Pengertian dan Dampak Pencemaran Air

Pengertian dan Dampak Pencemaran Air – Perhatikan air sungai di lingkunganmu. Bagaimana warnanya? Apakah jernih dan dapat digunakan untuk mandi? atau berwarna hitam dan berbau busuk? Sungai yang berbau busuk dan berwarna hitam mengindikasikan adanya pencemaran air. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan pencemaran air? Apa dampaknya bagi makhluk hidup? Kamu akan mengetahui jawabannya setelah mempelajari topik ini.

Pengertian dan Dampak Pencemaran Air

Pengertian dan Dampak Pencemaran Air

A. Pengertian Pencemaran Air

Semua makhluk hidup membutuhkan air. Hewan dan tumbuhan membutuhkan air yang bersih karena mereka tidak dapat hidup bila air yang mereka gunakan terkontaminasi zat beracun dan mikroorganisme berbahaya. Polusi air merupakan peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lainnya ke dalam air sehingga kualitas air terganggu. Tanda-tandanya adalah perubahan bau, rasa, dan warna pada air sehingga air tidak murni lagi.
Ciri-ciri air yang telah tercemar sangat bervariasi tergantung dengan jenis air dan polutan yang terkandung di dalamnya. Dibutuhkan suatu pengujian untuk menentukan sifat-sifat air sehingga diketahui apakah terjadi penyimpangan dari batasan polusi air.
Umumnya air sungai di dekat industri atau pertambangan tercemar dengan logam berat seperti merkuri (Hg), Timbal (Pb), Arsenik (As), Kadmium (Cd), Kromium (Cr), Seng (Zn), dan Nikel (Ni). Pencemaran logam berat tersebut sangat membahayakan kehidupan biota yang ada di perairan. Bahan pencemar lain yang cukup membahayakan yaitu sebagai berikut.
1. Fosfat: berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan detergen.
2. Nitrat dan nitrit: berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan proses pembusukan materi organik.
3. Poliklorin bifenil ( PCB): berasal dari pemanfaatan bahan-bahan pelumas, plastik, dan alat listrik.
4. Residu pestisida organiklorin: berasal dari penyemprotan pestisida pada tanaman untuk membunuh serangga.
5. Minyak dan hidrokarbon: berasal dari kebocoran pada roda dan kapal pengangkut minyak.
6. Radio nuklida: unsur radioaktif yang berasal dari kebocoran tangki penyimpanan limbah radioaktif.
7. Limbah pertanian: berasal dari kotoran hewan dan tempat penyimpanan makanan ternak.

B. Dampak Pencemaran Air

Pencemaran air memiliki dampak bagi manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan. Berikut ini adalah dampak pencemaran air bagi manusia dan lingkungan sekitarnya.
1. Limbah Rumah Tangga
Pernahkah kamu memperhatikan sampah-sampah yang ada di sungai? Sebagian besar sampah tersebut berasal dari limbah rumah tangga. Sampah yang dibuang ke sungai menyebabkan kurangnya jumlah oksigen terlarut karena sebagian besar digunakan bakteri untuk proses pembusukan. Sampah juga menghalangi cahaya matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan dan ganggang yang memproduksi oksigen.
2. Limbah Pertanian
Pupuk dan pestisida biasa digunakan para petani untuk merawat tanamannya. Namun pemakaian pupuk dan pestisida yang berlebihan dapat mencemari air. Limbah pupuk mengandung fosfat yang dapat merangsang pertumbuhan gulma air seperti ganggang dan eceng gondok.
Pertumbuhan gulma air yang tidak terkendali dapat menghalangi cahaya matahari dan menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan ganggang yang menghasilkan oksigen. Akibatnya hewan air kekurangan bahan makanan dan oksigen.
3. Limbah Industri
Limbah industri sangat potensial sebagai penyebab terjadinya pencemaran air. Pada umumnya, limbah industri mengandung limbah B3, yaitu bahan berbahaya dan beracun. Karakteristik limbah B3 adalah korosif atau menyebabkan karat, mudah terbakar dan meledak, bersifat toksik atau beracun, dan menyebabkan infeksi atau penyakit. Limbah industri yang berbahaya antara lain yang mengandung logam dan cairan asam.
4. Limbah Pertambangan
Limbah pertambangan seperti batubara biasanya tercemar asam sulfat dan senyawa besi yang dapat mengalir keluar daerah pertambangan. Air yang mengandung kedua senyawa ini dapat berubah menjadi asam. Bila air yang bersifat asam ini melewati daerah batuan karang atau kapur akan melarutkan senyawa Ca dan Mg dari batuan tersebut.
Selanjutnya, senyawa Ca dan Mg yang larut terbawa air akan memberi efek terjadinya air sadah yang tidak bisa digunakan untuk mencuci karena sabun tidak bisa berbuih. Bila dipaksakan akan memboroskan sabun karena sabun tidak akan berbuih sebelum semua ion Ca dan Mg mengendap. Limbah pertambangan yang bersifat asam bisa menyebabkan korosi dan melarutkan logam-logam sehingga air yang dicemari bersifat racun dan dapat memusnahkan kehidupan di dalam air.
5. Produk Minyak Bumi
Minyak dan bahan kimia yang diperoleh dari minyak bumi digunakan untuk bahan bakar, minyak pelumas, pembuatan plastik, dan banyak tujuan lain. Produk minyak ini dapat memasuki perairan karena terjadi kebocoran pada kapal pengangkut minyak, truk kapal tangki, saluran, dan tangki penyimpan bawah tanah. Tanker pengangkut minyak yang mengalami kebocoran dapat mencemari laut dan menyebabkan kematian biota laut.

Pengertian dan Dampak Pencemaran Air | lookadmin | 4.5