Peternakan dan Perikanan

Peternakan dan Perikanan – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian akan mengetahui mengenai berbagai aspek dari peternakan dan perikanan.

PETERNAKAN DAN PERIKANAN

Bagaimana perkembangan sektor peternakan dan perikanan di Indonesia? Bagaimanakah kebijakan yang diterapkan pemerintah untuk mendukung kedua sektor tersebut ? Berikut penjelasannya.

Peternakan dan perikanan adalah wujud konkret pemanfaatan sekaligus pengupayaan lahan di Indonesia. Kedua sektor dimaksud turut menjadi sumber pendapatan di beberapa wilayah Indonesia. Berikut penjelasannya lebih lanjut.

A. PETERNAKAN

Peternakan adalah budidaya hewan untuk menghasilkan manfaat bagi kebutuhan hidup manusia. Peternakan memiliki peranan dalam peningkatan kesejahteraan rakyat, karena kegiatan ini memberikan penghasilan bagi pelakunya. Dari segi ekonomi, kegiatan peternakan dapat menyokong bidang usaha lain, seperti menyediakan bahan baku industri, penyediaan pupuk, pemenuhan kebutuhan pangan, dan sebagainya.

Berikut adalah faktor-faktor yang mendukung perkembangan usaha peternakan di Indonesia :

• Pentingnya protein hewani bagi kesehatan manusia,
• Pertumbuhan industri pengolahan hasil ternak,
• Kesesuaian iklim ,
• Peluang ekspor hewan ternak atau hasil ternak, dan
• Bentang alam Indonesia yang menyediakan daerah padang rumput luas.

Mengenai kategorisasi peternakan di Indonesia berdasarkan jenis hewan yang dikembangbiakkan adalah :

a. Peternakan hewan besar
Peternakan jenis ini membiakkan hewan besar seperti sapi, kerbau, dan kuda. Umumnya peternakan jenis ini tidak hanya menghasilkan produk hewani saja, namun juga beberapa manfaat tambahan seperti sumber pupuk, penggerak transportasi, dan sebagainya.

b. Peternakan hewan kecil
Peternakan ini membiakkan jenis hewan yang bisa dipelihara oleh masyarakat dalam lahan yang tidak terlalu luas karena jenis hewan yang diternakkan juga tidak besar. Contohnya, kambing, domba, kelinci, babi, dan sebagainya.

c. Peternakan unggas
Peternakan jenis ini membiakkan hewan bersayap dan berkaki dua seperti ayam, bebek, burung, dan sebagainya.

Dari catatan yang dihimpun, diperoleh fakta bahwa trend permintaan hewan ternak untuk konsumsi dalam negeri dan ekspor mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Hal ini ditanggapi oleh pemerintah dengan memberikan dukungan di sektor peternakan, berupa :

1. Mendatangkan bibit unggul dari luar negeri,
2. Inseminasi buatan untuk mendapatkan jenis ternak yang bermutu,
3. Program penyuluhan kepada para peternak, dan
4. Melakukan pengawasan melalui Dinas Peternakan untuk bantuan modal dan vaksinasi rutin bagi hewan ternak tertentu.

B. PERIKANAN
Sebagai wilayah kepulauan, Indonesia memiliki kekayaan di wilayah perairan berupa ragam jenis ikan, baik di perairan darat atau pun perairan laut. Perikanan mengacu pada segala usaha yang dilakukan dalam membudidayakan ikan. Namun, bila berbicara tentang budidaya ikan, maka akan membahas kegiatan budidaya yang dilakukan di perikanan darat saja.

Beberapa jenis pembagian perikanan berdasarkan lokasi budidayanya, antara lain :

1. Perikanan Darat
Perikanan jenis ini membudidayakan ikan di lingkungan berisi air tawar dan terletak di darat. Contohnya, antara lain :

a. Perikanan Air Tawar
Bagian dari usaha perikanan air darat dengan pembudidayaan jenis ikan air tawar seperti gurame, mujair, lele, nila, dan sebagainya. Budidaya ini umumnya dilakukan dengan memanfaatkan sumber air permukaan seperti sungai dan danau.

b. Perikanan Air Payau
Perikanan ini membudidayakan ikan dalam tambak yang terletak di tepi pantai. Air yang digunakan adalah percampuran dari air laut dan air tawar. Jenis budidaya ini sesuai untuk ikan bandeng dan udang.

2. Perikanan Laut
Perikanan Laut lebih kepada usaha untuk eksplorasi atau penangkapan ikan di laut lepas. Perikanan jenis ini terkadang mendapat kendala dalam pelaksanaannya karena terbatasnya alat eksplorasi yang digunakan, pencemaran air laut, terbatasnya jenis ikan yang bisa diolah oleh industri, serta penggunaan cara-cara ilegal untuk menangkap ikan.

Dibandingkan dengan sektor peternakan, sektor perikanan bisa dikatakan tertinggal. Hal ini tidak luput dari rendahnya angka konsumsi ikan oleh masyarakat Indonesia.

Untuk menggiatkan sektor perikanan, pemerintah Indonesia menerapkan beberapa kebijakan antara lain :
1) Melakukan kampanye makan ikan,
2) Memberikan insentif kredit sebagai dukungan permodalan,
3) Mendirikan Tempat Pelelangan Ikan,
4) Mendirikan koperasi perikanan, dab
5) Membekali nelayan tradisional dengan teknik-teknik penangkapan dan pengolahan ikan yang benar.

RANGKUMAN

1) Peternakan dan perikanan adalah wujud konkret kegiatan ekonomi masyarakat di Indonesia.
2) Pemerintah menerapkan kebijakan tertentu untuk memastikan perkembangan kedua sektor ini di Indonesia.

Peternakan dan Perikanan | lookadmin | 4.5