Mengomentari Kutipan Novel

Mengomentari Kutipan Novel – Siswa mampu mengomentari kutipan novel remaja

Mengomentari berarti memberikan tanggapan atau kritik terhadap sesuatu, begitu pun terhadap novel. Saat kita mengomentari sebuah novel artinya kita sedang mengapresiasinya, yaitu menikmati, menghayati, lalu menilainya. Namun, mengomentari novel tidak bisa begitu saja dilakukan. Ada langkah-langkah tertentu agar komentar yang kita sampaikan sesuai dengan isi atau cuplikan novel yang disampaikan. Langkah-langkah tersebut ialah sebagai berikut.

  1. Membaca seluruh isi novel
    Bacalah novel sampai tuntas, bahkan kalau perlu berulang-ulang agar kita memahami benar isi novel tersebut. Ketika kita benar-benar paham, secara otomatis kita pun akan mudah menemukan semua unsur intrinsik yang terkandung dalam novel. Tidak hanya itu, kita pun akan menemukan keunikan novel tersebut jika dibandingkan dengan novel lainnya.
  2. Mengenali pemaparan isi novel
    Setiap novel pasti memiliki teknik pemaparan yang berbeda. Hal itu disebabkan kebiasaan pengarang dalam menyampaikan karyanya sehingga teknik pemaparan pun bisa ikut dikomentari oleh kita.
  3. Memberikan komentar terhadap novel
    Bagian ini dilakukan jika kita telah memahami isi atau cuplikan novel yang telah kita baca. Kita bisa mengomentari beberapa hal seperti tema, tokoh, latar, alur, watak, pesan, teknik pemaparan, hal menarik sebagai kelebihan, atau bahkan kekurangan yang kita temukan dalam isi novel.

Perhatikan Contoh

Sebagai contoh, perhatikan cuplikan novel berikut ini!

Untuk selamanya Joon Suh tak akan melupakan Laut Hwa Jin Po ini. Ketika di Amerika, tempat yang dirindukannya adalah Laut Hwa Jin Po. Dulu, ini adalah tempat Eun Suh menumpahkan air mata dan tempat mengucapkan perpisahan. Eun Suh mengatakan, bila ada kehidupan yang akan datang maka dia ingin berubah menjadi sebuah laut…. Pada saat itu Eun Suh bertanya begini kepada Joon Suh, “Kak, bila ada kehidupan yang akan datang, kamu ingin menjadi apa?” Eun Suh melanjutkan berbicara, “Jika aku, aku ingin berubah menjadi laut. Namun, aku tidak mau menjadi laut yang di tempat lain, ingin menjadi Laut Hwa Jin Po ini saja…”
“Laut?”
“Ng, laut! Asalkan melihat laut, hatiku berubah menjadi tenang, dan alasanku sebenarnya ingin berubah menjadi laut adalah …” Eun Suh berhenti berkata, menatap Joon Suh. “Laut, bukankah selalu ada di sini? Tidak akan berubah menjadi padang pasir di pagi hari, juga tidak akan tidak menyisakan setetes air lalu pergi menghilang. Jika benar ada kehidupan yang akan datang, aku berharap dapat sama seperti laut ini, senantiasa di tempat yang sama, tidak ingin berpisah dengan siapa pun …”
“Kak, jika ingin bertemu denganku, datang saja ke tepi laut yang berwarna perak ini. Pada saat kamu datang, aku akan ada. Kita akan dapat saling bertemu ….”

(Oh Soo Yeon, Di Sanalah Kenangan Terowongan Biru)

Setelah membaca cuplikan novel terjemahan tersebut, kita bisa memberikan komentar seperti berikut.

Teknik pemaparan dalam novel terjemahan di atas terlalu kaku jika dibandingkan dengan novel Indonesia. Hal itu mungkin bisa saja karena penerjemah novel tersebut terlalu formal dalam menerjemahkan novel aslinya, yaitu dari bahasa Korea menjadi bahasa Indonesia. Akan tetapi, sepertinya akan lebih baik jika bahasanya dibuat fleksibel, yakni tetap formal, tetapi dengan diksi yang lebih ringan dan tidak terlalu kaku.

Dari komentar di atas, kita dapat mengetahui bahwa hal yang dikomentari adalah teknik pemaparan novel tersebut berdasarkan diksinya. Selanjutnya, kalian bisa mencoba mengomentari hal lain sesuai keinginan kalian di samping mengomentari teknik pemaparan seperti di atas.

Poin Penting

1) Mengomentari novel berarti memberikan tanggapan, saran, atau kritik terhadap novel tersebut.
2) Langkah yang dilakukan dalam mengomentari novel adalah sebagai berikut.

  • Membaca seluruh isi novel untuk menemukan semua unsur intrinsik yang terkandung dalam novel serta keunikan novel tersebut jika dibandingkan dengan novel lainnya.
  • Mengenali pemaparan isi novel.
  • Memberikan komentar terhadap novel, seperti megomentari tema, tokoh, latar, alur, watak, pesan, teknik pemaparan, hal menarik, atau bahkan kekurangan yang kita temukan dalam isi novel.
Mengomentari Kutipan Novel | lookadmin | 4.5