Menyunting Karya Tulis

Advertisement

Menyunting Karya Tulis – Siswa mampu menulis karya ilmiah seperti hasil pengamatan dan penelitian.

Tujuan
Siswa mampu menulis karya ilmiah dan menyuntingnya menjadi karya yang benar.

Dalam proses penulisan karya tulis ilmiah, proses penyuntingan merupakan suatu hal yang sangat penting dilakukan. Penyuntingan bisa diartikan sebagai aktivitas untuk menyiapkan naskah dan hal lainnya agar karya tulis tersebut bisa diterbitkan atau diedarkan. Bisa dikatakan, suatu karya tulis ilmiah yang baik akan mampu lolos dari proses penyuntingan (editing) karya tulis ilmiah.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses penyuntingan karya tulis ilmiah.

• Memahami hakikat dari penyuntingan karya tulis ilmiah
Penyuntingan merupakan suatu aktivitas penyiapan naskah agar lebih siap untuk dipublikasikan dalam bentuk cetakan. Penyuntingan dilakukan dengan memperhatikan tata penyajian dari karya tulis ilmiah. Seseorang yang akan melakukan penyuntingan terhadap sebuah karya tulis ilmiah hendaknya memahami serta menghayati eksistensi profesionalisme dalam penyuntingan yang meliputi hal-hal berikut.
o Memahami teknik penulisan;
o Meyakini bahwa topik yang ditulis bisa memberikan pencerahan untuk pembaca;
o Objektif serta jernih dalam menyikapi setiap perbedaan.

• Penyuntingan isi atau materi
Isi atau materi dalam sebuah karya tulis akan sangat mempengaruhi diterima tidaknya karya tulis ilmiah tersebut. Oleh karena itu, ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam penyuntingan isi, seperti perbaikan daya tarik, penggunaan bahasa yang komunikatif, penggunaan tatakrama penulisan, perombakan alinea (jika diperlukan), serta penggunaan dan penulisan yang sangat bersahabat.

• Penyuntingan paragraf
Dalam penyuntingan paragraf ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:
o Tindakan penting dalam karya tulis diungkapkan dengan kata kerja yang tepat, bukan kata benda.
o Letakkan informasi yang lebih pendek (singkat) sebelum informasi yang kompleks dan panjang.
o Pelihara kesatuan antarparagraf.
o Letakkan informasi yang familiar dengan pembaca serta berulang di awal kalimat.
o Letakkan informasi yang baru dan yang tidak terduga di akhir kalimat, serta beri penekanan.
o Peliharan koherensi (kepaduan) isi paragraf

• Penyuntingan outline
Struktur outline (ragangan) akan bergantung dengan banyaknya hal yang berkaitan dengan tujuan penulisan karya tulis serta kehendak dari penulis. Hal yang harus diperhatikan yaituoutline harus selalu mengutamakan penjelasan masalah serta tujuan karya tulis agar setiap pembaca bisa mengetahui apa yang akan ditemukannya dalam karya tulis tersebut.

• Penyuntingan Kebahasaan
Umumnya, dalam segi sintagmatik penyebab dari kesalahan berbahasa disebabkan oleh faktor kurangnya konsentrasi dan perhatian dan faktor kurangnya pengetahuan kebahasaan. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam editing kebahasaan ini antara lain:
o Campur bahasa atau interferensi (sesekali menggunakan istilah dalam bahasa lain).
o Bilingualisma atau kedwibahasaan (menggunakan dua bahasa).
o Pemerolehan bahasa (cara memperoleh bahasa).

Poin penting

• Penyuntingan dilakukan dalam hal materi dan teknik penulisan.
• Penyuntingan dilakukan setelah penulisan karya tulis ilmiah dilakukan.

Advertisement
Menyunting Karya Tulis | lookadmin | 4.5