Close Klik 2x

Sistematika Laporan Perjalanan

Advertisement

Sistematika Laporan Perjalanan – Siswa memahami sitematika laporan perjalanan dengan baik.

Menulis sebuah laporan perjalanan tentulah harus mengikuti aturan yang telah ditentukan agar laporan perjalanan tersusun rapi dan mudah dibaca orang lain. Sebelumnya, kamu telah diberikan materi tentang cara menulis teks laporan perjalanan. Nah, pada pembahasan sekarang, kamu akan diberikan penjelasan mengenai sistematika penulisan laporan perjalanan.

Sebuah laporan perjalanan terdiri atas tiga bagian, yaitu sebagai berikut.

  1. Pendahuluan
    Bagian ini biasa berisi tujuan perjalanan, waktu pelaksanaan, tempat kegiatan, dan peserta kegiatan.
  2. Isi
    Isi menjelaskan proses dan hasil temuan selama perjalanan, dari mulai persiapan berangkat sampai dengan akhir perjalanan. Dalam bagian ini, dibahas juga kegiatan yang dilakukan.
  3. Penutup
    Bagian ini berisi simpulan kegiatan/perjalanan yang telah dijalani. Selain itu, dalam bagian ini dicantumkan juga saran untuk berbagai pihak, mulai dari peserta, panitia penyelenggara, dan pihak-pihak lain yang berhubungan dengan kegiatan/perjalanan.

Perhatikan contoh bagian-bagian sebuah laporan perjalanan berikut ini!

PENDAHULUAN
1) Tujuan

  • untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan di luar sekolah;
  • untuk membekali diri dengan ilmu, khususnya di bidang pendidikan dan pariwisata;
  • untuk menambah pengalaman hidup;
  • untuk rekreasi.

2) Waktu Pelaksanaan
Kegiatan studi wisata berlangsung pada hari Rabu s.d. Sabtu tanggal 4 s.d. 7 Mei 2011.

3) Tempat Kegiatan

  • Bandung (Museum Geologi, pusat sepatu Cibaduyut, dan Puspa IPTEK Sundial)
  • Jakarta (Museum Lubang Buaya, Gelanggang Samudra Ancol, DUFAN, dan ITC Cempaka Mas)

4) Peserta
Peserta yang mengikuti studi wisata adalah siswa kelas VIII, tiga belas guru pendamping, serta ditambah tour leader dan sopir.

ISI
Sebelum berangkat study wisata, kami melakukan beberapa persiapan, di antaranya check-in peserta, pengarahan dari Kepala Sekolah SMP N 4 PEMALANG, dan doa bersama.
Pada hari Rabu, 4 Mei 2011, kami berangkat menuju Kota Bandung terlebih dahulu pukul 21.00 dan esoknya kami sampai di Bandung. Kami transit di RM Sukahati pukul 04.00-06.00 untuk mandi dan sarapan. Sesudah dari RM Sukahati, kami melakukan perjalanan ke Museum Geologi.
Museum Geologi didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. Di Museum Geologi,kami menelusuri jejak masa lalu awal kehidupan. Disana terdapat beberapa batuan dan fosil peninggalan masa lalu.
Pertama, kami melihat jenis-jenis batuan yang ada terlebih dahulu. Ada beberapa batuan yang di pajang di museum, misalnya batuan Elipsocrphalus hoffi barrande, filit, dan masih banyak lagi. Setelah melihat-lihat batuan, kami diajak melihat film di museum tentang bumi dan waktu. Setelah menonton film, kami pun melihat beberapa fosil dinosaurus dan manusia purba. Setelah dari Museum Geologi, kami menuju ke Cibaduyut pukul 10.00 WIB.
Perjalanan menuju Cibaduyut kurang lebih 30 menit. Kami tiba di Cibaduyut sekitar pukul 10.30. Disana banyak orang yang berjualan sepatu, sandal, tas, kaos, boneka, dan masih banyak lagi. Saya pun mendapatkan boneka dan kaos yang harganya cukup murah.
Setelah berbelanja, kemudian kami makan di RM Ampera pukul 13.00 s.d. 14.00 untuk makan siang. Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Puspa IPTEK Sundial.

PENUTUP
1) Simpulan
Dari dua kota dengan tujuh objek yang didatangi, kami mendapatkan beberapa temuan yang dapat menambah wawasan kami, seperti penemuan batuan dan fosil zaman dahulu kala di Museum Geologi, bermain alat peraga dalam bidang teknologi di Puspa Iptek Sundial, dan melihat sumur tua tempat pembuangan para pahlawan di Museum Lubang Buaya.

2) Saran

  • Untuk para panitia sebaiknya pada saat di tempat wisata kami diberikan waktu yang cukup lama supaya kami bisa mencari informasi dan pengalaman tanpa terburu-buru.
  • Untuk guru dan panitia penyelenggara diharapkan tahun-tahun mendatang tujuan wisata yang belum pernah dikunjungi tahun-tahun lampau.
  • Untuk adik kelas sebaiknya jika ada studi wisata diharapkan agar dapat mengikuti kegiatan studi wisata tersebut karena selain menyenangkan juga menambah pengalaman dan wawasan bersama teman-teman dan guru-guru.

Selain sistematika di atas, laporan yang baik adalah laporan yang memenuhi kriteria berikut ini.

  1. Laporan ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  2. Terdapat tanggal dan angka sebagai penguat hasil perjalanan.
  3. Penyampaiannya berupa fakta yang objektif.

Poin Penting

1) Penulisan laporan perjalanan harus mengikuti aturan yang telah ditentukan agar laporan perjalanan tersusun rapi dan mudah dibaca orang lain.
2) Sistematika laporan perjalanan terdiri atas:

  • Pendahuluan yang memuat tujuan, waktu, tempat, dan peserta perjalanan
  • Isi yang menjelaskan proses dan hasil temuan selama perjalanan.
  • Penutup yang terdiri atas simpulan dan saran.

3) Laporan yang baik adalah laporan yang memenuhi kriteria berikut ini.

  • Ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  • Terdapat tanggal dan angka sebagai penguat hasil perjalanan.
  • Penyampaiannya berupa fakta yang objektif.
Advertisement
Sistematika Laporan Perjalanan | lookadmin | 4.5