Close Klik 2x

Pengertian dan Tipe Sistem Ekonomi

Advertisement

Pengertian dan Tipe Sistem Ekonomi – Apakah sistem ekonomi itu? Apa saja tipe –tipe sistem ekonomi yang ada di dunia? Mari kita cermati materi pelajaran kali ini.

Sistem ekonomi adalah suatu tata cara dan aturan pemerintah dalam usahanya untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
Tujuan dari diterapkannya sistem ekonomi adalah :
a. Pencapaian kesejahteraan dan kestabilan ekonomi
b. Pendapatan yang merata di semua golongan masyarakat
c. Menciptakan lapangan kerja yang luas
d. Angka pengangguran berkurang

Macam-macam sistem ekonomi :

1. Sistem ekonomi tradisional
Sistem ekonomi tradisional ini merupakan sistem ekonomi yang masih melakukan kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusinya masih secara tradisional dan menggunakan tradisi adat turun temurun. Masyarakatnya masih mementingkan asas kekeluargaan dan masih melakukan kegiatan bersama-sama dan menjadi satu budaya yang tidak bisa ditinggalkan.
Ciri-cirinya adalah :
– alat yang digunakan masih kuno
– belum mengenal bank
– biasanya mengolah tanah
– hasil produksinya hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok
– modal seadanya
– masih sulit menerima perubahan-perubahan yang terjadi dan masih mementingkan budaya tradisionalnya
Contoh sistem tradisional yang sangat menjaga adat istiadatnya adalah sistem ekonomi di Baduy Dalam, Banten. Masyarakat Baduy Dalam tidak berinteraksi dengan masyarakat di luar kelompoknya sehingga mereka membuat sendiri segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

2. Sistem ekonomi liberal
Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan untuk mendapatkan laba yang sebanyak-banyaknya dan pengelolaannya diatur oleh sistem permintaan dan penawaran. Sistem ini banyak dianut oleh negara Eropa dan Amerika Serikat.

Ciri-cirinya adalah :

a. Hak individu diakui
b. Persaingan bebas
c. Modal mempunyai peranan sangat penting
d. Pemerintahan dalam ekonomi ini tidak begitu berperan
e. Semua kegiatan ekonomi hanya mementingkan laba semata
Produksi yang dihasilkan hanya berdasarkan permintaan saja dan setiap orang bebas menentukan lapangan pekerjaan. Kegiatan ekonomi ini lebih maju karena adanya persaingan tetapi malah menimbulkan adanya monopoli dalam masyarakat. Kesejahteraan sulit dicapai dan adanya kesenjangan sosial serta kemungkinan terjadi krisis ekonomi.

3. Sistem ekonomi terpusat / Sistem ekonomi sosialis
Sistem ekonomi terpusat adalah sistem yang semua kegiatan ekonominya di kuasai oleh pemerintah. Sistem ekonomi ini banyak dianut oleh paham komunis, contohnya : Rusia, Korea dan Kuba.

Ciri-cirinya :
a. Hak milik individu tidak berlaku
b. Semua kegiatan ekonomi diusahakan bersama
c. Kebebasan individu untuk berusaha tidak ada
d. Penyaluran barang dan harga diatur oleh negara
e. Produksi hanya dilakukan untuk masyarakat
Pemerintah sepenuhnya berperan dan bertanggung jawab terhadap perekonomian negara tersebut.

*4. Sistem ekonomi campuran *
Sistem ekonomi campuran ini adalah ekonomi yang hanya mengambil sisi positif dari sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi terpusat. Pelaku-pelaku ekonomi ikut berperan penting untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat. Sistem ekonomi ini banyak dianut oleh : India, Filipina, Mesir dan Maroko.

Ciri-cirinya :
a. Kebijaksanaan di bidang ekonomi disusun, direncanakan dan ditetapkan oleh pemerintah sebagai penguasa sumber2 yang penting
b. Pemerintah memberi kebebasan kepada perusahaan swasta untuk melalukan kegiatan ekonomi dan memiliki alat produksi selama tidak merugikan masyarakat
c. Adanya monopoli sangat kecil
d. Lapangan pekerjaan luas

Sistem ekonomi di Indonesia
Awalnya, Indonesia menganut sistem ekonomi liberal, kemudian menjadi sistem ekonomi sosialis, sistem ekonomi demokrasi dan sekarang menganut sistem ekonomi kerakyatan sesuai dengan MPR RI no IV / MPR / 1999 GBHN yang menyatakan sistem ekonomi di Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan.

Ciri-ciri :
a. Melakukan persaingan yang sehat yang tidak melupakan asas kebersamaan
b. Perlakuan yang adil untuk masyarakat
c. Pemerintah mengatur dan membantu jika terjadi masalah-masalah yang mengganggu mekanisme pasar.
d. Pemerintah melindungi hak-hak konsumen

Pemerintah berharap jika sistem ekonomi ini diterapkan, maka tercipta pemerataan pendapatan yang merata. Sistem ekonomi kerakyatan ini mencegah penindasan antara kaya dan miskin, perusahaan swasta dalam melakukan tindakan ekonomi tidak boleh berbuat semena-mena karena diawasi oleh masyarakat. Pemerintah tetap menjadi pembimbing dalam pertumbuhan dan menjamin kesejahteraan masyarakat

Advertisement
Pengertian dan Tipe Sistem Ekonomi | lookadmin | 4.5