Close Klik 2x

Menyunting Surat Undangan

Advertisement

Menyunting Surat Undangan – Siswa mampu menyunting surat undangan dengan memperhatikan isi, bahasa, dan format baku yang baik dan benar.

Proses terakhir yang perlu kita lakukan setelah menulis adalah menyunting atau dikenal dengan mengedit tulisan. Proses ini dilakukan setelah penulisan selesai. Mengapa proses ini perlu dilakukan? Proses ini perlu dilakukan untuk menyempurnakan hasil tulisan yang telah kita buat. Tulisan perlu diperiksa kembali dengan teliti terutama dalam tata bahasa seperti penulisan huruf dan penggunaan tanda baca. Penyuntingan dapat dilakukan dengan memerhatikan beberapa hal berikut ini.

  1. Tepat dalam penulisan huruf, kata, dan tanda baca.
  2. Tepat dalam mengutarakan maksud tertentu dengan menggunakan kata-kata yang tepat.
  3. Tepat dalam penggunaan kalimat efektif yang mampu mewakili gagasan penulis terhadap pembaca. Kalimat efektif memiliki tiga syarat yang harus diperhatikan, yakni logis, hemat, dan padu.
  4. Tepat dalam penggunaan struktur kalimat yang baik. Kalimat mengandung subjek dan predikat. Namun, jika ada hal tertentu, kalimat tidak lengkap dapat digunakan.
  5. Tepat dalam memadukan kalimat menjadi paragraf. Paragraf yang disusun dengan padu memiliki syarat tertentu, yaitu memiliki kelengkapan berupa topik dan kalimat penjelas, kesatuan dalam gagasan pokok yang harus terlihat pada kalimat utama, kalimat-kalimat disusun dengan sistematis sesuai dengan jalan pikiran, dan memiliki koherensi yang ditunjukkan dengan kejelasan dalam hubungan antarkalimat sehingga gagasan disampaikan secara padu.

Penyuntingan tulisan memang memerlukan ketelitian dalam penggunaan bahasa dan dalam menyunting surat undangan ini, kalian diharapkan dapat menyunting surat undangan dengan memperhatikan struktur dan isi surat tersebut. Kalian dapat mengingat kembali materi tentang struktur atau isi surat undangan, seperti penulisan alamat surat undangan, alinea pembuka dan penutup surat yang sesuai, dan sebagainya.

Adapun langkah-langkah dalam menyunting tulisan adalah berikut ini.

  1. Bacalah setiap kalimat dengan teliti untuk menemukan kesalahan dalam ejaan, kata, dan kalimat.
  2. Jika ditemukan adanya kesalahan, perbaikilah kesalahan tersebut, misalnya kesalahan dalam penulisan kata, ejaan, dan kalimat.
  3. Kalimat yang salah dapat diperbaiki dengan menambahkan, mengganti, dan mengurangi kata dalam kalimat tersebut.
  4. Jika ada kesalahan dalam paragraf, perbaikilah kesalahan tersebut dengan membuang kalimat yang tidak padu dan menambahkan kalimat padu agar menjadi paragraf yang runtut.

Langkah-langkah dalam penyuntingan ini dapat dijadikan pedoman dalam menyunting surat undangan. Selain itu, proses penyuntingan surat pun perlu memperhatikan struktur dan isi dari surat tersebut. Jangan sampai struktur atau isi surat undangan yang sudah benar menjadi salah karena proses penyuntingan.

Sebagai contoh, perhatikanlah surat undangan berikut ini.

Coba kalian perhatikan surat undangan tersebut! Apakah kalian menemukan sesuatu yang kurang tepat dalam penulisan surat undangan itu? Jika menemukan kekurangan dalam surat undangan tersebut, maka kalian sudah memahami struktur dan isi surat undangan dengan baik. Dengan begitu, kalian dapat dengan mudah melakukan proses penyuntingan untuk memperbaiki hal yang kurang tepat dalam penulisan surat undangan.

Perhatikan kembali keseluruhan surat undangan tersebut. Dari semua bagian surat undangan, adakah bagian surat yang terlewat? Untuk mengetahui hal ini, kalian perlu memperhatikan bagian surat dari awal sampai akhir, yaitu bagian kepala surat sampai dengan nama jelas dan tanda tangan pengirim surat.

Setelah kepala surat, penulis surat perlu mencantumkan tempat dan tanggal surat. Ada penulis yang mencantumkan tanggal surat saja tanpa disertai tempat. Hal itu tidak mejadi masalah yang terpenting adalah adanya keterangan waktu penulisan surat. Tempat dan tanggal surat ini biasanya dicantumkan sesudah kepala surat. Lalu, adakah tempat dan tanggal surat pada surat undangan tersebut?

Jika surat undangan tersebut belum lengkap, maka kalian perlu melengkapinya. Lalu, pada bagian surat lainnya, ada penulisan tanda titik di belakang kata tempat yang merupakan bagian alamat surat dalam. Tanda titik tidak digunakan di belakang alamat pengirim dan tanggal surat serta nama dan alamat penerima surat. Hal ini menjadi ketentuan dalam Ejaan yang Disempurnakan Bahasa Indonesia dalam penggunaan tanda baca titik. Jadi, kalian dapat menghilangkan tanda titik di akhir kata tempat tersebut.

Kalian juga perlu meneliti penggunaan huruf dalam surat karena sering terjadi kesalahan dalam penulisannya. Perhatikan pada bagian isi surat, yakni pada perincian waktu. Adakah hal yang kurang tepat pada bagian tersebut? Kalian dapat mengamati dengan cermat bahwa penulisan kata hari, tanggal, waktu, tempat, dan acara tidak diawali dengan huruf kapital, tetapi diawali dengan huruf kecil. Hal ini disebabkan kata-kata tersebut masih berkaitan atau lanjutan dari kalimat sebelumnya yang ditunjukkkan oleh kata pada yang diakhiri dengan tanda koma. Proses memperbaiki dan menambahkan seperti inilah yang disebut sebagai penyuntingan.

Poin Penting

  1. Penyuntingan dilakukan dengan memerhatikan ketepatan dalam (a) penulisan huruf, kata, dan tanda baca (b) tepat dalam menggunakan kata-kata untuk menyampaikan maksud tertentu (c) tepat dalam penggunaan kalimat efektif (d) tepat dalam struktur kalimat (e) tepat dalam memadukan kalimat menjadi paragraf.
  2. Langkah-langkah penyuntingan surat undangan dapat dimulai dengan (a) membaca setiap kalimat dengan teliti (b) jika ada kesalahan penulisan, perbaiki kesalahan tersebut (c) kalimat yang salah dapat diperbaiki dengan menambahkan, mengurangi, dan mengganti kata dalam tersebut (d) kesalahan dalam paragraf dapat diperbaiki dengan membuang dan menambahkan kalimat yang lebih padu.
Menyunting Surat Undangan | lookadmin | 4.5