Pola Pengembangan Paragraf Sebab-Akibat

Pola Pengembangan Paragraf Sebab-Akibat – Hubungan sebaba-akibat merupakan salah satu pola pengambangan paragraf secara induktif. Pola pengembangan paragraph induktif yaitu pola pengembangan paragaraf yang dimulai dari hal-hal yang khusus menuju ke hal-hal yang umum.

Hubungan Kuasal memiliki tiga pola sabagi berikut :

1. Sebab akibat

Hubungan sebab ke akibat mula-mula bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebgai sebab yang diketahui, kemudian menuju pada kesimpulan sebagai akibata atau efek dari. Akibat atau efek yang ditimbulkan tadi dapat merupakan efek tunggal maupun serangkaian efek.

a. Contoh sebab-akibat

Daging rusa diilih sebagai alternative pengganti daging kambing. Di kota Merauke, Papua, relative mudah menemukan warung atau rumah makan yang menyediakan sate rusa. Harganya sekitar Rp 20.000 per porsi, lebih murah dibandingkan dengan harga sate kambing yang mencapai Rp 40.000 per porsi. Selain itu ada pula dendeng rusa yang tak kalah lezat. Daging rusa yang diolah ini merupakan hasil dari perburuan rusa bukan penangkaran. Jika perburuan terus dilakukan, bukan mustahil ke depan akan semakin sulit melihat fauna herbivore ini berlarian di hutan.

Kalimat sebab :

Perburuan rusa di hutan untuk memenuhi kebutuhan daging sebagai alternatif pengganti daging kambing.

Kalimat akibat :

Sulit ditemukan rusa di dalam hutan (Jika perburuan terus dilakukan, bukan mustahil ke depan akan semakin sulit melihat fauna herbivore ini berlarian di hutan).

b. Contoh sebab-akibat-akibat

BBM mengalami kenaikan pada tanggal 21 Juni 2013. Kenaikan BBM ini mengakibatkan harga barang juga ikut naik. Padahal harga jasa belum tentu naik dalam industry rumah tangga. Hal ini akan menambah julmla rakyat yang miskin.

  • Sebab : BBM naik
  • Akibat 1 : harga naik
  • Akibat 2 : jumlah rakyat miskin meningkat

2. Akibat-sebab

Hubungan akibat ke sebab merupakan suatu proses berpikir secara induktif yaitu bertolak dari suatu peristiwa yang dianggap sebagai akibat yang diketahui, kemudian menuju ke sebab-sebab yang yang mungkin telah menimbukan akibat.

Contoh :

Dhia tidak naik kelas karena tiga nilai mata melajara: fisika, matematka, dan bahasa Indonesia di bawah KKM (criteria Ketuntaan minimal). Ketiga mapel ini tidak tuntas karena Dhia tidak mengikuti remidi (pengulangan). Alasannya, sibuk berorganisasi.

  • Kalmat akibat : Tidak naik kelas
  • Kalimat sebab : sibuk organisai

3. Akibat-akibat

Hubungan akibat-akibat merupakan proses penalaran yang bertolak dari suatu akibat menuju suatu akubat yang lain, tanpa menyebut atau mencari sebab umum yan menimbulkan kedua akibat tadi.

Contoh :

Hujan turun dengan deras mengguyur kota Yogyakarta. Hujan ini mengakibatkan padi di sawah menjadi rusak, air sungai meluap, dan banjir di sejumlah kota. Rumah saya psati juga kebanjiran karena dekat dengan sungai.

Dari akibat hujan yaitu padi di sawah menjadi rusak, air sungai meluap, dan banjir di sejumlah kota, kita bisa berpikir yang lainnya yang sama-sama merupakan akibat banjir yaitu rumah saya kebanjiran karena dekat dengan sungai.

Pola Pengembangan Paragraf Sebab-Akibat | lookadmin | 4.5