Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia

Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia – Waktu kalian di SMP, pasti sudah pernah mempelajari sistem pencernaan manusia. Nah, pengetahuan dasar yang sudah pernah dipelajari itu sama saja hanya ditambah menjadi lebih detail saat kalian di SMA ini.
Tujuan pembelajaran topik ini adalah menguasai pengetahuan tentang seluruh komponen sistem pencernaan (organ dan enzim) serta proses pencernaan makanan yang berlangsung di dalam sistem tersebut.
Yuk…. Sekilas kita lihat prinsip-prinsip dasar sistem pencernaan manusia.

Urutan jalannya pencernaan adalah mulut – kerongkongan – lambung – usus halus (empedu, pankreas) – usus besar – rectum – anus.
Proses pencernaan makanan ada dua macam, yaitu pencernaan mekanik (fisik) dan pencernaan kimiawi yang melibatkan reaksi kimia dan enzim.
Langkah-langkah proses pencernaan makanan adalah sebagai berikut.

1. Mulut

Perhatikan apa saja yang ada di dalam mulut, yaitu gigi, lidah, kelenjar air liur. Semuanya berperan penting di dalam proses pencernaan pertama. Pencernaan mekanik yakni mengunyah makanan dengan gigi merupakan proses paling awal pencernaan. Gigi memegang peranan penting untuk menghaluskan makanan agar organ pencernaan selanjutnya (lambung) tidak bekerja terlalu berat memecahkan bentuk makanan yang masih besar. Ada kasus dimana anak yang gigi susunya telah banyak termakan karies sehingga tidak dapat mengunyah dengan sempurna karena gigi tetap belum tumbuh, akhirnya mengalami gangguan lambung.

2. Kerongkongan (esophagus)

Makanan dapat melewati kerongkongan dibantu dengan gerakan peristaltik agar sampai ke lambung.

3. Lambung

Pencernaan kimia apa saja yang terdapat di dalam lambung? Enzim-enzim yang dihasilkan oleh lambung adalah pepsin dan renin. Lambung bersifat asam dengan pH 2 – 3 dan menghasilkan asam kuat HCl. Lambung sendiri dibagi menjadi tiga bagian, yaitu kardiak, fundus, dan pilorus.

4. Usus halus

Pencernaan makanan paling kompleks terjadi di usus halus. Usus halus merupakan saluran pencernaan terpanjang di antara organ yang lainnya. Panjangnya 6 – 8 meter. Dinding usus halus berbentuk seperti sikat yang disebut jonjot usus atau vili, fungsinya untuk menyerap sari makanan. Jadi, dapat kalian simpulkan usus halus berperan dalam proses pencernaan dan juga penyerapan makanan.
Cairan empedu dihasilkan oleh hati, dialirkan dan disimpan di empedu. Lalu disekresikan di usus halus. Organ pankreas juga memiliki saluran ke usus halus. Pankreas di dalam sistem pencernaan menghasilkan enzim lipase, tripsin, dan amilase. Pankreas juga menghasilkan hormon insulin yang dialirkan langsung ke darah untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.

5. Usus besar

Sisa makanan yang tidak tercerna di usus halus, seperti serat, akan diproses di usus besar. Proses defekasi terjadi di usus besar dibantu oleh bakteri probiotik di dalamnya. Salah satu contoh bakteri probiotik adalah Lactobacillus. Pada usus besar inilah proses pencernaan terakhir sebelum akhirnya sisa makanan dibuang melalui anus.
Sekian ringkasan mengenai sistem pencernaan makanan. Untuk meningkatkan pemahaman kalian, selanjutnya coba kerjakan soal-soal berikut.

Sistem Pencernaan Makanan pada Manusia | lookadmin | 4.5