Close Klik 2x

Pengertian dan Karakteristik Kelompok Sosial

Advertisement

Pengertian dan Karakteristik Kelompok Sosial – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan mampu memahami mengenai pengertian dan karakteristik kelompok sosial.

PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KELOMPOK SOSIAL

Kelompok sosial merupakan suatu gejala yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Apakah yang dimaksud dengan kelompok sosial ? Bagaimanakah karakteristik kelompok sosial ? Mari simak bahasan berikut.

A. PENGERTIAN KELOMPOK SOSIAL

Pada hakikatnya, manusia memang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai makhluk pribadi, sekaligus makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak mungkin hidup tanpa berkelompok. Lebih lanjut, kelompok-kelompok sosial terbentuk karena adanya hasrat dalam diri manusia itu sendiri. Hasrat tersebut, antara lain, sebagai berikut :
a. Hasrat sosial, yaitu hasrat manusia untuk menghubungkan dirinya dengan individu atau kelompok lain.
b. Hasrat bergaul, yaitu hasrat untuk bergaul atau bergabung dengan orang-orang maupun kelompok lain.
c. Hasrat memberitahukan, yaitu hasrat manusia untuk menyampaikan perasaannya kepada orang lain.
d. Hasrat meniru, yaitu hasrat manusia untuk meniru suatu gejala, baik secara diam-diam maupun terang-terangan, baik untuk sebagian ataupun keseluruhan.
e. Hasrat berjuang, yaitu hasrat manusia untuk mengalahkan lawan atau berjuang untuk mempertahankan hidupnya.
f. Hasrat bersatu, yaitu hasrat manusia untuk bersatu dengan lainnya agar tercipta kekuatan bersama, mengingat adanya kenyataan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah.

Secara umum, kelompok sosial dapat dimaknai sebagai dua individu atau lebih yang berinteraksi tatap muka (face to face interaction), dimana masing-masing menyadari keanggotaannya dalam kelompok, masing-masing menyadari keberadaan orang lain yang juga anggota kelompok, dan masing-masing menyadari kesalingtergantungan secara positif dalam mencapai suatu tujuan bersama. Pendapat lain menyebut bahwa kelompok sosial merupakan suatu sistem yang diorganisasikan pada dua orang atau lebih yang terhubung satu dengan lainnya. Sistem tersebut menunjukkan fungsi yang sama, memiliki sekumpulan standar (patokan) peran dalam berhubungan antar anggotanya serta sejumlah norma yang mengatur fungsi anggota dan kelompok.

B. KARAKTERISTIK KELOMPOK SOSIAL

Suatu kumpulan individu hanya dapat disebut sebagai kelompok sosial bila memiliki sejumlah karakteristik berikut :
a) Setiap individu harus memiliki kesadaran bahwa dirinya adalah anggota atau bagian dari kelompok yang bersangkutan.
b) Terdapat hubungan timbal balik di antara individu-individu yang tergabung dalam kelompok.
c) Perilaku dan struktur yang khas dari suatu kelompok tetap ada, walaupun anggotanya berganti-ganti.
d) Adanya faktor-faktor yang sama dan dapat mempererat hubungan mereka yang tergabung dalam kelompok. Faktor-faktor tersebut, antara lain, nasib yang sama, kepentingan yang sama, tujuan yang sama, dan sebagainya.
e) Kelompok mampu merespons secara keseluruhan terhadap rangsang yang tertuju kepada salah satu bagiannya. Ini menunjukkan adanya solidaritas atau kekompakan antar anggota kelompok.
f) Berstruktur, berkaidah, serta mempunyai pola perilaku yang membedakannya dari kelompok lain.
g) Bersistem dan berproses untuk mencapai suatu tujuan yang diketahui serta disepakati bersama.
h) Kelompok menunjukkan adanya pertimbangan-pertimbangan kolektif (bersama). Ketika hendak mengambil keputusan menyangkut kepentingan kelompok, lazimnya akan didahului oleh perundingan untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima sebagian besar anggota.

Selain itu, M. Sherif dan C.W. Sherif (2008) juga menguraikan karakteristik kelompok sosial, antara lain :
• Adanya interaksi.
• Adanya tujuan.
• Terdapat struktur yang jelas.
• Adanya perasaan sebagai kesatuan.

Walau struktur dalam kelompok adakalanya dirasakan membatasi, setiap individu di mana pun tetap bergabung menjadi anggota kelompok tertentu. Ini karena kelompok memberikan manfaat bagi individu. Menurut para sosiolog, kelompok memiliki manfaat berikut :
1. Kelompok memenuhi kebutuhan individu untuk merasa berarti dan dimiliki. Adanya kelompok membuat individu tidak merasa sendirian, sebab ada orang lain yang membutuhkan serta menyayanginya.
2. Kelompok adalah sumber identitas diri. Individu yang tergabung dalam kelompok dapat mendefinisikan dirinya, ia mengenali dirinya sebagai anggota suatu kelompok, dan bertingkah laku sesuai norma kelompok itu.
3. Kelompok sebagai sumber informasi tentang dunia dan diri anggota kelompok. Adanya banyak orang lain, dalam hal ini anggota kelompok, dapat memberi informasi tentang beragam hal, termasuk membantu memahami diri dari perspektif berbeda.

RANGKUMAN

1) Sebagai makhluk sosial, manusia tidak mungkin hidup tanpa berkelompok.
2) Secara umum, kelompok sosial dapat dimaknai sebagai dua individu atau lebih yang berinteraksi tatap muka (face to face interaction), dimana masing-masing menyadari keanggotaannya dalam kelompok.
3) Karakteristik kelompok sosial, antara lain, adanya interaksi, adanya tujuan, terdapat struktur yang jelas, dan adanya perasaan sebagai kesatuan.

Pengertian dan Karakteristik Kelompok Sosial | lookadmin | 4.5