Close Klik 2x

Teori Konetik Molekular dan Bentuk Materi

Advertisement

Teori Konetik Molekular dan Bentuk Materi – Dalam pelajaran ini, kita akan belajar bagaimana bentuk materi yang berbeda dijelaskan menggunakan teori kinetik molekular.

Para ilmuwan telah mengembangkan teori untuk menjelaskan bagaimana materi berperilaku sebagai benda padat, benda cair dan gas,teori ini disebut dengan Teori Kinetik Molekular

Berikut ini adalah Dalil dari Teori Kinetik Molekular:

1. Semuanya terdiri dari atom dan molekul yang tidak berubah. 

2. Atom dan molekul berada dalam gerakan acak yang konstan.

3. Tabrakan antara partikel ini benar-benar elastis. (Ini berarti bahwa tidak ada energi yang hilang ketika partikel menabrak satu sama lain.)

Konsekuensi dari tiga dalil ini adalah bahwa benda padat, benda cair dan gas mempunyai perbedaan hanya pada cara partikelnya bergerak dan berinteraksi dengan satu sama lain. 

Suhu adalah ukuran rata-rata energi kinetik dari suatu partikel. Tidak masalah apakah partikel berada dalam bentuk padat, cair atau gas, semua partikel pada suhu yang sama akan juga memiliki rata-rata energi kinetik yang sama.

Gas

Gas dapat berpindah dengan mudah. Gas selalu bisa menyesuaikan bentuk sesusai dengan wadah dimana gas berada dan tidak memiliki bentuk atau volume tertentu.

Partikel gas bergerak dengan cepat, dengan sedikit gaya tarik menarik atau tidak ada gaya sama sekali diantara partikel.

Dalam gas, ada jarak antara partikel-partikel.  Partikel gas bergerak dalam garis lurus sebelum berbenturan satu sama lain.Volume partikel  dalam gas sangat kecil dibandingkan dengan total volume dalam wadah dimana gas itu berada. Ini berarti gas mempunyai kerapatan yang lebih rendah dibandingkan benda padat atau cair, karena partikelnya tidak berdekatan satu sama lain. Gas juga dapat di mampatkan, karena adanya jarak diantara partikel. 

“Tekanan” diberikan oleh gas, karena partikel gas yang kecil secara konstan menabrak dinding wadah dengan kekuatan. Tekanan adalah kekuatan rata-rata partikel gas per luas permukaan.

Benda Cair

Benda cair memiliki sedikit jarak diantara partikel.  Benda cair memiliki volume pasti, tapi tidak memiliki bentuk yang pasti. Partikel dalam benda cair selalu dalam gerakan konstan dan selalu kontak dengan partikel di sekitarnya, sehingga partikel benda cair mengalir melewati satu sama lain. 

Tidak seperti gas, benda cair tidak dapat di mampatkan. 

Alasan mengapa partikel cair tidak bergerak terpisah ketika bergerak disekitar adalah karena partikel cair memiliki daya tarik kuat antara partikel. Jika partikel mendapat energi yang cukup untuk keluar dari tarikan itu, makan akan berubah menjadi partikel gas. Sebagai contoh, ketika Anda meninggalkan segelas air di luar, partikel air mendapatkan energi yang cukup untuk menguap.

Jadi kenapa air menguap bahkan jika tidak mendidih? Ini dikarenakan air mempunyai suhu “rata-rata”. Partikel individual dalam air mempunyai berbagai macam energi kinetik masing-masing. Beberapa partikel bisa bergerak sangat cepat, dan sebagian lain nya bergerak sangat lambat. Partikel-partikel yang mempunyai cukup energi untuk melepaskan diri, memiliki “suhu” yang lebih tinggi dibanding yang tidak memiliki.

Untuk itu, semua cairan memiliki tekanan uap pada suhu tertentu. Tekanan uap adalah tekanan yang diberikan oleh partikel cairan terbatas.

Benda Padat

Benda padat mempunyai volume dan bentuk yang pasti. Partikel tidak bergerak dari posisi relatif-nya, tapi bergetar terhadap satu sama lain. Partikel dalam benda padat disatukan oleh kekuatan paling kuat dari tiga wujud materi.

Seperti benda cair, benda padat tidak dapat di mampatkan, karena sedikitnya ruang yang tersedia dalam padat atau cair. 

Semua benda padat terbuat dari kristal, yang mempunyai pola ber-ulang.Benda padat tak berbentuk (Amorphous solids), atau benda padat yang memiliki krital sedikit, bukan merupakan benda padat “sesungguhnya” dalam artian ilmiah. Contoh-nya: mentega, lilin, kaca, dan plastik.

Selain mencair, benda padat bisa langsung ke fase gas melalui proses sublimasi. 

Itulah artikel Teori Konetik Molekular dan Bentuk Materi. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda, baca juga artikle terkait lainnya.

Teori Konetik Molekular dan Bentuk Materi | lookadmin | 4.5