat Organisasi dalam Ekosistem – Perhatikan halaman sekolahmu. Kamu mungkin akan menemukan belalang, rerumputan, dan bunga-bunga yang tumbuh dengan subur. Dimanakah tumbuhan seperti bunga mawar dan kembang sepatu menancapkan akarnya? Pada tanah, bukan? Dari mana mereka memperoleh karbon dioksida yang dibutuhkan untuk proses fotosintesisnya? Dari udara di sekelilingnya, bukan? Apakah syarat yang dibutuhkan selain ketersediaan karbon dioksida agar rerumputan dapat melakukan fotosintesis? Tentu sinar matahari dan air. Rerumputan juga membutuhkan senyawa anorganik yang didapatkan dari hasil penguraian, misalnya oleh cacing tanah.

Proses fotosintesis yang dilakukan tumbuhan tersebut menghasilkan senyawa karbohidrat yang dibutuhkan makhluk hidup lainnya, misalnya oleh lebah. Lebah juga mendapatkan oksigen dari fotosintesis tumbuhan tersebut.

Dari keterangan di atas, kamu dapat menemukan suatu organisasi kehidupan yang menunjukkan saling keterkaitan, kebergantungan, dan hubungan timbal balik antarmakhluk hidup dan antarmakhluk hidup dengan lingkungannya. Bentuk organisasi kehidupan ini dinamakan organisasi kehidupan tingkat ekosistem.

Ekosistem merupakan unit fungsional yang mencakup organisme (biotik) dan lingkungannya yang tidak hidup (abiotik) dalam hubungan saling mempengaruhi dan berinteraksi. Komponen biotik ekosistem terdiri atas produsen (tumbuhan), konsumen, dan pengurai. Pada contoh tersebut, yang bertindak sebagai produsen adalah rumput, konsumennya adalah belalang, dan pengurainya adalah cacing tanah. Sementara komponen abiotik pada contoh tersebut adalah tanah, udara, sinar matahari, zat anorganik, dan air.

Di dalam organisasi kehidupan tingkat ekosistem, kita juga dapat melihat adanya aliran energi dari organisme fotosintetik ke herbivora dan karnivora. Perhatikan kembali contoh di atas. Jelaskan bagaimana aliran energi yang terjadi pada contoh kasus di atas?

◘ Tingkat organisasi kehidupan dan contohnya ◘

Tingkat organisasi kehidupan dalam ilmu biologi yang dipelajari mulai dari yang paling sederhana hingga tingkatan yang kompleks. Tingkatan organisasi kehidupan dimulai dari molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, ekosistem hingga ke tingkat bioma. Untuk mengetahui lebih jelas tingkat organisasi kehidupan tersebut, perhatikan bagan berikut.

Dalam ekosistem dikenal juga satu-satuan ekosistem yang terdiri dari individu, populasi, komunitas, ekosisitem, bioma, dan biosfer.

◘ Individu ◘

Individu merupakan organisme yang tersusun oleh kumpulan sistem organ yang memiliki fungsi yang berbeda.
Contoh organisasi kehidupan individu adalah seekor kucing, seekor ular, dan seorang manusia.

◘ Populasi ◘

Organisasi kehidupan tingkat populasi terdiri dari spesies atau individu yang sejenis. Populasi sendiri merupakan kelompok yang terdiri atas spesies sejenis atau sama dan mendiami suatu habitat. Habitat merupakan tempat hidup suatu makhluk hidup.

◘ Komunitas ◘

Komunitas adalah sekelompok populasi yang hidup dalam suatu daerah dan menempati lingkungan yang sama. Komunitas merupakan organisasi kehidupan yang memiliki banyak objek untuk diamati. Contoh komunitas adalah komunitas sungai terdapat populasi katak, populasi kura-kura, dan populasi plankton.

◘ Ekosistem ◘

Ekosistem merupakan interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya, baik dengan komponen biotik maupun komponen abioik. Di dalam ekosistem hubungan antarorganisme biotiknya tidak dapat terlepas dari faktor abiotiknya.

◘ Bioma ◘

Bioma merupakan organisasi kehidupan yang cukup beragam, khususnya jenis makhluk hidup di dalamnya. Contohnya bioma gurun, bioma taiga, bioma hutan hujan tropis, dan bioma tundra.

Tingkat Organisasi dalam Ekosistem | lookadmin | 4.5