Close Klik 2x

Pengertian dan Lapisan Atmosfer

Advertisement

Pengertian dan Lapisan Atmosfer – Setelah mempelajari tentang atmosfer, kalian diharapkan mampu memahami yang dimaksud dengan atmosfer, lapisan-lapisan atmosfer, serta manfaat atmosfer bagi kehidupan di bumi.

PENGERTIAN DAN LAPISAN ATMOSFER

Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi suatu planet, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Apakah yang dimaksud dengan lapisan atmosfer ? Bagaimanakah manfaatnya bagi kehidupan di bumi ? Berikut akan diuraikan lebih lanjut.

A. Pengertian

Atmosfer, secara etimologis, berasal dari kata “atmos” yang artinya uap air atau gas dan “sphaira” yang berarti selimut. Atmosfer merupakan suatu selimut gas yang menyelimuti bumi mulai dari permukaan bumi sampai dengan jauh di luar angkasa. Atmosfer di bumi mulai terdapat dari ketinggian 0 kilometer di atas permukaan tanah hingga 560 kilometer di atas permukaan bumi.

Atmosfer terdiri dari lapisan-lapisan gas yang berbeda setiap lapisannya. Namun, tidak ada batas pasti dari setiap lapisan tersebut, melainkan lapisan tersebut hanya menipis sedikit demi sedikit hingga berbubah menjadi lapisan berbeda. Atmosfer bumi selalu mengikuti perputaran yang dilakukan oleh bumi (rotasi) dan ikut berevolusi dengan matahari. Ilmu yang mempelajari tentang atmosfer adalah Metereologi. Meteorologi lebih menekankan untuk mempelajari atmosfer pada lapisan udara yang menyelubungi bumi.

B. Awal Evolusi Atmosfer

Menurut para ahli, atmosfer bumi pada mulanya mengandung karbondiokasida berkadar sangat tinggi. Hal tersebut menyebabkan temperatur permukaan bumi juga tinggi. Pada saat itu, belum terdapat oksigen di lapisan atmosfer sehingga tak terbentuk lapisan ozon di atmosfer. Hal ini disebabkan oleh sinar ultraviolet dari matahari yang sampai ke permukaan bumi dengan intensitas radiasi yang sangat kuat. Kondisi dimaksud menyebabkan kemungkinan adanya kehidupan sangat kecil, kecuali kehidupan di dalam laut yang sangat dalam sehingga terhindar dari sinar ultraviolet.

Lalu, sekitar 3,5 milyar tahun lampau, mulai ada evolusi makhlup hidup berklorofil yang memungkinkan proses fotosintesis. Fotosintesis memerlukan karbondioksida dan mengeluarkan oksigen, sehingga kadar karbondioksida di atmosfer berkurang dan kadar oksigen meningkat. Dengan demikian, maka terbentuklah lapisan ozon.

C. Lapisan-Lapisan Atmosfer

1) Troposfer
Troposfer adalah lapisan pertama dan terendah dari atmosfer. Troposfer terdapat pada ketinggian 0-10 kilometer dari permukaan bumi. Lapisan troposfer memiliki ketebalan yang paling tipis di antara lapisan atmosfer lainnya, yaitu hanya kurang lebih 10 kilometer.

Troposfer memiliki campuran gas yang paling baik untuk kehidupan di bumi. Lapisan ini melindungi kehidupan di bumi dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Lapisan ini merupakan tempat berlangsungnya semua jenis cuaca, perubahan suhu, angin, kelembaban, dan tekanan udara. Di antara lapisan troposfer dan stratosfer, terdapat lapisan yang memisahkannya yaitu lapisan tropopause.

2) Stratosfer
Stratosfer merupakan lapisan kedua pada atmosfer. Stratosfer terletak di ketinggian antara 10-40 kilometer dari permukaan bumi. Lapisan stratosfer merupakan lintasan bagi pesawat-pesawat. Hal ini dikarenakan pesawat menghindari perubahan cuaca yang terlalu signifikan dan di stratosfer relatif lebih stabil dibanding lapisan troposfer. Pada stratosfer, semakin tinggi maka suhu akan kian bertambah dikarenakan meningkatnya konsentrasi ozon. Di antara lapisan stratosfer dan mesosfer terdapat lapisan stratopause.

3) Mesosfer
Mesosfer merupakan lapisan ketiga dari lapisan atmosfer. Mesosfer terletak di ketinggian antar 40-70 kilometer dari permukaan bumi. Pada lapisan ini, semakin tinggi ketinggiannya maka suhu akan berkurang. Hal ini dikarenakan sudah berkurangnya konsentrasi ozon dibandingkan dengan lapisan stratosfer. Di antara mesosfer dan termosfer terdapat lapisanmesopause .

4) Termosfer/Ionosfer
Termosfer terletak pada ketinggian sekitar 70-400 kilometer dari permukaan bumi. Lapisan ini dinamakan ‘termosfer’ karena adanya kenaikan temperatur yang tinggi yaitu sekitar 1.982oC.Lapisan ini juga disebut ‘ionosfer’ sehubungan radiasi ultraviolet yang menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik. Termosfer merupakan tempat dimana akan terjadi pergesekan jika ada benda asing yang memasuki bumi, sehingga benda tersebut dapat terbakar habis. Termosfer merupakan tempat untuk membantu memancarkan gelombang radio.

5) Eksosfer
Eksosfer adalah lapisan terakhir dari lapisan atmosfer bumi. Eksosfer terletak pada ketinggian antara 400 kilometer sampai dengan batas tak tentu yang ada di ruang angkasa. Lapisan eksosfer memiliki hidrogen sebagai unsur penyusun utama. Lapisan eksosfer membentang ke luar angkasa serta menyatu dengan atmosfer dan radiasi matahari.
Eksosfer sering disebut ruang antar planet dan geostasioner. Lapisan ini merupakan pelindung pertama bagi bumi dari kedatangan benda-benda asing angkasa luar.

D. Manfaat Atmosfer bagi Kehidupan

Beberapa manfaat atmosfer bagi kehidupan manusia secara nyata, yaitu :
• Melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari;
• Mengurangi fluktuasi suhu yang terlalu jauh perbedaannya antara siang dan malam;
• Melindungi bumi dari jatuhnya benda-benda angkasa;
• Menyediakan oksigen dan karbon dioksida;
• Sebagai tempat untuk memancarkan gelombang radio; dan
• Sebagai tempat mengubah cuaca dan iklim di bumi.

RANGKUMAN

1) Atmosfer adalah suatu selimut gas yang menyelimuti bumi, dari mulai dari permukaan sampai dengan jauh di luar angkasa
2) Atmosfer terdiri dari lapisan-lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.
3) Atmosfer memiliki manfaat yang sangat vital bagi kehidupan di bumi.

Pengertian dan Lapisan Atmosfer | lookadmin | 4.5