Perubahan Dunia Pasca Perang Dunia II

Perubahan Dunia Pasca Perang Dunia II – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai perubahan dunia pasca Perang Dunia II.

PENGANTAR PEMBELAJARAN

Apakah Anda pernah mendengar mengenai Perang Dunia II ? Bagaimanakah perubahan dunia pasca Perang Dunia II ? Mari simak bahasan berikut.

PERUBAHAN DUNIA PASCA PERANG DUNIA II
Perang Dunia II berlangsung antara tahun 1939-1945. Semasa perang dunia II, dunia terbagi menjadi dua kubu. Dengan kemenangan Sekutu, memaksa terjadinya beberapa perjanjian yang menegaskan kemenangan sekutu dan kesepakatan untuk tunduk berdasarkan tuntutan dari pihak Sekutu.
Beberapa perjanjian tersebut, di antaranya :
1. Konferensi Postdam (2 Agustus 1945) antara Jerman dengan Amerika Serikat, Perancis, Rusia dan Inggris. Perjanjian tersebut mengatur, antara lain :
a. Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan, Jerman Barat dikuasai Amerika Serikat, Inggris dan Perancis sedangkan Jerman Timur dikuasai Rusia.
b. Penyerahan Kota Danzig kepada Polandia.
2. Perjanjian Jepang dan Sekutu (Perjanjian San Fransisco) pada 2 September 1945 yang berlangsung di Kapal Missouri di Teluk Tokyo. Aturan yang dihasilkan :
a. Amerika Serikat mengutus tentara untuk menduduki Kepulauan Jepang.
b. Kepulauan Kurile dan Sakhalin diserahkan kepada Uni Soviet.
c. Taiwan dan Manchuria diserahkan kepada Cina.
d. Kepulauan Jepang di Samudera Pasifik diambil alih oleh Amerika Serikat.
e. Kemerdekaan Korea yang untuk sementara dibagi berdasarkan kondisi geografisnya, Utara diduduki oleh Uni Soviet dan Selatan oleh Amerika Serikat.
3. Perjanjian antara Sekutu dan Austria pada 1945 mengatur pembagian wilayah kota Wina.
4. Perjanjian antara Sekutu dan Italia pada 1947 mengatur pengambilalihan jajahan Italia di Afrika Utara oleh Inggris dan penyerahan kedaulatan penuh atau kemerdekaan untuk Abessynia dan Albania.
Perjanjian damai di atas sebagian besar mengatur pengambilalihan daerah kekuasaan negara-negara kalah perang untuk diserahkan kepada negara Sekutu atau pun diberikan kemerdekaan jika dianggap layak. Dalam struktur politik sendiri, beberapa dampak Perang Dunia II, antara lain :

1. Pembentukan Pakta Pertahanan
Berakhirnya Perang Dunia II memunculkan dua negara superior, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet. Walaupun pada Perang Dunia II mereka tergabung sebagai sekutu, namun perkembangan teknologi yang pesat di dalam negeri masing-masing dan luasnya koloni menimbulkan persaingan tersendiri. Perbedaan paham juga turut memperlebar persaingan. Amerika Serikat dengan paham demokrasi liberal memperluas pahamnya dengan memberikan insentif kepada negara-negara di kawasan Eropa dan Asia sehingga melahirkan sebutan negara blok kapitalis atau blok Barat. Sementara Uni Soviet dengan ideologi komunisnya menyebarkan pahamnya ke seluruh dunia dengan membentuk Cominform atau Organisasi Komunis Internasional.
Persaingan penyebaran ideologi ini ditindak lanjuti dengan pembentukan pakta pertahanan dari kedua kubu.
a. Pakta Warsawa, merupakan bentukan Uni Soviet dan didirikan tahun 1955 yang beranggotakan Albania, Bulgaria, Cekoslovakia, Jerman Timur, Hongaria, Polandia, serta Rumania.
b. NATO (North Atlantic Treaty Organization) di tahun 1949, bentukan Amerika Serikat, dengan Inggris, Irlandia, Norwegia, Denmark, Belanda, Luksemburg, Perancis, Portugal, dan Kanada sebagai anggotanya.

2. Pembentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations)
PBB adalah tindak lanjut dari gerakan yang telah dirintis sejak Perang Dunia I oleh Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson. Namun dengan berlangsungnya Perang Dunia II, ide ini tidak mendapatkan sambutan yang baik dari pemimpin-pemimpin dunia. Pasca Perang Dunia II, ide ini kembali dilanjutkan oleh Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill melalui penandatangan Piagam Atlantik pada 14 Agustus 1941.
Piagam Atlantik kemudian ditindaklanjuti pada 1 Januari 1942 di Washington DC dalam pertemuan yang melibatkan 26 negara untuk merumuskan Declaration of The United Nations, dilanjutkan di Moskow pada 30 Oktober 1943 yang menghasilkan Deklarasi Moskow, Konferensi Dumbanton Oaks pada Oktober 1944 yang menghasilkan kesepakatan mendirikanUnited Nations Organizations oleh Amerika Serikat (Franklin D. Roosevelt), Inggris (Winston Churchill), Uni Soviet (Joseph Stalin), dan Cina (Chiang Kai Sek).
Sebagai finalisasi pada Februari 1945, diselenggarakan Konferensi pada 25 April 1945 di San Fransisco yang dihadiri 51 negara dan menyusun Piagam Perhimpunan Bangsa-Bangsa. Piagam ditandatangani pada 26 Juni 1945 oleh masing-masing perwakilan dari 51 negara atau yang disebut anggota asli PBB dan mulai diberlakukan pada 24 Oktober 1945 yang kemudian dijadikan sebagai Hari Jadi PBB.

3. Pembebasan negara-negara Asia dan Afrika
Sebagai wilayah utama pendudukan kolonial dari negara Eropa, wilayah Asia dan Afrika menerima pembebasan dan pengakuan kedaulatannya atau kemerdekaan seiring dengan perjanjian damai dan kesepakatan pasca Perang Dunia II. Beberapa negara yang tercatat mendapatkan kedaulatannya, antara lain :
a. Filipina, sebagai bagian jajahan dari Amerika Serikat yang menjadi pangkalan militer Amerika Serikat maka Filipina memperoleh status persemakmuran pada 1934 sebagai peralihan menuju kemerdekaan 12 tahun setelah pemberian status persemakmuran. Pada Juli 1946, Filipina memperoleh kemerdekaan penuh.
b. Birma (Myanmar), pasca perang Dunia II wilayah ini dikuasai oleh Inggris. Kemerdekaan Birma didesak oleh AFPFL (Anti Fascist People’s Freedom League). Setelah perundingan pada Januari 1947, kemerdekaan kemudian diberikan pada 4 Januari 1948.
e. Indonesia
Sebagai salah satu koloni Jepang, kekalahan Jepang atas Sekutu pada Perang Dunia II turut membawa semangat perlawanan menuntut kemerdekaan. Terlebih Jepang melemah setelah kehilangan pasukan dan dana semasa Perang Dunia II. Situasi ini dimanfaatkan pemuda-pemuda Indonesia yang telah merintis jalan menuju kemerdekaan.

RANGKUMAN

1) Perang Dunia II berlangsung antara tahun 1939-1945. Semasa perang dunia II, dunia terbagi menjadi dua kubu. Dengan kemenangan Sekutu, memaksa terjadinya beberapa perjanjian yang menegaskan kemenangan sekutu dan kesepakatan untuk tunduk berdasarkan tuntutan dari pihak Sekutu.
2) Dalam struktur politik sendiri, beberapa dampak Perang Dunia II, antara lain, pembentukan Pakta Pertahanan, pembentukan Perserikatan Bangsa – Bangsa (United Nations), serta pembebasan negara-negara Asia dan Afrika.

 

Perubahan Dunia Pasca Perang Dunia II | lookadmin | 4.5