Close Klik 2x

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Pantun

Advertisement

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Pantun – Puisi adalah gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tahapan khusus lewat penataan bunyi, irama dan makna khusus ( menurut KBBI )

Puisi terdiri atas:
1. Puisi Lama
2. Puisi Baru
3. Puisi Modern/Kontemporer

Pantun merupakan jenis puisi lama. Ciri-ciri pantun:
1. Terdiri dari empat baris dalam satu bait
2. Berima ab ab
3. Baris pertama dan baris kedua berupa sampiran
4. Baris ketiga dan baris keempat berupa isi

Contoh:
Berburu ke padang datar
mendapat rusa belang kaki
Berguru kepalang ajar
bagai bunga kembang tak jadi

Lurus jalan ke Payakumbuh
Kayu jati bertimbal jalan
Di mana hati tidak akan rusuh
Ibu mati bapak berjalan

Kayu jati bertimbal jalan
turun angin patahlah dahan
Ibu mati bapak berjalan
kemana untung diserahkan
Contoh Soal 1:
Cermatilah pantun berikut!
Kain batik berbahan katun
Lama dijemur di dekat pantai
Mari menjaga sopan santun
….
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah….
A. Hidup jangan terlalu santai
B. Agar hidup tentram dan damai
C. Sambil bernyanyi ramai-ramai
D. Perilaku lemah gemulai
E. Terutama kebersihan pantai

Bahasan Singkat:
Pantun adalah puisi lama yang bersajak a – b – a – b, terdiri atas 4 baris, yaitu baris 1 dan 2 sampiran, baris 3 dan 4 isi, setiap baris 8 – 12 suku kata. Larik yang tepat untuk melengkapi pantun sesuai syarat tersebut adalah Agar hidup tentram dan damai. Larik tersebut tepat digunakan untuk mengisi bagian rumpang pantun karena berkaitan dengan larik ke-3 dan sesuai dengan ciri-ciri pantun, sedangkan opsi A, C, D, dan E tidak sesuai karena tidak berkaitan dengan larik ke-3 yang merupakan isi pantun tersebut.

Contoh Soal 2:
Baca dan cermati pantun berikut!
Rakit bambu orang seberang
Rakit bertolak perlahan-lahan
Sakit sungguh kasih seorang
….
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah….
A. Melihat ayah berbadan belang-belang
B. Bila cinta bertepuk sebelah tangan
C. Wajah ayu jauh dari kerinduan
D. Sungguh memandang jauh dari perapian
E. Si gadis telah melayang-layang

Bahasan Singkat:
Pantun adalah puisi lama yang bersajak a – b – a – b, terdiri atas 4 baris, yaitu baris 1 dan 2 sampiran, baris 3 dan 4 isi, setiap baris 8 – 12 suku kata. Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah Bila cinta bertepuk sebelah tangan (opsi B) . Larik tersebut tepat digunakan untuk mengisi bagian rumpang pantun karena berkaitan dengan larik ke-3 dan sesuai dengan ciri-ciri pantun, sedangkan opsi A C, dan D tidak sesuai karena tidak berkaitan dengan larik ke-3 yang merupakan isi pantun tersebut dan tidak sesuai ketentuan bersajak a – b – a – b. Opsi E tidak sesuai karena tidak berkaitan dengan larik ke-3 yang merupakan isi pantun tersebut.

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Pantun | lookadmin | 4.5