Pengertian dan Jenis-Jenis Air Tanah

Pengertian dan Jenis-Jenis Air Tanah – Setelah mempelajari bahasan ini, kalian diharapkan dapat memahami yang dimaksud dengan air tanah dan jenis-jenis air tanah.

AIR TANAH

Air tanah berada pada lapisan tanah tertentu dan sangatlah penting bagi lestarinya alam dan kehidupan. Apa saja jenis air tanah yang umum dijumpai sehari-hari ? Berikut penjelasannya.

Air tanah adalah sejumlah air yang terletak di bawah permukaan bumi. Kedalamannya bervariasi sesuai dengan sumbernya masing-masing. Air tanah memiliki keterkaitan erat dengan sungai, karena sebagian air sungai berasal dari air tanah, sementara ada pula ditemui air tanah yang berasal dari rembesan air sungai.
Air tanah yang berasal dari rembesan sungai terjadi jika permukaan air tanah lebih rendah dari aliran sungai. Sedangkan air sungai yang berasal dari air tanah terjadi bila permukaan air tanah lebih tinggi dari aliran sungai.

Untuk persediaan air tanah yang berasal dari magma disebut juvenil, sedangkan yang berasal dari atmosfer disebut vados. Timbulnya persediaan air tanah, salah satunya, dimungkinkan oleh adanya lapisan air. Dua jenis lapisan tanah utama, yaitu :

1. Lapisan Kedap Air
Ialah lapisan dengan pori-pori yang sangat kecil sehingga kurang memiliki kemampuan untuk melewatkan air. Yang termasuk dalam lapisan jenis ini, antara lain, geluh, napal, dan lempung.

Umumnya, lapisan kedap air memiliki ciri-ciri berikut :

a. Banyak jaringan sungai,
b. Kandungan air tanah kecil,
c. Permukaan tanah mudah terkikis, dan
d. Mudah dilanda banjir.

2. Lapisan Tak Kedap Air
Lapisan ini memiliki pori-pori yang cukup besar sehingga mampu melewatkan air dalam jumlah besar pula. Air yang melewatinya akan terus meresap ke bawah dan tertahan di lapisan tertentu oleh lapisan kedap air. Yang termasuk di jenis lapisan ini adalah pasir, kerikil, dan kapur.

Air tanah dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :

1. Air Vados, yakni air tanah yang berasal dari atmosfer (air hujan).
2. Air Juvenil, yaitu air tanah yang berasal dari magma.
3. Air Tubir, yakni air yang tersimpan dalam batuan sedimen.
4. Air Preatis, yaitu air tanah yang terdapat pada lapisan kulit bumi berlubang-lubang.
Berdasarkan letaknya, air tanah dapat digolongkan menjadi :

1. Air tanah dangkal, ialah air tanah yang terdapat di lapisan kedap air dan dekat permukaan bumi.

2. Air tanah dalam, adalah air tanah yang terletak pada lapisan yang mengandung air di antara dua lapisan kedap air. Umumnya, air tanah dalam muncul ke permukaan bumi dengan dua cara, yaitu :
a. Cara Alamiah, dimana air muncul ke permukaan bumi karena tekanan alam tanpa campur tangan manusia.
b. Cara Pemboran, dimana air muncul ke permukaan bumi karena manusia melakukan pemboran dan dibantu pompa.

Banyaknya pembangunan pemukiman dan industri di negara-negara berkembang maupun maju, mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap pelestarian air tanah. Banyak dijumpai air tanah yang tercemar limbah industri atau pun terbuang sia-sia karena proses eksploitasi yang salah.

Beberapa cara yang disarankan untuk melestarikan sumber air tanah, antara lain :

1. Lokalisasi pembuangan limbah industri agar tidak meresap dan mencemari air tanah.
2. Menjaga terjaminnya peresapan air dengan mendirikan area konservasi untuk air tanah.
3. Untuk beberapa daerah yang dekat dengan pantai atau laut, perlu diatur agar persediaan air tanah tidak dieksploitasi sembarangan karena dengan eksploitasi yang salah akan mengakibatkan air tanah habis dan tercampur dengan air asin.

RANGKUMAN

1) Air tanah adalah sumber mata air yang terletak di bawah permukaan bumi.
2) Pembentukan air tanah bergantung pada karakteristik permukaan tanah.

Pengertian dan Jenis-Jenis Air Tanah | lookadmin | 4.5