Close Klik 2x

Pengertian, Penggolongan, Sifat dan Fungsi Karbohidrat

Advertisement

Pengertian, Penggolongan, Sifat dan Fungsi Karbohidrat – Jika pada topik sebelumnya kalian telah belajar tentang polimer dan kegunaannya, pada topik kali ini kalian akan belajar tentang karbohidrat. Sekilas kalian pasti tahu tentang karbohidrat. Ya, karbohidrat merupakan salah satu zat yang penting bagi tubuh kita. Karbohidrat akan diolah dalam tubuh menjadi energi yang kita perlukan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Selain hal tersebut, tahukah kalian tentang struktur, tata nama, penggolongan, dan kegunaan lain karbohidrat? Agar kalian mengetahuinya, yuk simak topik ini dengan saksama.

Pengertian, Penggolongan, Sifat dan Fungsi Karbohidrat

Pengertian, Penggolongan, Sifat dan Fungsi Karbohidrat

MENGENAL KARBOHIDRAT

Istilah karbohidrat diambil dari kata karbo dan hidrat (air). Hal ini dikarenakan oleh susunannya yang terdiri dari atom karbon, hidrogen, dan oksigen yang memiliki rumus molekul Cn(H₂O)m. Karbohidrat didefinisikan sebagai polihidroksialdehida atau polihidroksiketon yang merupakan gabungan banyak gugus fungsi hidroksil (–OH) dengan gugus karbonil (C=O). Karbohidrat juga dikenal dengan nama sakarida yang berarti gula. Beberapa jenis karbohidrat yang sering kita temui antara lain glukosa (C₆H₁₂O₆), sukrosa (C₁₂H₂₂O₁₁), dan amilum ([C₆H₁₀O₅]n).

PENGGOLONGAN KARBOHIDRAT

Berdasarkan jumlah sakarida yang dikandungnya, karbohidrat dapat digolongkan menjadi:

1. MONOSAKARIDA

Monosakarida merupakan karbohidrat yang paling sederhana dan tidak dapat diuraikan melalui hidrolisis. Berdasarkan namanya, monosakarida merupakan karbohidrat yang tersusun atas satu jenis gula.

        Berdasarkan jumlah atom C-nya, monosakarida dibagi menjadi berikut.

        Selain berdasarkan jumlah atom C-nya, monosakarida juga dapat dibagi berdasarkangugus fungsinya, yaitu:

Aldosa (Polihidroksialdehida): karbohidrat yang memiliki gugus fungsi aldehid.

Contoh:

  • Aldopentosa : ribosa, C₅H₁₀O₅ dan deoksiribosa, C₅H₁₀O₄
  • Aldoheksosa : glukosa, C₆H₁₂O₆ dan galaktosa, C₆H₁₂O₆

Ketosa (Polihidroksiketon): karbohidrat yang memiliki gugus fungsi keton.

Contoh :

  • Ketoheksosa : fruktosa, C₆H₁₂O₆

Sifat-sifat monosakarida

  • Tidak dapat dihirolisis
  • Cenderung larut dalam air
  • Bersifat optis aktif karena memiliki atom C kiral
  • Dapat mereduksi peraksi Fehling, membentuk endapan merah bata (Cu2O)
  • Aldosa dapat mereduksi pereaksi Tollens membentuk endapan cermin perak (Ag2O), sedangkan ketosa tidak dapat.

2. DISAKARIDA

Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dimer (gabungan dua molekul) monosakarida yang sejenis atau berbeda jenis. Jika dihidrolisis, disakarida akan menghasilkan 2 monosakarida.

        Berikut ini merupakan jenis-jenis disakarida, yaitu:

a. Sukrosa (C₁₂H₂₂O₁₁)

Sukrosa tersusun atas glukosa dan fruktosa yang dihubungkan oleh ikatan 1,2 – α. Sukrosa banyak terdapat dalam tanaman tebu dan bit yang banyak digunakan untuk membuat sirup, kembang gula dan buah kaleng.

b. Maltosa (C₁₂H₂₂O₁₁)

Maltosa tersusun atas glukosa-glukosa yang dihubungkan oleh ikatan 1,4 – α. Maltosa merupakan gula pereduksi karena memiliki gugus karbonil yang dapat dioksidasi.

c. Laktosa (C₁₂H₂₂O₁₁)

Laktosa tersusun atas glukosa-galaktosa yang dihubungkan oleh ikatan 1,4 – β. Laktosa merupakan komponen utama dalam ASI dan susu sapi.

3. POLISAKARIDA

Polisakarida merupakan karbohidrat yang terdiri dari banyak monosakarida. Polisakarida dibedakan menjadi homopolisakarida dan heteropolisakarida. Homopolisakarida terbentuk dari monosakarida yang sejenis, sedangkan heteropolisakarida terbentuk dari monosakarida yang berbeda jenis.

        Berikut ini merupakan jenis-jenis polisakarida, yaitu:

a. Amilum ([C₆H₁₀O₅]n)

Amilum tersusun atas glukosa-glukosa yang dihubungkan oleh ikatan 1,4 – α. Amilum mempunyai rasa yang tidak manis, tidak larut dalam air dingin tetapi dapat membentuk sol di dalam air panas. Amilum berfungsi sebagai cadangan energi bagi tumbuhan.

b. Glikogen ([C₆H₁₀O₅]n)

Glikogen tersusun atas glukosa-glukosa yang dihubungkan oleh ikatan 1,4 – α dan 1,6 – α. Glikogen merupakan cadangan karbohidrat dalam tubuh yang disimpan dalam hati dan otot.

c. Selulosa ([C₆H₁₀O₅]n)

Selulosa tersusun dari glukosa-glukosa yang dihubungkan oleh ikatan 1,4 – β. Selulosa banyak ditemukan dalam dinding sel tumbuhan. Selulosa tidak dapat dicerna oleh tubuh, namun berguna merangsang alat pencernan untuk mengeluarkan getah cerna, membentuk volume makanan sehingga menimbulkan rasa kenyang, serta memadatkan sisa-sisa zat gizi yang tidak diserap lagi oleh dinding usus.

UJI KARBOHIDRAT

SIFAT-SIFAT FISIKA KARBOHIDRAT

FUNGSI KARBOHIDRAT

1. Sumber Energi

Fungsi utama karbohidrat adalah menyediakan energi bagi tubuh. Satu gram karbohidrat menghasilkan 4 kilokalori.

2. Pemberi Rasa Manis pada Makanan

Karbohidrat memberi rasa manis pada makanan, khususnya monosakarida dan disakarida dengan tingkat kemanisan yang berbeda.

3. Penghemat Protein

Jika karbohidrat tidak tercukupi dalam tubuh, maka protein akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi dengan mengalahkan fungsi utamanya sebagai zat pembangun. Sebaliknya, jika karbohidrat tercukupi, protein akan menjalankan fungsi utamanya, yaitu sebagai zat pembangun.

4. Pengatur Metabolisme Lemak

Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan natrium dan dehidrasi.

5. Membantu Pengeluaran Feses

Selulosa dalam serat makanan membantu pengeluaran feses dengan cara mengatur peristaltik usus dan memberi bentuk pada feses.

Sekarang, kalian tentu telah memahami dengan baik topik ini. Agar pemahaman kalian bertambah, yuk kerjakan latihan soal-soal yang ada.

Pengertian, Penggolongan, Sifat dan Fungsi Karbohidrat | lookadmin | 4.5