Pokok-Pokok Isi Buku

Pokok-Pokok Isi Buku – Siswa dapat menentukan pokok-pokok isi buku

Pernahkah kamu membaca sebuah rangkuman buku? Rangkuman adalah tulisan ringkas dari beberapa uraian. Rangkuman adalah hasil dari sebuah kegiatan yang diberi nama merangkum. Merangkum itu sendiri dapat diartikan sebagai meringkas beberapa uraian dalam suatu bacaan atau teks.

Dalam topik ini, kita akan belajar menentukan pokok-pokok isi buku. Setelah itu, kita bisa berlatih menulis isi rangkuman dari buku yang telah dibaca. Menulis rangkuman akan dibahas dalam topik berikutnya.

Dalam menulis rangkuman, kita berusaha agar rangkuman yang kita buat dapat dipahami oleh pembacanya. Rangkuman yang baik berguna agar kita memahami garis besar bahasan yang ada di dalam buku. Hal yang paling penting tentunya rangkuman yang ditulis harus memerhatikan keruntutan penjabaran dan ide keseluruhan dari buku yang telah dibaca. Kita tidak boleh menambah atau mengurangi isi buku yang sudah ada.
Dalam membuat sebuah rangkuman yang baik dan lengkap, kita perlu melalui tahap-tahap di bawah ini.

  1. Menulis pokok-pokok isi buku
  2. Membuat rangkuman
  3. Menyunting rangkuman

Dalam topik kali ini, kita akan membahas tentang menulis pokok-pokok isi buku.

Langkah-langkah menulis pokok-pokok isi buku

1. Membaca buku yang akan dijadikan rangkuman
Sebelum menulis rangkuman, tentunya kita harus membaca buku yang akan dibuatkan rangkumannya. Selain membaca, kita juga harus memahami isi buku tersebut. Langkah awal ini yang akan menjadi kunci bagus atau tidaknya isi rangkuman kita nanti.

2. Mencatat ide-ide pokok atau hal-hal penting yang ada dalam setiap subjudul atau bab
Ide pokok atau hal-hal penting adalah gagasan yang menjadi pokok pembahasan. Kita tidak perlu mencatat ide pokok setiap paragraf yang ada. Kita cukup mencatat garis besar gagasan utama dari setiap subjudul atau bab.
Ide pokok sebuah bab/subjudul merupakan ruh yang menjiwai bab/subjudul buku. Untuk menemukannya, kita cukup menganalisis bab/subjudul dengan cara mecatat gagasan yang selalu dibahas dalam bab/subjudul tersebut. Gagasan juga biasanya sudah tersirat dalam nama bab/subjudul. Setelah itu, kita susun ide pokok yang telah kita dapatkan secara sistematis atau berurutan agar memudahkan saat akan membuat rangkuman.

3. Mencatat identitas buku
Saat menulis pokok-pokok isi buku, kita biasanya terfokus pada gagasan utama setiap bab atau subjudul dan menomorduakan pencatatan identitas buku. Hal ini harus dihindari. Pencatatan identitas lengkap buku yang kita baca menjadi satu bagian yang sama pentingnya seperti mencatat ide pokok. Bagian-bagian yang perlu dicatat sebagai identitas buku adalah sebagai berikut.

  • Judul (judul buku dan bab/subjudul)
  • Penulis
  • Penerbit

Poin Penting

1) Rangkuman adalah tulisan ringkas dari beberapa uraian.
2) Rangkuman yang baik berguna agar kita dapat memahami garis besar bahasan yang ada di dalam buku.
3) Ada baiknya menulis pokok-pokok isi buku terlebih dahulu agar memudahkan kita saat menulis rangkuman.
4) Langkah-langkah dalam menulis pokok-pokok isi buku adalah sebagai berikut.

  • Membaca buku yang akan dijadikan rangkuman
  • Mencatat ide-ide pokok atau hal-hal penting yang ada dalam setiap subjudul atau bab
  • Mencatat identitas buku
Pokok-Pokok Isi Buku | lookadmin | 4.5