Penggunaan Larutan di Industri

Penggunaan Larutan di Industri – Larutan merupakan suatu campuran homogen. Dalam larutan, satu zat – terlarut, dilarutkan dalam zat lain – pelarut. Segala sesuatu di sebuah larutan akan tersebar secara merata dan dicampur bersama-sama. Larutan yang banyak digunakan dalam industri adalah dalam bentuk logam campuran, larutan medis dan oksigen terlarut.

Logam campuran

Sebuah larutan padat dari dua atau lebih logam atau perpaduan antara logam dan nonlogam disebut logam campuran. Logam campuran adalah larutan padat homogen karena komponen yang larut satu sama lain terjadi ketika dalam keadaan cair. Selama pembentukan, logam campuran tidak mengalami perubahan kimia. Logam campuran dibuat dengan melelehkan komponen elemen bersama-sama dan memperkuat campuran.

  • Penambahan logam seperti tembaga, mangan, seng dan aluminium meningkatkan kekuatan, kekerasan dan ketahanan terhadap korosi. Campuran ini terutama digunakan dalam produksi bagian-bagian mesin otomotif.
  • Tembaga ketika ditambahkan ke timah membentuk campuran perunggu, yang tahan terhadap korosi, memiliki konduktivitas listrik dan panas yang tinggi. Campuran ini digunakan dalam alat kelengkapan pipa, gir dan katup.
  • Logam campuran Stainless steel adalah kombinasi dari besi, nikel dan krom. Campuran ini tahan terhadap korosi, dan digunakan dalam elektronik, jalan, kereta api dan industri pertanian . Campuran ini juga digunakan untuk membuat peralatan masak.
  • Logam campuran Tungsten memiliki titik leleh tinggi dan digunakan dalam tabung sinar-x dan pas lampu pijar.

 

Larutan medis

Larutan medis merupakan campuran homogen dari satu atau lebih zat yang tersebar dalam jumlah yang cukup dari pelarut. Molekul-molekul dari setiap zat tidak berubah secara kimiawi.

  • Natrium klorida dalam air murni adalah larutan salin. Hal ini digunakan untuk pengobatan dehidrasi dan untuk membersihkan luka. Larutan salin yang digunakan di rumah sakit mengandung 0,9% natrium klorida.
  • Larutan Benedict (natrium sitrat, natrium karbonat dan tembaga sulfat dalam air) digunakan untuk menentukan adanya glukosa dalam urin.
  • Larutan cair yang mengandung 37% formaldehida – formalin digunakan sebagai disinfektan.
  • Kalium dalam larutan elektrolit digunakan untuk melindungi jantung selama operasi jantung terbuka.
  • Suatu larutan asam sitrat, natrium sitrat, dextrose dalam air digunakan untuk merawat darah.

Oksigen terlarut

Oksigen terlarut adalah campuran homogen oksigen dalam air.

Selama proses transportasi ikan, harus ada cukup sejumlah oksigen murni yang dilarutkan dalam air. Oksigen dapat dibuat sebagai gelembung halus melalui bahan berpori. Oksigen terlarut mengurangi agitasi air sehingga membuat lebih banyak oksigen tersedia untuk ikan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi konsentrasi oksigen adalah suhu air, kuantitas dan ukuran ikan, konsentrasi oksigen awal, dan lamanya waktu perjalanan.  Air hangat tidak bisa menahan oksigen terlarut sebanyak air dingin. Suhu tinggi meningkatkan laju konsumsi oksigen. Oleh karena itu adalah penting untuk menggunakan air dingin dalam tangk yang digunakan dalam perjalanan.

Penggunaan Larutan di Industri | lookadmin | 4.5