Menulis Puisi Berdasarkan Rima

Menulis Puisi Berdasarkan Rima – A. Definisi

Menulis adalah melahirkan pikiran atau perasaan. Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta larik dan bait (KBBI.2001: 903). Rima adalah pengulangan bunyi berselang, baik di dalam larik maupun pada akhir larik sajak yang berdekatan. Jadi dapat di pahami bahwa menulis puisi berdasarkan rima adalah menulis puisi berdasarkan bunyi akhir yang sama.

B. Macam-macam rima

1. Berdasarkan persamaan bunyi

a. Rima Sempurna : persamaan bunyi pada suku-suku akhir.
da-tang ►petang de-ras ► ke-ras

b. Rima Tak Sempurna : rima pada sebagian suku-suku akhir saja.
da-ku ►lalu ha-ti ►kami

c. Rima Terbuka : rima berakhir dengan vokal yang sama.
ta-ri ba-ra ku-tu

d. Rima Tertutup : rima berakhir dengan bunyi konsonan yang sama.
ma-lam ge-tar hi-lang

e. Rima Asonansi : terdapat pada asonansi vokal tengah kata.
pu-an la-in pa-ut

2. Berdasarkan Letak Kata dalam Baris

a. Rima Awal : rima pada awal baris pada bait puisi.

Bukan beta bijak berperi,
Bukan beta budak negeri,

b. Rima Tengah : rima di tengah baris pada bait puisi.

Dari Bintan ke Tanjung Kandis, Berlayar ditimang angin utara. Lagi berhadapan mulutnya manis, Baik belakang lain bicara.

c. Rima Akhir : rima di akhir baris pada bait puisi.

Dari mana punai melayang Dari sawah turun ke padi Dari mana kasih sayang, Dari mata turun ke hati.

d. Rima Tegak : rima pada bait-bait puisi yang dilihat secara menegak.

Setelah didengar raja bestari Murka baginda tidak berperi

e. Rima Datar : rima pada baris puisi yang dilihat secara mendatar.

Kami menanti hari ke hari Terlukis di awang awan gemawan

f. Rima Berpeluk : rima tersusun sama antara akhir larik 1= 4, larik 2=3 sebait.

Bersama-sama bunga digubah Menjadi rangkaian halus pewangi Dan pulang kita bersuka hati Di kala surya terbenam merah

g. Rima Bersilang : rima tersusun sama antara akhir larik 1=3, 2=4 sebuah bait.

Beri hamba sedekah, O, tuan Belum makan dari pagi Tolonglah patik, wahai tuan Seteguk air, sesuap nasi

h. Rima Kembar : rima tersusun sama pada akhir dua larik puisi.

Ketika aku mulai membujur
Berbaring di tempat tidur
Bisikku : Ya Allah Kudus
Berilah aku mimpi yang bagus

i. Rima Patah : rima tersusun tidak menentu pada akhir larik-larik puisi.

Sekali berasa jua aku rindu
Kutulis surat padanya
Tetapi sebelum kerjaku sudah
Aku telah diajak temanku pergi

C. Contoh Soal dan Pembahasan

Habis kikis
Segala cintaku hilang terbang
Pulang kembali aku padamu
Seperti dahulu

Dalam larik Habis kikis terdapat rima …
A. Rima sempurna
B. Rima asonansi
C. Rima terbuka
D. Rima tertutup
E. Rima disonansi

Pembahasana :

Jawaban D benar, karena Habis kikis bila dipenggal menjadi ha-bis ki-kis.

Jawaban yang salah, karena :

  • Rima sempurna merupakan persamaan bunyi pada suku akhir kata.
  • Rima asonansi merupakan persamaan bunyinya di pertengahan kata.
  • Rima terbuka habis kikis berakhiran konsonan, bukan vokal.
  • Rima disonansi, persamaan bunyi dikonsonan awal, tengah, maupun akhir.
Menulis Puisi Berdasarkan Rima | lookadmin | 4.5