Close Klik 2x

Mengidentifikasi Jenis-Jenis Gaya

Advertisement

Mengidentifikasi Jenis-Jenis Gaya – Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang resultan gaya. Pada topik ini kalian akan belajar tentang jenis-jenis gaya dalam fisika serta karakter masing-masing.

1. Gaya Sentuh dan Gaya Tak Sentuh

Ketika kalian mendorong meja, pasti ada kontak langsung antara gaya yang kalian berikan dengan meja bukan? Gaya yang demikian disebut sebagai gaya sentuh. Gaya sentuhdidefinisikan sebagai gaya yang bekerja pada suatu benda karena adanya kontak langsung dengan benda tersebut. Contoh lain gaya sentuh misalnya gaya gesek antara dua permukaan benda.
Cobalah amati sebuah benda yang kalian lepaskan dari sebuah ketinggian. Mengapa benda tersebut tertarik ke bumi? Adakah kontak langsung saat benda menuju tanah dengan bumi? Gaya yang demikian ini disebut sebagai gaya tak sentuh. Gaya tak sentuh dapat didefinisikan sebagai gaya yang bekerja tanpa adanya kontak langsung dengan benda tersbut. Contoh lain gaya tak sentuh misalnya gaya magnetik.

2. Contoh Gaya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berikut ini adalah beberapa contoh gaya yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

a. Gaya Normal

Ketika kalian meletakkan sebuah benda di atas lantai maka berat benda tersebut akan menekan lantai dan berlaku sebaliknya. Lantai akan menahan berat benda tersebut. Gaya yang diberikan lantai kepada benda inilah yang disebut sebagai gaya normal. Arah gaya normal selalu tegak lurus bidang sentuhnya. Perhatikan Gambar di bawah ini.

b. Gaya Gesek

Ketika kalian mendorong lemari di atas lantai kasar, mengapa lemari tidak langsung bergerak? Hal ini karena adanya gaya gesek antara kaki-kaki lemari dengan lantai. Semakin kasar permukaan lantai, semakin sulit menggeser lemari tersebut. Hal ini berarti semakin besar gaya gesek yang timbul. Gaya gesek didefinisikan sebagai gaya yang timbul antara dua permukaan benda. Arah gaya gesek selalu melawan arah gerak benda.

Pada gambar di atas, tampak sebuah benda digerakkan ke kanan dengan gaya F. Pada saat yang sama, akan timbul gaya gesek antara permukaan benda dengan lantai. Faktor yang mempengaruhi besarnya gaya gesek adalah koefisien gesek antara permukaan bidang sentuh. Semakin kasar permukaan bidang sentuh, semakin besar pula koefisien gesek antara kedua permukaan tersebut. Gaya gesek ada yang bersifat merugikan dan menguntungkan. Gaya gesek yang merugikan dapat dilihat pada roda kendaraan bermotor. Semakin lama, permukaan roda akan semakin aus. Pada beberapa kasus, gaya gesek akan menguntungkan manusia.

c. Gaya Pegas atau Gaya Elastis

Gaya pegas adalah gaya yang timbul pada pegas atau benda-benda yang bersifat elastis akibat adanya gaya luar yang bekerja padanya. Sifat gaya pegas ini selalu melawan gaya dari luar. Untuk memahami gaya keberadaan gaya pegas ini, cobalah tarik seutas karet. Apa yang kalian rasakan? Kalian akan merasa ada gaya yang melawan tarikan bukan? Gaya yang kalian rasakan itulah yang disebut sebagai gaya pegas.

d. Gaya Sentripetal

Gaya sentripetal adalah gaya yang timbul pada benda yang bergerak melingkar. Arah gaya ini selalu menuju ke pusat lingkaran.

Gaya sentripetal menentukan agar benda tetap bergerak pada lintasan lingkaran.

e. Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi adalah gaya interaksi antara dua buah benda. Kalian telah mengenal gaya gravitasi bumi bukan ? gaya inilah yang menyebabkan benda-benda di permukaan bumi akan tertarik dan jatuh. Pada dasarnya, gaya gravitasi bekerja pada semua benda di jagat raya ini. Besarnya gaya gravitasi ini dirumuskan oleh Sir Isaac Newton dan dikenal sebagai hukum gravitasi semesta. Besarnya gaya gravitasi sebanding dengan massa benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya. Artinya, semakin besar massa kedua benda, semakin besar pula gaya gravitasi antara keduanya dan semakin jauh jarak kedua benda, semakin kecil gaya gravitasi antara keduanya. Gaya gravitasi di suatu tempat akan berpengaruh pada gaya berat benda di tempat tersebut.

f. Gaya Magnetik

Gaya magnetik bekerja karena adanya medan magnet di sekitar benda-benda yang bersifat magnetik. Misalnya jika kalian dekatkan magnet di sekitar serpihan logam, maka serpihan logam tersebut akan tertarik dan menempel pada magnet.

g. Gaya Elektrostatik

Gaya elektrostatik adalah gaya tarik menarik atau tolak menolak yang bekerja pada partikel bermuatan lisrik. Jika muatannya sejenis, akan tolak menolak dan jika muatan berlawanan jenis, akan tarik menarik. Gaya elektrostatik juga disebut sebagai gaya Coloumb.

h. Gaya Nuklir

Gaya nuklir disebut juga gaya inti. Gaya ini bekerja pada inti-inti atom dengan jarak yang sangat dekat. Gaya inti inlah yang mengikat inti-inti atom sehingga diperlukan energi yang sangat besar untuk memisahkan partikel-partikel penyusunnya. Ketika partikel penyusunnya meninggalkan inti atom, akan dihasilkan energi yang sangat besar yang disebut energi nuklir.

Mengidentifikasi Jenis-Jenis Gaya | lookadmin | 4.5