Close Klik 2x

Perang Dunia II

Advertisement

Perang Dunia II – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai Perang Dunia II.

PERANG DUNIA II

Pada hakikatnya, Perang Dunia II merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I. Hal ini disebabkan karena perjanjian-perjanjian yang dicapai setelah Perang Dunia I memancing pertentangan kedua belah pihak yang berhadapan sehingga memicu pecahnya Perang Dunia II. Bagaimanakah latar belakang serta berlangsungnya Perang Dunia II? Mari simak bahasan berikut.

1. LATAR BELAKANG PERANG DUNIA II

Setelah Perang Dunia I berakhir, muncul beberapa bangsa yang menganut fasisme, yaitu paham yang menonjolkan kepentingan negara dan mengabaikan kepentingan perseorangan. Paham inilah yang kemudian melahirkan negara-negara fasis, di antaranya :
a) Fasisme Jerman
Melalui partai NAZI/NSDAP (National-Sozialistische Deutsche Arbeiter Partei), Adolf Hitler muncul menjadi pemimpin Jerman. Dengan retorika-retorikanya yang membangkitkan semangat nasionalisme Jerman, ia berhasil menarik simpati rakyat Jerman.
Adolf Hitler diangkat menjadi Perdana Menteri pada tahun 1933. Selanjutnya, pada 1934, ia menjabat Presiden dengan menyebut dirinya sebagai Der Fuhrer (pemimpin tertinggi) bagi seluruh rakyat Jerman. Ia mempunyai motto, “Bangsa Jerman di atas segalanya”. Menurut Adolf Hitler, bangsa besar seperti bangsa Jerman tidak pantas memiliki tempat hidup atau ruang gerak yang sempit. Lalu lahirlah semboyan Lebensraum (ruang untuk hidup) yang dijadikan alasan untuk perluasan wilayah.
b) Fasisme Italia
Setelah Perang Dunia I, Italia merasa tidak puas atas keputusan pihak Sekutu. Selanjutnya, di Italia, muncul seorang diktator yang bernama Benito Mussolini. Ia menggembar-gemborkan kebanggaan bangsa Italia atas kejayaannya di masa lalu, terutama penghormatan terhadap Julius Caesar (Kaisar Romawi Kuno) yang berhasil menguasai hampir seluruh daratan Eropa. Melalui pidato-pidato politiknya, Mussolini berhasil menarik simpati rakyat Italia untuk bersama mewujudkan cita-citanya, terutama guna membentuk Italia la Prima (Italia sebagai kerajaan dunia). Benito Mussolini kemudian menghidupkan fasisme di Italia.

Ada sejumlah faktor yang turut mendorong pecahnya Perang Dunia II, yakni :
a) Kegagalan Liga Bangsa¬-Bangsa (LBB)
Semula Liga Bangsa-Bangsa diharapkan menjadi suatu organisasi yang dapat menjamin perdamaian dunia. Namun kenyataannya organisasi ini menjadi alat politik bagi kepentingan suatu negara. Kegagalan LBB dalam melaksanakan tugasnya disebab¬kan :
• Tidak memiliki undang-undang atau peraturan. Hal ini karena dasar keanggotaannya bersifat sukarela sehingga kalau ada negara yang yang melanggar keputusan LBB, maka negara-negara lain yang menjadi anggota LBB boleh bertindak atau tidak.
• Tidak memiliki alat kekuasaan yang dapat memaksakan suatu keputusan untuk dilaksanakan.
• Sikap organisasi LBB sangat lemah terhadap negara-negara besar sehingga keputusan LBB tidak efektif.
b) Perlombaan persenjataan
Ketika Liga Bangsa-Bangsa tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga yang mampu menjamin dan menciptakan perdamaian dunia, maka timbullah sikap saling curiga antara negara yang satu dengan negara yang lain. Keadaan tersebut mendorong masing-masing negara untuk mempersenjatai dirinya dengan alasan menjaga diri.
c) Politik aliansi
Ketakutan dan kecurigaan akan terjadinya perang mengakibatkan negara-negara di Eropa berupaya mencari kawan seperjuangan.

2. BERLANGSUNGNYA PERANG DUNIA II

Perang Dunia II diawali dengan tindakan Jerman yang melanggar Perjanjian Versailles. Kala itu, Jerman menuntut hak atas daerah-daerah di sekitar perbatasan negaranya yang dikuasai negara lain. Pada tahun 1938, Jerman menekan Cekoslovakia untuk menyerahkan daerah Sudeten. Keinginan Jerman tersebut akhirnya terpenuhi setelah sebelumnya menandatangani perjanjian dalam Konferensi Munich 1938.

Kemudian Jerman menuntut daerah Danzig kepada Polandia. Namun, tuntutan Jerman tersebut ditolak oleh Polandia. Jerman beranggapan bahwa Danzig adalah wilayahnya karena penduduknya bangsa Jerman. Sementara itu, daerah Danzig sendiri dikuasai oleh LBB dan dijadikan sebagai kota merdeka.

Polandia kemudian mengadakan perjanjian dengan Inggris, Perancis, Rumania, dan Yunani, sedangkan Jerman mengadakan perjanjian dengan Rusia. Pada tanggal 1 September 1939, tentara Jerman menyerang Polandia. Serangan Jerman terhadap Polandia tersebut menandai meletuslah Perang Dunia II.

Penyerangan Jerman terhadap Polandia pada tanggal 1 September 1939 merupakan cerminan kekecewaan Jerman terhadap pihak Sekutu. Selain itu, juga karena Jerman harus membayar kerugian akibat Perang Dunia I dan diabaikannya tuntutan Jerman atas daerah-daerah yang dikuasai oleh Sekutu.

Penyerangan terhadap Polandia adalah bukti nyata dilanggarnya Perjanjian Versailles oleh Jerman. Hanya dua hari setelah Jerman menduduki Polandia, Inggris dan Perancis mengumumkan perang terhadap Jerman. Sementara itu, Rusia berhasil mengalahkan negara-negara di sekitar Laut Baltik atau Laut Timur, seperti Estonia, Latvia, dan Lithuania. Pada bulan Maret 1940, Rusia menduduki sebagian wilayah Finlandia dan kemudian melanjutkan serangannya ke Rumania.

Setelah berhasil menduduki Polandia, pasukan Jerman kemudian menyerang wilayah Cekoslovakia. Pada tahun 1940, dengan mudah Jerman menduduki Belanda, Belgia, Luxemburg, Perancis, dan Denmark.

Dari kawasan Eropa Utara ini, pasukan Jerman melancarkan pemboman dahsyat ke wilayah wilayah Inggris. Tetapi, pasukan Inggris berhasil menahan serangan Jerman. Setelah gagal menduduki Inggris, Jerman mengalihkan penyerangan ke arah selatan sampai ke Pulau Kreta di kawasan Laut Tengah guna mencari tambahan bahan bakar untuk perang.

Jerman akhirnya berhasil menduduki wilayah Balkan dan Pulau Kreta. Jerman kemudian melanjutkan serangannya ke Hongaria, Bulgaria, dan Yunani. Sementara itu, pasukan Jerman di bawah pimpinan Jenderal Erwin Rommel menyerang dan memukul mundur pasukan Inggris sampai ke perbatasan Mesir. Jerman pun kemudian menguasai sebagian besar wilayah Mesir.

Pada tanggal 8 November 1942, pasukan Amerika Serikat dan Inggris mendarat di Tunisia dan berhasil memukul mundur pasukan Jerman, sehingga tanggal 12 November 1942 Jenderal Erwin Rommel meninggalkan daerah perbatasan Mesir.

Pada tanggal 1 Mei 1945, Kota Berlin jatuh ke tangan Rusia, sedangkan Adolf Hitler sendiri bunuh diri sebelum pasukan Rusia berhasil menguasai istananya. Selanjutnya. pada tanggal 7 Mei 1945 Jerman menyerah tanpa syarat kepada Rusia, dan berakhirlah Perang Dunia II.

RANGKUMAN

1) Perang Dunia II berlangsung dari tahun 1939 hingga 1945 dan melibatkan banyak negara. Perang tersebut menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
2) Faktor yang melatarbelakangi Perang Dunia II adalah kenyataan bahwa setelah Perang Dunia I berakhir, muncul beberapa bangsa yang menganut fasisme.

Advertisement
Perang Dunia II | lookadmin | 4.5