Close Klik 2x

Menghitung pH Larutan Penyangga Asam

Advertisement

Menghitung pH Larutan Penyangga Asam – Pada topik sebelumnya, kamu telah belajar tentang pengertian larutan penyangga. Tentu kamu masih ingat bukan? Ya, larutan penyangga atau yang sering disebut dengan larutan buffer merupakan larutan yang berfungsi untuk mempertahankan nilai pH tertentu. Larutan penyangga terbentuk dari larutan asam lemah atau basa lemah dengan asam atau basa konjugasinya. Asam konjugasi merupakan asam yang terbentuk dari basa yang telah menerima proton, sedangkan basa konjugasi adalah basa yang terbentuk dari asam yang telah melepas proton. Selanjutnya, larutan yang terbentuk dari asam lemah dan basa konjugasinya disebut dengan larutan penyangga asam, sedangkan larutan yang terbentuk dari basa lemah dan asam konjugasinya disebut larutan penyangga basa. Tahukan kamu cara menghitung pH larutan penyangga asam? Agar kamu mengetahuinya, yuk simak topik ini dengan saksama.

 Langkah-Langkah Menghitung pH Larutan Penyangga Asam 

Larutan penyangga asam adalah larutan penyangga yang terbentuk dari asam lemah dan basa konjugasinya, seperti CH₃COOH ( asam lemah ) dan CH₃COO ( basa konjugasinya ). Larutan penyangga asam memiliki pH kurang dari 7. Berikut ini merupakan langkah–langkah untuk menghitung pH larutan penyangga asam, yaitu:

1. Menentukan larutan yang merupakan asam lemah dan basa konjugasinya.

2. Menghitung jumlah mol masing–masing asam lemah dan basa konjugasinya.

3. Memasukkan nilai tersebut kedalam rumus:

[H+]=Ka.mol asammol basa konjugasi

pH=log[H+]

Apakah kamu sudah cukup paham dengan materi di atas? Agar kamu semakin paham, yuk perhatikan contoh-contoh di bawah ini.

Contoh

Hitunglah pH larutan penyangga asam yang di buat dari campuran 100 ml larutan CH₃COOH 0,2 M dengan 100 ml larutan CH₃COONa 0,4 M. ( Ka CH₃COOH = 10-5 )

Penyelesaian:

Diketahui:

CH₃COOH 0,2 M 100 ml

CH₃COONa 0,4 M 100 ml

Ka CH₃COOH = 10-5

Untuk menghitung pH larutan penyangga asam, kita gunakan langkah-langkah berikut ini.

1. Menentukan larutan yang merupakan asam lemah dan basa konjugasinya.

Asam lemah = CH₃COOH, basa konjugasi = CH₃COONa

2. Menghitung jumlah mol masing–masing asam lemah dan basa konjugasinya.

Jumlah mol CH₃COOH = M.V = 0,2 M. 100 ml = 20 mmol

Jumlah mol CH₃COONa = M.V = 0,4 M .100 ml = 40 mmol

3. Memasukkan nilai tersebut kedalam rumus:

Jadi, pH larutan penyangga asam tersebut adalah 6 – log 5.

Contoh

Sebanyak 200 ml larutan CH₃COOH 0,4 M dicampur dengan 100 ml larutan Ba(OH)₂ 0,2 M. Berapakah pH campuran tersebut? (Ka CH₃COOH = 10-5 )

Penyelesaian:

Diketahui:

CH₃COOH 0,4 M 200 ml

Ba(OH)₂ 0,2 M 100 ml

Ka CH₃COOH = 10-5

Untuk menghitung pH larutan penyangga asam, kita gunakan langkah-langkah berikut ini.

1. Menentukan larutan yang merupakan asam lemah dan basa konjugasinya.

Oleh karena Ba(OH)₂ merupakan basa kuat, maka terlebih dahulu kita tentukan basa konjugasi dari asam lemah melalui persamaan reaksi berikut.

Persamaan reaksi : 2CH₃COOH + Ba(OH)₂ → (CH₃COO)₂Ba + 2H₂O

Dari reaksi tersebut, diperoleh:

Asam lemah = CH₃COOH , basa konjugasi = (CH₃COO)₂Ba

2. Menghitung jumlah mol masing–masing asam lemah dan basa konjugasinya.

Jumlah mol CH₃COOH = M.V = 0,4 M . 200 ml = 80 mmol

Jumlah mol Ba(OH)₂ = M.V = 0,2 M .100 ml = 20 mmol

Jumlah mol sisa CH₃COOH = 40 mmol

Jumlah mol sisa (CH₃COO)₂Ba = 20 mmol

3. Memasukkan nilai tersebut kedalam rumus:

Jadi, pH larutan penyangga asam tersebut adalah 5 – log 2.

Nah, tentu sekarang kamu sudah paham dengan topik ini. Agar pemahamanmu bertambah, yuk kerjakan latihan soal-soal yang ada.

Advertisement
Menghitung pH Larutan Penyangga Asam | lookadmin | 4.5