Close Klik 2x

Mengidentifikasi Fakta dan Opini

Advertisement

Mengidentifikasi Fakta dan Opini – Siswa dapat mengidentifikasi ide pokok teks nonsastra dari berbagai sumber melalui teknik membaca ekstensif.

Seringkali kita mendengar kata fakta dan opini. Namun, pernahkah kita berpikir apa yang membedakan suatu pernyataan dikatakan fakta dan dikatakan opini?
Fakta ialah sebuah pernyataan yang telah terjadi dan telah terbukti kebenarannya. Sedangkan opini pernyataan yang masih merupakan wacana/pandangan, pendapat, perkiraan terhadap sesuatu. Sehingga opini belum ditentukan kebenarannya.

Fakta dan opini dapat kita jumpai pada sebuah tajuk rencana, berita, ataupun artikel dalam sebuah teks nonsastra.

Mari kita amati contoh di bawah ini!

Contoh 1 :
Mocaf (Modification of Cassava) merupakan jenis tepung dari singkong. Lokasi berdirinya pabrik sebaiknya tidak terlalu jauh dari perkebunan singkong dan air. Hal ini dimaksudkan agar singkong yang diolah masih segar dan pencampuran air yang banyak dapat membuat kualitas tepung lebih baik.

Paragraf di atas merupakan pernyataan opini. Mengapa demikian?
1. Pada kalimat ke-2 memakai kata sebaiknya.
Selain kata sebaiknya opini juga ditandai dengan kata seharusnya, diperkirakan, kemungkinan, prediksi, dsbnya.
2. Pada kalimat ke-2 dan ke-3 ada pernyataan yang belum bisa dibuktikan kebenarannya:
• Kalimat ke-2 : Lokasi berdirinya pabrik sebaiknya tidak terlalu jauh dari perkebunan singkong dan air
• Kalimat ke-3 : Hal ini dimaksudkan agar singkong yang diolah masih segar dan pencampuran air yang banyak dapat membuat kualitas tepung lebih baik.

Contoh 2 :
Dikeluarkannya SK Memperindag (Menteri Perindustrian dan Perdagangan) tentang ETPIK (Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanan) ternyata dimanfaatkan oleh oknum untuk memperoleh keuntungan pribadi. Mereka memberikan pengumuman kepada sejumlah perusahaan agar surat ijinnya segera terbit dengan cara membayar sebesar 3-5 juta rupiah.

Paragraf di atas merupakan pernyataan fakta. Mengapa demikian?
1. Pada kalimat ke-1 memakai kata dikeluarkannya, ternyata
Pada kalimat ke-2 memakai kata memberikan
Selain kata di atas fakta biasanya memakai kata telah terjadi, hari ini, hasilnya, dsbnya.
2. Pada kalimat ke-1 dan ke-2 ada pernyataan yang sudah terjadi:

• Kalimat ke-1 : Dikeluarkannya SK Memperindag (Menteri Perindustrian dan Perdagangan) tentang ETPIK (Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanan) ternyata dimanfaatkan oleh oknum untuk memperoleh keuntungan pribadi

• Kalimat ke-2 : Mereka memberikan pengumuman kepada sejumlah perusahaan agar surat ijinnya segera terbit dengan cara membayar sebesar 3-5 juta rupiah.

Poin Penting

  1. Fakta ialah sebuah pernyataan yang telah terjadi dan telah terbukti kebenarannya. Sedangkan opini pernyataan yang masih merupakan wacana/pandangan, pendapat, perkiraan terhadap sesuatu. Sehingga opini belum ditentukan kebenarannya.
  2. Opini ditandai dengan kata sebaiknya, seharusnya, diperkirakan, kemungkinan, prediksi, dsbnya. (pendapat/ pernyataan yang belum bisa dibuktikan kebenarannya).
  3. Fakta biasanya memakai kata ternyata, telah terjadi, hari ini, hasilnya, dsbnya. (pendapat/ pernyataan yang sudah terjadi)
Advertisement
Mengidentifikasi Fakta dan Opini | lookadmin | 4.5