Close Klik 2x

Peran Indonesia dalam Kerjasama Ekonomi Antar Negara dan Dampaknya

Advertisement

Peran Indonesia dalam Kerjasama Ekonomi Antar Negara dan Dampaknya – Indonesia berperan aktif dalam perdagangan dan kerjasama ekonomi antar negara. Apa sajakah peran Indonesia dalam beberapa kerja sama ekonomi antar negara dan dampaknya bagi Indonesia? Mari kita cermati materi pelajaran kali ini.

A. PERAN INDONESIA DALAM KERJASAMA REGIONAL
1. ASEAN (The Association of South East Asia Nations)

ASEAN mewadahi kerjasama bangsa-bangsa di Asia Tenggara dalam berbagai bidang kehidupan. Kesadaran bangsa-bangsa Asia Tenggara akan pentingnyasolidaritas dan kerjasama di antara sesame mereka. Kesamaan sikap dan tindakan diharapkan dapat menciptakan perdamaian, kemajuan, dan kemakmuran di Asia Tenggara. Itulah, salah satu faktor yang mendorong lahirnya ASEAN. Saat ini, ASEAN beranggotakan sepuluh negara di Asia Tenggara, yakni: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Mungthai, Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam dengan kantor pusatnya di Jakarta.

Peranan Indonesia dalam organisasi ASEAN adalah :
1. Sebagai penggagas ide terbentuknya ASEAN yang diwakili oleh menteri luar negeri yaitu Adam Malik
2. Kota Jakarta menjadi tempat sekretariat ASEAN yang tetap sejak tanggal 7 Juni 1976.
3. Menjadi tempat KTT ASEAN yang pertama yaitu di Denpasar, Bali yang berlangsung tanggal 23-24 Februari 1976
4. Indonesia menjadi produsen tunggal untuk pemuatan pupuk se-ASEAN yang bertempat di Aceh, yang akan dimanfaatkan oleh anggota-anggota ASEAN.

2. APEC (Asia Pacific Economic Cooperation Cooperation)

APEC merupakan forum kerja sama negara di kawasan Asia Pasifik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan investasi di antara sesama negara anggota. Keberadaan APEC atas prakarsa Bob Hawke (perdana menteri Australia). Tujuan dari APEC tertuang dalam Deklarasi Bogor pada tahun 1994, yaitu menetapkan kawasan APEC sebagai kawasan perdagangan dan investasi bebas dan terbuka yang berlaku paling lambat tahun 2020. Untuk negara anggota yang termasuk dalam kategori negara maju, kawasan bebas dan terbuka harus sudah terealisasi paling lambat 2010.

Untuk mencapai tujuannya, APEC dalam melakukan kegiatannya selalu berlandaskan pada prinsip kesepakatan bersama yang sifatnya tidak mengikat, dialog terbuka, serta prinsip saling menghargai pandangan dan pendapat seluruh anggota. Keputusan yang diambil oleh APEC dibuat berdasarkan konsensus dan kesepakatan yang sifatnya sukarela. Indonesia merupakan salah satu negara pencetus APEC.

Indonesia pernah menjadi tuan rumah pertemuan pemimpin APEC II di kota Bogor pada tahun 1994. Keikutsertaan Indonesia dalam forum APEC diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, investasi, dan perdagangan internasional. Selain itu, keanggotaan Indonesia juga diharapkan dapat memperlancar dan mempererat kerja sama nonekonomi antarsesama negara anggota pada tingkat bilateral maupun multilateral.

B. PERAN INDONESIA DALAM KERJA SAMA INTERNASIONAL

1. OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries)
OPEC adalah organisasi negara-negara pengekspor minyak. OPEC didirikan atas prakarsa lima negara produsen terbesar minyak dunia, yaitu Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela, pada pertemuan tanggal 14 September 1960 di Baghdad, Irak. OPEC berkedudukan di Wina, Austria.

OPEC mempunyai beberapa tujuan berikut ini.
a) Menyatukan kebijakan perminyakan antara negara-negara anggota.
b) Memenuhi kebutuhan dunia akan minyak bumi.
c) Menstabilkan harga minyak dunia.
d) Menentukan kebijakan-kebijakan untuk melindungi negara-negara anggota.

Sejak menjadi anggota OPEC tahun 1962, Indonesia ikut berperan aktif dalam penentuan arah dan kebijakan OPEC khususnya dalam rangka menstabilisasi jumlah produksi dan harga minyak di pasar internasional. Sejak berdirinya Sekretariat OPEC di Wina tahun 1965, KBRI/PTRI Wina terlibat aktif dalam kegiatan pemantauan harga minyak dan penanganan masalah substansi serta diplomasi di berbagai persidangan yang diselenggarakan oleh OPEC.

Pentingnya peran yang dimainkan oleh Indonesia di OPEC telah membawa Indonesia pernah ditunjuk sebagai Sekjen OPEC dan Presiden Konferensi OPEC. Pada tahun 2004, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MESDM) Indonesia terpilih menjadi Presiden dan Sekjen sementara OPEC.

2. WTO (World Trade Organization)
World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia merupakan satu-satunya badan internasional yang secara khusus mengatur masalah perdagangan antar negara. Sistem perdagangan multilateral WTO diatur melalui suatu persetujuan yang berisi aturan-aturan dasar perdagangan internasional sebagai hasil perundingan yang telah ditandatangani oleh negara-negara anggota.

Peran Indonesia sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 WTO di Nusa Dua Bali sangatlah penting. Indonesia menjalankan tugas mulia untuk menjembatani kepentingan negara maju dan berkembang itu. Tidak mudah menengahi berbagai kepentingan dari 159 negara anggota WTO tersebut.

Peran Indonesia dalam Kerjasama Ekonomi Antar Negara dan Dampaknya | lookadmin | 4.5