Close Klik 2x

Reaksi Sintesis dan Dekomposisi

Advertisement

Reaksi Sintesis dan Dekomposisi – Sintesis Dalam reaksi sintesis, dua atau lebih reaktan (pereaksi) bergabung untuk membentuk suatu senyawa tunggal yang lebih kompleks. Reaktan ini dapat berupa unsur atau senyawa yang lebih sederhana. Ketika dua unsur saling bereaksi, reaksinya selalu berupa reaksi sintesis.

Persamaan umum reaksi sintesis adalah A + B → AB.

 

Reaksi sintesis juga dikenal sebagai reaksi kombinasi atau formasi.
Syarat
Dua atau lebih unsur bergabung membentuk senyawa kompleks. 
Gabungan dua unsur secara langsung menghasilkan suatu senyawa biner.
Logam + Oksigen → oksida logam
Contoh: 2Mg + O2 → 2MgO
Nonlogam + oksigen → oksida nonlogam
Contoh: 2H2 + O2 → 2H2O
logam + nonlogam → garam
Contoh: 2Na + Cl2 → 2NaCl
nonlogam + nonlogam → senyawa
Contoh: 2P + 3Cl2 → 2PCl3
 
Dua senyawa bergabung untuk membentuk satu senyawa kompleks. 
oksida logam + air → hidroksida logam (basa)
Contoh: CaO + H2O → Ca(OH)2
oksida nonlogam + air → asam
Contoh: N2O5 + H2O → 2HNO3
oksida logam + CO2 →   karbonat
Contoh: Na2O + CO2 → Na2CO3
 
Suatu unsur dan senyawa bergabung untuk membentuk senyawa yang lebih kompleks.
Klorida logam + oksigen → klorat logam
Contoh: BaCl2 + 3O2 → Ba(ClO3)2
 
Dua hasil reaksi dalam satu reaksi sintesis
Contoh: 6CO2 + 6H2O → C6H12O6 + 6O2
Adakalanya sulit untuk meramalkan hasil suatu reaksi sintesis. Misalnya karbon dan oksigen dapat bergabung untuk membentuk entah karbondioksida atau karbonmonoksida.
C + O→ CO2
2C + O2 → 2CO
Kita dapat menentukan senyawa yang terbentuk hanya dengan menganalisis hasil reaksinya.
Dekomposisi
Dekomposisi (reaksi penguraian) adalah kebalikan dari reaksi sintesis. Selama dekomposisi, suatu senyawa terurai menjadi dua atau lebih zat yang lebih sederhana. Hanya ada satu reaktan dalam reaksi ini.
Persamaan umum dekomposisi adalah AB  → A + B.
 
Reaktan terurai menjadi unsur
Contoh: 2HgO → 2Hg + O2
Reaksi 2H2O → 2H+ O2 dihasilkan melalui reaksi listrik.
 
Reaktan terurai menjadi senyawa yang lebih sederhana
Hidroksida logam (basa) ketika dipanaskan akan terurai membentuk oksida logam dan air.
Contoh: Ca(OH)→ CaO + H2O
Asam ketika dipanaskan akan terurai menjadi oksida nonlogam dan air.
Contoh:  2HNO→ N2O5 + H2O
Karbonat logam ketika dipanaskan akan terurai menjadi oksida logam dan karbondioksida.
Contoh:  Na2CO→ Na2O + CO2
Klorat logam ketika dipanaskan akan terurai menjadi Klorida logam dan oksigen.
Contoh: Ba(ClO3)→ BaCl2 + 3O2
Reaksi Sintesis dan Dekomposisi | lookadmin | 4.5