Close Klik 2x

Nilai-Nilai Budaya dan Agama dalam Cerpen

Advertisement

Nilai-Nilai Budaya dan Agama dalam Cerpen – Siswa mampu menemukan nilai-nilai budaya dan agama dalam cerpen.

Tujuan

Siswa mampu mengenal nilai-nilai budaya dan agama dari cerpen yang dibaca.

Kalian telah mempelajari bagaimana cara menemukan nilai moral dan nilai sosial yang terdapat dalam cerpen. Satu lagi yang dapat kita temukan dalam karya sastra yaitu nilai budaya dan agama.

Nilai budaya adalah nilai-nilai yang berkaitan dengan kebiasaan, adat-istiadat, pemikiran, hasil karya yang terjadi dalam kehidupan manusia. Misalnya orang-orang kampung biasa secara rutin melakukan kegiatan memperbaiki jalan yang rusak, membersihkan tempat-tempat yang kotor yang dilakukan bersama-sama tanpa ada imbalan apa-apa demi tercapainya kenyamanan masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi budaya masyarakat kampng yang disebut dengan budaya gotong royong. Tentu saja kalian banyak mengenal tentang kebiasaan-kebiasan seperti ini atau sejenisnya.

Selain nilai budaya terdapat pula nilai agama yang berkaitan dengan keyakinan kepada Tuhan dan berbentuk kebiasaan-kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan keyakinan mereka.

Bagaimana kita dapat menemukan nilai-nilai budaya dan agama dalam cerita pendek? Cermati penggalan cerita berikut !

Bu Guru Dwita
Oleh : Yanusa Nugroho
……..
Si betet ini anehnya hari itu tidak mau didekati siapa pun, termasuk Amy. Tetapi, lebih aneh lagi, kepada Ahmad Zainuri dia mau, bahkan bertengger manja di pundaknya.
”Lihat, Cuma kepadaku dia mau. Habis, kalian belum mandi!” katanya bangga, dan berdiri tegak mirip si Buta dari gua hantu. Anak-anak dan Bu Guru kita tertawa.
”Ya, sudah karena dia jinak sama kamu, sekalian saja pakai namanya.” goda Amy sambil tersenyum.
”Siapa namanya?” tanya Ninin sengaja memancing tawa.
”Biko.”
Gelak tawa memenuhi ruangan besar itu. Ahmad Zainuri hanya cengar-cengir salah tingkah, sementara si betet agaknya senang, menjerit-jerit dengan suaranya yang parau. Sejak hari itu dia dipanggil Biko.

Setelah kalian mencermati penggalan cerpen tersebut, jawablah pertanyaan berikut!
1) Siapakah tokoh utama dalam cerita ini?
2) Apakah yang telah terjadi pada tokoh ini?
3) Apa akibat dari kejadianpada tokoh ini?
4) Mengapa tokoh ini dipanggil Biko?

Jawabannya

Ya, benar, cerita ini terfokus pada tokoh Ahmad Zainur. Seekor betet dengan jinaknya mau bertengger di pundaknya. Pada hal sebelumnya tidak mau kepada siapa pun termasuk Army pemiliknya. Bagaimana reaksi tokoh lain terhadap kejadian ini? Mereka memberikan nama sebutan baru kepada Ahmad Zainur yang sama dengan nama burung betet itu. Dan, seterusnya tokoh Ahmad Zaenur dipanggil teman-temannya dengan nama Biko.

Dalam kehidupan masyarakat dari dulu hingga sekarang biasa orang atau masyarakat memberikan nama orang , tempat atau daerah berdasarkan kejadian-kejadian tertetentu. Misalnya nama desa Sawo Jajar karena di tempat itu terdapat banyak pohon sawo yang berjajar. Hal itu menjadi kebiasaan atau budaya. Dengan demikian, penggalan cerpen tersebut mengandung nilai budaya memberikan panggilan seseorang berdasarkan kejadian tertentu.

Tidak sulit untuk menemukan nilai budaya yang ada dalam sebuah cerpen. Anda dapat mencermati perilaku tokoh, dikaitkan dengan kejadian atau peristiwa, sifat atau hal-hal lain yang kemudian dimasukkan dalam wacana kehidupan masyarakat sehari-hari. Demikian pula cara menemukan nilai agama. Selamat belajar!

Poin Penting

Nilai budaya dan nilai agama dapat ditemukan dalam cerita pendek dengan cara mengamati isi cerita tersebut. Cermati kebiasaan masyarakat atau tokoh di dalam cerita. Nilai agama bisa juga dicari dengan mencermati prinsip batin tokoh.

Nilai-Nilai Budaya dan Agama dalam Cerpen | lookadmin | 4.5