Close Klik 2x

Penulisan Paragraf yang Padu

Advertisement

Penulisan Paragraf yang Padu – Siswa mampu mempraktikkan penulisan paragraf yang padu.

Pernahkah kamu menulis suatu karangan? Apa saja bagian-bagian karangan? Kamu pasti pernah menulis karangan. Karangan yang karya tulis yang terdiri dari satu atau beberapa paragraf yang berfungsi mengungkapkan suatu gagasan penulis.

Bagaimana membuat sebuah paragraf? Paragraf adalah suatu tulisan yang memiliki gagasan, ide, atau pokok pikiran. Paragraf terdiri atas beberapa kalimat yang memiliki keterpaduan makna. Rangkaian kalimat itulah yang berfungsi menyampaikan gagasan/pokok pikiran.

Paragraf biasanya diawali dengan penulisan kalimat pembuka agak ke dalam. Kalimat pembuka bisa menjadi ide pokok suatu paragraf. Kalimat selanjutnya merupakan penegasan dari kalimat pertama. Dengan demikian, pokok pikiran dapat dijelaskan dengan baik dalam paragraf tersebut.

Ada pun paragraf padu adalah paragraf yang memperlihatkan hubungan antarkalimat yang berfungsi menyampaikan makna. Paragraf padu ini terdiri atas beberapa kalimat yang berkesinambungan. Kesinambungan kalimat tersebut menghasilkan paragraf yang utuh, padu, dan kompak.

Kali ini kita akan belajar menjalin beberapa paragraf hingga menjadi suatu tulisan yang utuh. Sebelum itu, mari kita lihat contoh paragraf di bawah ini.

Perhatikan Contoh

Musim hujan telah tiba, hujan lebat yang disertai angin kencang tak henti-hentinya mengguyur bumi. Hal tersebut membuat air sungai di lembah menjadi meluap dan berarus sangat deras. Dan itu membuat hewan-hewan yang hidup di sana menjadi sulit untuk mencari makan. Itu semua karena area mereka untuk mencari makan menjadi terbatas, arus sungai yang meluap membelah tepat di tengah lembah. Hingga lahan mereka untuk berburu dan mencari makan juga cukup sempit, dan mereka juga sulit untuk berkunjung kepada sanak saudara yang ada di seberang.

Sumber: http://dongengterbaru.blogspot.com/2013/12/dongeng-anak-rajin-dan-pohon.html

Apa yang kamu pikirkan tentang paragraf tersebut? Dapatkah kamu menentukan ide pokok paragrafnya? Apakah ide pokok tersebut terwakili melalui kalimat-kalimatnya?

Ide pokok paragraf di atas adalah kondisi kritis hewan saat musim hujan. Hal ini terlihat dari kalimat awalnya yang berbunyi “Musim hujan telah tiba, hujan lebat yang disertai angin kencang tak henti-hentinya mengguyur bumi.” Hujan membuat beberapa sungai di sekitarnya meluap sehingga merendam sumber makanan bagi para hewan.

Kalimat selanjutnya kemudian menegaskan sulitnya hewan-hewan mencari makan. Lahan yang biasa digunakan untuk mencari makan, seketika menyempit akibat luapan sungai. Para hewan pun sulit untuk berkunjung ke kerabatnya di seberang sungai karena arusnya menjadi sangat deras.

Kalimat-kalimat yang muncul setelah ide pokok merupakan penjelas. Dengan adanya keterpaduan kalimat tersebut, gagasan dapat lebih mudah disampaikan. Keterpaduan juga terlihat dari bagaimana kita merangkai kalimat menjadi satu paragraf.

Tidak semua kumpulan kalimat dapat dikatakan sebagai paragraf. Seperti pada pembahasan di atas, paragraf yang baik memiliki keterpaduan kalimat. Keterpaduan kalimat juga menjadi salah satu ciri paragraf, selain memiliki kesatuan, kelengkapan, dan urutan.

Ciri-ciri paragraf padu adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki kesinambungan antarkalimat.
  2. Kalimat yang berhubungan tersebut memiliki kelogisan makna.
  3. Kalimat-kalimat tersebut strukturnya tidak loncat dan mampu mengungkapkan topik.
  4. Satu kalimat berfungsi menjelaskan topik.
  5. Kepaduan kalimat juga dapat dibangun melalui repetisi (pengulangan) kata, kata ganti, kata transisi, dan bentuk paralel dalam setiap kalimat.

Bagaimana cara membuat paragraf padu? Sebelum itu, mari kamu cermati lirik lagu anak di bawah ini!

(1) Cicak-cicak di dinding. (2) Diam-diam merayap. (3) Datang seekor nyamuk.
(4) Hap! Lalu ditangkap.

Paragraf di atas dibangun atas empat kalimat. Kalimat pertama sampai keempat saling berhubungan karena adanya urutan aktivitas yang dilakukan oleh cicak. Seekor cicak berjalan diam-diam merayap di dinding. Begitu ada nyamuk terbang di dekatnya, dengan sigap cecak menangkapnya.

Dengan demikian, langkah yang dapat dilakukan agar terjadi keterpaduan kalimat dalam paragraf adalah sebagai berikut.

  1. Melakukan pengulangan kata atau kelompok kata yang sebelumnya sudah dilakukan pada kalimat sebelumnya.
  2. Dapat menggunakan kata penunjuk itu, ini, tersebut, atau dengan kata di atas.
  3. Membangun keterpaduan ide dalam kalimatnya.

Poin Penting

  1. Suatu paragraf yang baik memiliki gagasan/ide pokok;
  2. Paragraf terdiri atas rangkaian kalimat yang mewakili ide pokok;
  3. Menyusun paragraf padu merupakan hal terpenting dalam sebuah tulisan;
  4. Penulisan kalimat tidak boleh menyimpang dari gagasan paragraf.
  5. Kalimat juga harus mendukung ide pokok, sehingga dapat lebih tercerna oleh pembaca
Penulisan Paragraf yang Padu | lookadmin | 4.5