Close Klik 2x

Menghitung Massa/Volume Gas

Advertisement

Menghitung Massa/Volume Gas – Silahkan periksa terlebih dahulu jika Anda sudah mempelajari “Massa ke Mol ke Nomor”, “Massa ke Mol ke Nomor ke Volume pada STP / LTP” dan “Menghitung Mol /Massa” sebelum mempelajari topik ini.

Seperti yang sudah Anda pelajari sebelumnya, selain memastikan Persamaan Kimia memenuhi Hukum Kekekalan Massa, persamaan yang seimbang menyediakan sandaran bagi Perhitungan Stoikiometri. Stoikiometri digunakan untuk menentukan jumlah seperti massa, mol dan volume produk gas yang dapat dihasilkan dengan memberikan reaktan dan sebaliknya.

Topik ini akan mempelajari cara menghitung massa /mol/volume gas menggunakan persamaan seimbang.

Untuk gas, menggunakan massa bukan pilihan yang tepat, tapi menggunakan suhu atau temperatur dan tekanan akan membuat mudah untuk mengukur gas. Kebanyakan gas berperilaku sama “gas ideal”. Gas Ideal memiliki partikel-partilkel yang volumenya 0 dan tidak ada gaya tarik antara partikel gas.

 

Persamaan Gas Ideal, PV = nRT, menjelaskan perilaku sebagian besar gas. P = tekanan, V = volume, n = mol dari gas, R = bilangan Universal Gas Konstan dan T = temperatur.

 

Persamaan Gas Ideal dapat disusun kembali untuk memberikan gambaran untuk volume molar (Volume 1 mol gas) dari sebuah gas ideal:

V/n = RT/P                 Jadi ketika n = 1mol:     V = RT/P

Oleh karena itu, untuk temperatur dan tekanan tertentu, volume molarnya dapat dikatakan sama untuk semua gas yang perilakunya mendekati gas ideal.

 

Molar volume gas ideal pada tekanan 1 atmosfer (101.3Kpa) adalah

22.4 L/mol at 0 °C (STP – Suhu dan Tekanan Standar)

24.5 L/mol at 25 °C (LTP – Suhu dan Tekanan Laboratorium; Suhu yang ideal untuk seseorang bekerja)

 

Berikut adalah dua contoh perhitungan stoichiometic yang melibatkan gas:

Contoh 1 – Massa produk dari volume reaktan yang bersifat gas

Berapa massa air yang dihasilkan jika 100 liter metana pada LTP direaksikan dengan kelebihan oksigen menurut persamaan: CH4(g)  +  2 O2(g)  >  CO2(g)  +  2 H2O(l)?

Dalam reaksi ini metana adalah reaktan pembatas karena ada kelebihan oksigen dan dengan demikian perhitungan didasarkan hanya pada jumlah metana.

 

Langkah-langkah perhitungan:

CH4  +  2 O2  >  CO2  +  2 H2O

Rasio mol         1     :    2    :     1    :     2

Langkah 1: Hitung mol metana = Volume/24.5 = 100 litres/24.5 = 4.08 mol.

Langkah 2: Hitung mol air yang dihasilkan = mol CH4 x rasio dari H2O /CH4 = 4.08 x 2/1 = 8.16 mol.

Hitung massa air yang dihasilkan = mol H2O x RMM air = 8.16 x ((2 x 1.0) + 16.0) = 8.16 x 18.0 = 146.9g

Massa air yang dihasilkan adalah 146.9g.

Contoh 2 – Volume produk yang bersifat gas dari massa sebuah reaktan

Berapa volume karbon dioksida pada STP yang akan dihasilkan ketika 100g sodium karbonat bereaksi dengan kelebihan asam klorida menurut persamaan: Na2CO3(s)  +  2 HCl(aq)  >  NaCl(aq)  +  CO2(g)  +  2 H2O(l)?

Langkah-langkah perhitungan:

Na2CO3  +  2 HCl  >  NaCl  +  CO2  +  2 H2O

Rasio mol         1        :      2    :     1    :    1    :     2

Langkah 1: Hitung mol natrium karbonat = massa/RMM Na2CO3  = 100g/((2 x 23.0) + 12.0 + (3 x 16.0)) = 0.943 mol.

Langkah 2: Hitung mol karbon dioksida yang dihasilkan pada STP = mol Na2CO3 x rasio dari CO2/Na2CO3 = 0.943 x 1/1 = 0.943 mol.

2 x 22.4 = 0.943  x 22.4 = 21.1 liter.

Volume karbon dioksida yang dihasilkan pada STP adalah 21.1 liter.

Menghitung Massa/Volume Gas | lookadmin | 4.5