Mengungkap Persetujuan dan Penolakan

Advertisement

Mengungkap Persetujuan dan Penolakan – Siswa mampu mengungkapkan persetujuan atau penolakan.

Sumber: www.photobucket.com

Dalam gambar di atas tampak para siswa sedang melaksanakan ujian nasional (UN) menggunakan komputer. Ujian yang disebut Computer Based Test (CBT) ini mulai diberlakukan pada tahun 2015 di beberapa daerah. Hanya beberapa sekolah yang dianggap memenuhi persyaratan yang dapat melaksanakan CBT. Sekolah lainnya tetap melaksanakan UN dengan sistem manual (kertas).

Bagaimana pendapatmu? Apakah kamu setuju jika UN dilaksanakan dengan CBT? Jika setuju, kemukakan alasanmu. Jika kamu tidak setuju pun sebutkan alasan yang mendukung pendapatmu itu.

Berikut contoh alasan-alasan yang dapat kamu kemukakan untuk mendukung persetujuan.
– Ujian dengan CBT memiliki tingkat akurasi yang tinggi sehingga mengurangi potensi kecurangan
– Dengan ujian CBT, pemerintah dapat menghemat anggaran dibandingkan dengan ujian dengan sistem manual (kertas)

Ajaklah temanmu berdiskusi. Kamu dapat memulai memberikan pendapat. Dengarkan pendapat teman-temanmu yang lain. Dalam sebuah diskusi, perbedaan pendapat lazim terjadi. Hal terpenting adalah tata cara diskusi yang baik harus tetap diperhatikan. Ungkapkan persetujuan atau penolakan secara santun dengan kalimat persetujuan atau penolakan yang baik dan benar.

Kalimat persetujuan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan kesepakatan terhadap pendapat orang lain dalam sebuah diskusi. Kalimat persetujuan ditandai dengan kata-kata atau frasa persetujuan, seperti: setuju, menyetujui, sepakat, senada, dan sebagainya. Dalam sebuah diskusi, kalimat persetujuan digunakan untuk memperkuat pendapat orang lain, menyampaikan kesamaan pikiran, dan mendukung gagasan yang dikemukakan orang lain.

Kalimat penolakan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan sanggahan atau ketidakterimaan terhadap pendapat orang lain dalam sebuah diskusi. Kalimat penolakan atau sanggahan ditandai dengan kata-kata atau frasa ketidakterimaan, seperti: tidak setuju, tidak sependapat, kurang setuju, membantah, menolak, dan sebagainya. Dalam sebuah diskusi, kalimat penolakan digunakan untuk membantah atau menyanggah pendapat orang lain, meminta penjelasan lebih lanjut dari gagasan orang lain, atau memberikan pendapat baru yang berbeda dengan pendapat orang lain.

Baik kalimat persetujuan maupun penolakan, keduanya harus disampaikan dengan menggunakan etika dalam diskusi. Ungkapan persetujuan dan penolakan harus disampaikan secara santun dengan menggunakan kalimat yang baik dan benar. Kalimat persetujuan atau penolakan harus bersifat objektif, yaitu sesuai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi perasaan pribadi. Maka, persetujuan atau penolakan tersebut juga harus bersifat argumentatif, yaitu disampaikan berdasarkan argumen atau pendapat yang kuat karena disertai dengan data dan fakta.

Perhatikan!

Jika kamu ingin mengungkapkan kalimat penolakan dalam sebuah diskusi harus diperhatikan beberapa hal berikut.
1. Sampaikan ungkapan penolakan dengan santun;
2. Hindari penolakan karena unsur subjektif, yaitu unsur yang berdasarkan perasaan pribadi;
3. Perhatikan intonasi saat bicara agar tetap tenang tanpa melibatkan emosi;
4. Sebaiknya awali penolakan dengan kata-kata maaf …, pendapat Anda baik hanya saja menurut saya …, dan sebagainya.

Berikut contoh-contoh kalimat persetujuan yang biasa digunakan dalam diskusi.
– “Pendapat Anda sesuai dengan pendapat saya”
– “Saya sependapat dengan apa yang Anda kemukakan”
– “Saya setuju dengan pendapat Anda”
– “Apa yang Anda sampaikan sama dengan pemikiran saya”

Berikut adalah contoh-contoh kalimat penolakan atau sanggahan yang biasa digunakan dalam diskusi.
– “Maaf, saya kurang sependapat dengan Anda”
– “Saya kira, pernyataan Anda perlu dilengkapi data dan fakta yang lengkap”
– “Saya tidak setuju dengan apa yang Anda sampaikan”
– “Saya tidak sepakat dengan pendapat Anda”

Selain contoh di atas, masih banyak kalimat-kalimat yang menunjukkan persetujuan atau penolakan. Hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan ungkapan harus disertai alasan yang relevan. Jika kamu menyetujui pendapat temanmu, maka kemukakan alasan-alasan yang mendukung sikap kamu tersebut. Sebaliknya, jika menolak atau tidak menyetujui pendapat temanmu, berikan alasan-alasan yang mendukung penolakan tersebut.

Poin Penting

  1. Dalam sebuah diskusi, peserta dapat mengajukan pendapatnya berupa persetujuan atau penolakan terhadap pendapat yang dikemukakan peserta lain.
  2. Kalimat persetujuan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan kesepakatan terhadap pendapat orang lain dalam sebuah diskusi.
  3. Kalimat penolakan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan sanggahan atau ketidakterimaan terhadap pendapat orang lain dalam sebuah diskusi.
Advertisement
Mengungkap Persetujuan dan Penolakan | lookadmin | 4.5