Close Klik 2x

Menyunting Surat Perjanjian Jual-Beli dan Surat Kuasa

Advertisement

Menyunting Surat Perjanjian Jual-Beli dan Surat Kuasa – Siswa dapat mengajarkan siswa bagaimana menyunting surat yang belum sempurna benar menjadi benar, baik secara tata bahasa, kaidah pembuatan surat, dan isi surat.

Pada pelajaran sebelumnya kita sudah mengetahui ciri-ciri dan unsur-unsur surat dagang/niaga dan surat kuasa.

Surat adalah alat komunikasi tertulis yang dibuat seseorang kepada orang lain atau ke lembaga, satu lembaga kepada lembaga lain, atau satu lembaga kepada seseorang.

Hal-hal yang disampaikan berupa informasi, pesan, pengalaman, dan dapat berbagi berbagai hal kepada orang lain atau lembaga tujuan.

Agar hal-hal ini sampai dengan baik, oleh karena itu penulis harus memperhatikan kaidah- kaidah penulisan di antaranya:

1. Ejaan yang tepat,
2. Pemilihan kata/diksi yang tepat,
3. Penyusunan kalimat yang baik, dan
4. Pengaturan yang sempurna pada hubungan antar paragraf.

Kriteria Membuat Surat yang Baik
1. Bahasa yang digunakan sesuai dengan :
a) Etika : (KBBI) /eti·ka/ /étika/ n ilmu tt apa yg baik dan apa yg buruk dan tt hak dan kewajiban moral (akhlak).
b) Estetika : (KBBI) /es·te·ti·ka/ /éstétika/ n 1 cabang filsafat yg menelaah dan membahas tt seni dan keindahan serta tanggapan manusia terhadapnya; 2 kepekaan thd seni dan keindahan.
c) Logika : (KBBI) /lo·gi·ka/ n 1 pengetahuan tt kaidah berpikir; 2 jalan pikiran yg masuk akal.
2. Menarik, padat, dan jelas.
3. Bahasa yang digunakan dapat mewakili isi dan tujuan surat.

Bagian-Bagian Surat Resmi yang Baik dan Benar

1. Kepala Surat/Kop Surat
Kepala surat berfungsi sebagai identitas instansi yang bersangkutan atau macam surat, meliputi ;
a) Nama instansi
b) Lambang atau logo instansi
c) Alamat instansi
d) Kode pos instansi
e) Nomor telepon instansi
f) Nomor faksimile atau alamat e-mail

2. Tempat dan Tanggal Surat
Menerangkan lokasi dan waktu ditulisnya surat.
Contoh : Bandung, 20 Mei 2015

3. Nomor Surat, meliputi;
a) Nomor urut penulisan surat
b) Kode surat
c) Angka tahun

Contoh : Nomor : 025/C2/2015

4. Lampiran
Merupakan penjelas dari jumlah dokumen yang disertakan pada surat tersebut.
Contoh :
Lampiran : satu berkas

5. Hal
Merupakan soal atau perkara surat.
Contoh :
Hal : Undangan Rapat Guru

6. Alamat Surat
a) Alamat Luar : alamat yang ditulis pada sampul surat.
Contoh :
Kepada
Yth. Kepala Sekolah
SMA IT Cendikia
Jalan Serpong No. 25 Tangerang Selatan

b) Alamat Dalam : alamat yang ditulis langsung pada kertas surat.
Contoh :
Yth. Kepala Sekolah
SMA IT Cendikia
Jalan Serpong No. 25
Tangerang Selatan

7. Salam Pembuka
Penulisan dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda koma.
Contoh : Dengan hormat,

8. Isi Surat (Pembuka, Isi, Penutup)
a) Pembuka
Contoh : Dengan ini kami beritahukan bahwa….
b) Isi
Contoh : Sehubungan dengan….
c) Penutup
Contoh : Hormat saya,

9. Salam Penutup
Contoh : Atas perhatian Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

10. Nama jelas pengirim dan tanda tangan
Contoh :

11. Tembusan (jika ada)
Contoh :

Ragam Bahasa Surat Resmi
1. Sesuai Kaidah Ejaan yang Disempurnakan
2. Ide yang satu kesatuan
3. Koheren
4. Bervariasi
5. Logis
6. Singkat
7. Padat
8. Jelas

Contoh Menyunting Surat Perjanjian Jual-Beli


Contoh Menyunting Surat Kuasa


Analisis Surat Perjanjian Jual Beli
Dari kedua contoh di atas dapat kita simpulkan adanya perbedaan dari penulisan dan isinya. Mari kita analisis surat perjanjian jual beli di atas, yaitu:
1. Tempat dan tanggal surat harus dipisahkan dengan menggunakan tanda koma (,)
2. Alamat dalam haruslah menggunakan Yth bukan Yang Terhormat.
3. Alamat dalam tidak menggunakan tanda titik (.)
4. Kalimat pada penutup surat haruslah menggunakan kata “mengucapkan” sebagai bentuk aktif.

Analisis Surat Kuasa
Dari kedua contoh di atas dapat kita simpulkan adanya perbedaan dari penulisan dan isinya. Mari kita analisis surat kuasa di atas, yaitu:
1. Penulisan kata Nama, Pekerjaan, dan Alamat harus menggunakan huruf kecil sebagai bagian dari kalimat di atasnya.
2. Penulisan nama, pekerjaan, dan alamat harus menggunakan huruf besar sehingga menjadi struktur kalimat yang utuh.
3. Diantara pemberi kuasa dan penerima kuasa harus menggunakan keterangan “memberi kuasa kepada” sebagai bentuk resmi dari surat kuasa.
4. Penulisan nominal uang harus lengkap dengan menggunakan angka dan huruf.

Poin Penting

Surat kuasa adalah merupakan surat yang berisi pelimpahan kewenangan dengan menggunakan aturan baku penulisan surat kuasa.

Menyunting Surat Perjanjian Jual-Beli dan Surat Kuasa | lookadmin | 4.5