Close Klik 2x

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Membuat Kalimat Efektif

Advertisement

Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Membuat Kalimat Efektif – Siswa mampu memahami pengertian, ciri-ciri, dan (pada akhirnya) membuat kalimat efektif.

Kamu pasti pernah membaca pengumuman, kan? Misalnya ada pengumuman seperti berikut ini.

Setelah membaca pengumuman tersebut, kamu bisa memahaminya tidak? Baik, mungkin kamu bisa memahami maksud pengumuman itu, ya. Namun, kamu tentunya juga bisa memerhatikan ada struktur kalimat yang tidak lengkap dalam pengumuman tersebut. Kalimat pengumuman tersebut tidak memiliki Subjek dan Predikat. Kalimat pengumuman tersebut tidak termasuk kalimat yang efektif karena tidak berupa kalimat lengkap.

Nah, dalam topik ini yang dipelajari adalah kalimat efektif. Yuk, kita pelajari lebih lanjut tentang kalimat efektif!

Pengertian dan Ciri-Ciri Kalimat Efektif

Kalimat yang bagaimana yang disebut sebagai kalimat efektif? Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penulisnya secara tepat dan dapat dipahami secara tepat pula. Antara penulis dan pembaca memiliki kesamaan pandangan sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda.

Kalimat efektif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

1. Berupa kalimat lengkap
Kalimat yang lengkap minimal mempunyai unsur subjek dan predikat. Perhatikan contoh berikut!

  • Bahwa para TKI banyak yang terserang penyakit. (tidak memiliki predikat)
  • Para TKI terserang penyakit. (Para TKI sebagai subjek)

2. Tidak menggunakan kata secara berlebihan (pleonasme)

Maksud penggunaan kata yang berlebihan adalah penggunaan kata-kata yang memiliki arti sama. Perhatikan contoh berikut.

Pada saat bencana gempa yang telah lalu, mereka menerima bantuan sembako.

Penggunaan kata pada saat dan telah lalu pada kalimat di atas terlalu berlebihan karena kedua kata tersebut artinya sama. Jadi seharusnya digunakan salah satu saja agar efektif, misal:

Saat bencana gempa yang lalu, mereka menerima bantuan sembako.

Contoh lain yang salah:

  • bermacam-macam aneka
  • maju ke depan (yang disebut maju pasti ke depan)
  • mundur ke belakang
  • naik ke atas
  • harian surat kabar

3. Menggunakan kata secara tepat dan sesuai konteks
Kata yang digunakan dalam kalimat efektif adalah kata yang tepat maknanya dan sesuai dengan konteks kalimat. Bandingkan contoh berikut!

  • Suatu kapal layar tampak berjalan meninggalkan pelabuhan.
  • Sebuah kapal layar tampak berlayar meninggalkan pelabuhan.

Tampak jelas perbedaan penggunaannya, bukan?

4. Tidak menggunakan kata depan yang berlebihan
Kata depan (preposisi) tidak usah digunakan secara berlebihan. Perhatikan contoh berikut ini!

Contoh 1

Selain daripada itu, pernyataan saksi masih harus ditelusuri kebenarannya.

Kata depan daripada tidak perlu digunakan karena subjek kalimat menjadi tidak jelas. Penulisan yang tepat adalah

Selain itu, pernyataan saksi masih harus ditelusuri kebenarannya.

Contoh 2

Karena berkat rahmat Tuhan, akhirnya tulisan saya selesai.

Kata depan karena dan berkat memiliki makna yang sama. Oleh karena itu, cukup ditulis salah satu.

Contoh 3

Guna untuk kesejahteraan bersama kerja bakti ini dilaksanakan.

Kata depan guna dan untuk memiliki makna yang sama sehingga cukup ditulis salah satu.

5. Menggunakan unsur yang pararel (sejenis)
Unsur yang digunakan dalam kalimat efektif haruslah yang sejenis. Perhatikan contoh berikut agar lebih jelas!

Pemerintah perlu segera menyelesaikan masalah perselisihan buruh, penurunan produktivitas kerja, dan peningkatan jumlah pengangguran.

Unsur kalimat yang dicetak miring menunjukkan pararel (sejenis) yaitu penggunaan imbuhanper-an.

6. Menggunakan kata-kata baku
Kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EyD). Perhatikan contoh kata baku dan nonbaku berikut!

Poin Penting

  1. Kalimat yang efektif mampu menghasilkan pandangan gagasan yang sama antara penulis dan pembaca.
  2. Kalimat efektif bisa dikenali berdasarkan ciri-cirinya.
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Membuat Kalimat Efektif | lookadmin | 4.5