Pengertian, Ciri-Ciri, dan Macam-Macam Pantun

Advertisement

Pengertian,  Ciri-Ciri, dan Macam-Macam Pantun – A. Pengertian Pantun

Pantun adalah salah satu jenis puisi lama, terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), bersajak ab-ab ataupun aa-aa. Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan, namun sekarang dijumpai pantun yang tertulis (LKS.sem gsl: 41).

B. Ciri-Ciri Pantun

  1. Setiap bait terdiri 4 baris
  2. Baris 1 dan 2 sebagai sampiran
  3. Baris 3 dan 4 merupakan isi
  4. Bersajak a-b-a-b
  5. Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata
  6. Berasal dari Melayu (Indonesia)

Contoh:

Ada pepaya ada mentimun (a) Ada mangga ada salak (b) Daripada duduk melamun (a) Mari kita membaca sajak (b)

C. Macam Pantun Dilihat dari Bentuknya

1. Pantun Biasa

Pantun biasa sering juga disebut pantun saja

Contoh :

Kalau ada jarum patah Jangan dimasukkan kedalam peti Kalau ada kataku yang salah Jangan dimasukkan di dalam hati

2. Pantun Seloka

Pantun berkait yang tidak cukup dengan satu bait saja sebab pantun berkait merupakan jalinan atas beberapa bait.

Ciri-Ciri Seloka :

  • Baris kedua dan keempat pada bait pertama dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait kedua.
  • Baris kedua dan keempat pada bait kedua dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait ketiga.

Contoh:

Lurus jalan ke Payakumbuh, Kayu jati bertimbal jalan, Di mana hati tak kan rusuh, Ibu mati bapak berjalan,

3. Talibun

Talibun adalah pantun jumlah barisnya lebih dari empat baris, tetapi harus genap misalnya 6,7,8 dan seterusnya.

Contoh:

Sampiran:

Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak pun beli Ikan panjang beli dahulu

Isi:

Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanak pun cari Induk semang cari dahulu

4. Pantun Kilat (Karmina)

Ciri-Ciri pantun kilat:

a. Setiap bait terdiri dari 2 baris.

b. Baris pertama merupakan sampiran

c. Baris kedua merupakan isi.

d. Bersajak a-a.

e. Setiap baris terdiri dari 8-9 suku kata.

Contoh:

Dahulu parang, sekarang besi (a) Dahulu sayang, sekarang benci (a)

5. Macam Pantun Dilihat dari Isinya

a. Pantun Anak-anak

Contoh:

Elok rupanya si kumbang jati Dibawa itik pulang petang Tidak berkata besar hati Melihat Ibu sudah datang

b. Pantun orang muda

Contoh:

Tanam melati di rama-rama Ubur-ubur sampingan dua Sehidup semati kita bersama Satu kubur kelak berdua

c. Pantun orang tua

Contoh:

Asam kandis asam gelugur Kedua asam riang-riang Menangis mayat di pintu kubur Teringat badan tidak sembahyang

d. Pantun jenaka

Contoh:

Elok rupanya pohon belimbing Tumbuh dekat pohon mangga Elok rupanya berbini sumbing Biar marah tertawa juga

e. Pantun teka-teki

Contoh:

Kalau puan, puan cemara Ambil gelas i dalam peti Kalau tuan bijak laksana Binatang pa tanduk di kaki (Rahmawati,Diah. 2012: 41)

D. Contoh Soal

Lebat daun bunga tanjung Berbau harum bunga cempaka Adat dijaga pusaka dijunjung Baru terpelihara adat pusaka

Pantun diatas adalah pantun . . .

a. Pantun Agama

b. Pantun Budi

c. Pantun Kias

d. Pantun Adat

e. Pantun Jenaka

Jawaban : d

Baris ketiga mempunyai maksud agar adat suatu daerah tetap di pegang teguh oleh penerusnya.

Advertisement
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Macam-Macam Pantun | lookadmin | 4.5