Close Klik 2x

Menyampaikan Laporan Perjalanan Secara Lisan

Advertisement

Menyampaikan Laporan Perjalanan Secara Lisan – Siswa mampu menyampaikan laporan perjalanan secara lisan

Kamu telah mendapatkan semua materi tentang laporan perjalanan mulai dari cara mengidentifikasinya, menulis laporan perjalanan, penjelasan sistematikanya, menganalisis pola urutan waktu, ruang, dan topiknya, serta menemukan pokok-pokoknya. Apakah kamu sudah memahami semua materi itu?

Jika kamu telah memahaminya, pada pembahasan terakhir ini kamu akan belajar cara menceritakan perjalanan yang pernah kamu alami menjadi sebuah laporan perjalanan. Kamu harus bisa mempresentasikan laporan perjalananmu di depan kelas dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Namun, sebagaimana kita ketahui bahwa laporan perjalanan terdiri atas dua bentuk, yaitu bentuk narasi dan bentuk formal. Penulisan laporan bentuk narasi cukup sederhana, yaitu terdiri atas judul dan beberapa paragraf, tanpa menggunakan sistematika yang banyak, sedangkan penulisan laporan bentuk formal harus memperhatikan sistematika yang berlaku sebagaimana yang telah kamu pelajari sebelumnya. Bahkan untuk laporan bentuk formal yang digunakan dalam hal-hal tertentu terdiri dari beberapa halaman dan terkadang sangat tebal. Oleh karena itu, laporan perjalanan yang akan kamu coba presentasikan adalah laporan berbentuk narasi.

Ketika kamu mempresentasikan laporan perjalanan dalam bentuk narasi, kamu harus memberikan informasi yang jelas dan rinci kepada orang lain agar dapat menjadi informasi bermanfaat, baik bagi pendengar maupun pembaca.

Meskipun laporan perjalanan berbentuk narasi lebih mudah disampaikan, kamu tetap harus menyampaikan hal-hal berikut ini.

  1. Judul laporan
  2. Waktu
  3. Tempat yang dikunjungi
  4. Hasil perjalanan

Pada dasarnya, bagian-bagian di atas telah kamu pelajari pada materi sebelumnya, bukan? Jadi, pasti kamu akan lebih mudah untuk membuatnya. Akan tetapi, kamu juga jangan lupa bahwa presentasi laporan perjalananmu harus menggunakan bahasa yang Indonesia baik dan benar. Selain itu, gunakan bahasa yang menarik, lugas, dan komunikatif agar orang lain pun tertarik untuk mendengarkannya atau membacanya.

Perhatikan Contoh

Supaya lebih jelas, simaklah contoh laporan perjalanan berbentuk narasi berikut ini!

Poin Penting

  1. Laporan perjalanan terdiri atas dua bentuk, yaitu: 1) Bentuk narasi yang terdiri atas judul dan beberapa paragraf; 2) Bentuk formal yang harus memperhatikan sistematika yang berlaku.
  2. Mempresentasikan laporan perjalanan dalam bentuk narasi harus memberikan informasi yang jelas dan rinci kepada orang lain agar dapat menjadi informasi bermanfaat, baik bagi pendengar maupun pembaca.
  3. Mempresentasikan laporan perjalanan dalam bentuk narasi harus menyampaikan judul laporan, waktu, tempat yang dikunjungi, dan hasil perjalanan.
  4. Mempresentasikan laporan perjalanan harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, menarik, lugas, dan komunikatif.
Menyampaikan Laporan Perjalanan Secara Lisan | lookadmin | 4.5