Close Klik 2x

Perubahan Tatanan Dunia

Advertisement

Perubahan Tatanan Dunia – Setelah mempelajari bahasan berikut, kalian diharapkan dapat mendeskripsikan berbagai kekuatan baru yang timbul setelah Perang Dingin.

 

PERUBAHAN TATANAN DUNIA

Berakhirnya Perang Dingin menimbulkan berbagai kekuatan baru di dunia. Bagaimanakah perkembangan tata dunia secara keseluruhan? Mari kita simak bahasan berikut.

Perang Dingin telah membawa berbagai dampak positif maupun negatif. Kehidupan dunia juga mengalami perubahan yang sangat pesat. Berbagai kekuatan baru muncul, berupa kerja sama regional hingga internasional. Peristiwa-peristiwa penting yang menunjukkan adanya perkembangan tata dunia, misalnya :

A. KEBANGKITAN JEPANG

Pasca Perang Dunia II, Jepang merupakan salah satu negara yang terpuruk setelah dibombardir oleh Amerika Serikat. Namun, pada tahun-tahun berikutnya, perekonomian Jepang justru menanjak dengan cepat akibar adanya bantuan yang diberikan Amerika Serikat. Pada tahun 1980, Jepang telah mampu berinvestasi di kawasan Asia Pasifik. Bahkan, di California (Amerika Serikat), Jepang membangun 750 cabang bank dengan aset US$ 10 miliar.

B. UNI EROPA

Uni Eropa (European Union) merupakan kerja sama ekonomi antara negara-negara di Eropa Barat. Organisasi ini bertujuan untuk mengimbangi kekuatan Amerika Serikat dan Uni Soviet, sekaligus menjadikan Eropa sebagai pusat kekuatan ekonomi dunia. Masyarakat Ekonomi Eropa (European Common Market) dibentuk di Roma pada tanggal 25 Maret 1957. MEE berhasil menyatukan sistem ekonomi mereka berupa mata uang Euro yang kemudian berhasil menyaingi Dollar Amerika Serikat dan Yen Jepang.

C. GERAKAN NON-BLOK

Blok Barat dan Blok Timur yang mendominasi dunia membuat banyak negara mendirikan organisasi yang tidak memihak blok mana pun. Pada tanggal 1 September 1961, Gerakan Non-Blok didirikan atas ide sejumlah pemimpin berikut :
1. Presiden Soekarno dari Indonesia.
2. Presiden Gamal Abdul Nasser dari Mesir.
3. Presiden Joseph Broz Tito dari Yugoslavia.
4. Perdana Menteri Pandit Jawaharlal Nehru dari India.
5. Perdana Menteri Kwame Nkrumah dari Ghana.
Tujuan didirikannya GNB adalah untuk membantu perdamaian dunia, mencapai kemerdekaan, dan mewujudkan kemakmuran bersama. Untuk memperjelas kedudukan GNB, organisasi ini mengadakan serangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

D. ASEAN

ASEAN adalah organisasi kerja sama regional antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Faktor yang mendorong lahirnya ASEAN adalah keprihatinan pemimpin negara atas ketidakstabilan politik di Asia Tenggara akibat perbedaan kepentingan nasional di setiap negara. ASEAN dibentuk berdasarkan Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967, yang ditandatangani oleh Adam Malik (Indonesia), Abdul Razak (Malaysia), Narcisco Ramos (Filipina), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand). ASEAN bertujuan untuk menjembatani perbedaan kepentingan serta menyatukan potensi sehubungan adanya persamaan geografis, nasib, dan kebudayaan.

E. ASIA PACIFIC ECONOMIC COOPERATION (APEC)

APEC merupakan organisasi kerja sama ekonomi negara-negara di Asia Pasifik. APEC dibentuk atas prakarsa Perdana Menteri Australia, Robert Hawke pada pertemuan tingkat menteri di Canberra (Australia) tahun 1989. Terbentuknya APEC dilatarbelakangi oleh :
1. Munculnya berbagai kelompok perdagangan regional yang sifatnya tertutup.
2. Adanya ketergantungan perekonomian antara negara-negara di kawasan Asia Pasifik.
3. Kekhawatiran terhadap masa depan perekonomian dunia.
4. Adanya perubahan politik dan ekonomi di Uni Soviet dan Eropa Timur.
APEC bertujuan untuk meningkatkan pereknomian masyarakat di wilayah Asia Pasifik, salah satunya melalui upaya percepatan liberalisasi dan investasi, terutama pada sektor perdagangan dan prinsip saling menguntungkan. Sebagai media perundingan, APEC menyelenggarakan pertemuan pemimpin APEC yang disebut AELM (APEC Economic Leaders Meeting) yang pertama kali diadakan di Seattle (Amerika Serikat) pada tanggal 20 November 1993.

F. ORGANISASI KONFERENSI ISLAM (OKI)

Organisasi Konferensi Islam (Organization of Islamic Conference/OIC) didirikan sebagai bentuk solidaritas dan perjuangan negara-negara berpenduduk mayoritas muslim atas dibakarnya Masjid Al-Aqsha pada tanggal 21 Agustus 1969 oleh Israel. Kemarahan umat Islam mendorong Raja Hassan II dari Maroko menyerukan kepada dunia Islam untuk menuntut pertanggungjawaban Israel. Pada awal pembentukannya, OKI terdiri atas 28 negara, kemudian meningkat menjadi 57 negara.
Pada tanggal 22 Agustus 1969, para duta besar dari negara anggota Liga Arab mengadakan pertemuan OKI yang pertama, yaitu konferensi darurat para Menteri Luar Negeri dari negara Liga Arab yang menghasilkan beberapa keputusan, antara lain :
1. Mengutuk pembakaran Masjid Al-Aqsha oleh Israel.
2. Menuntut dikembalikannya Yerusalem.
3. Menuntut penarikan mundur tentara Israel dari seluruh wilayah Arab yang didudukinya.
4. Menetapkan pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri di Jeddah pada bulan Maret 1970.
5. Membentuk panitia penyelenggara KTT yang beranggotakan enam negara, yaitu Malaysia, Palestina, Saudi Arabia, Maroko, Somalia, dan Nigeria.

Pada tanggal 28 Juni 2011, OKI mengubah namanya, yaitu dari Organisasi Konferensi Islam menjadi Organisasi Kerja Sama Islam.

Keypoints

Pasca Perang Dingin, tatanan dunia berkembang membentuk berbagai kekuatan baru dalam bentuk gerakan maupun organisasi, yaitu bangkitnya Jepang, Uni Eropa, Gerakan Non-Blok, ASEAN, APEC, dan Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Perubahan Tatanan Dunia | lookadmin | 4.5