Close Klik 2x

Menentukan Titik Stasioner Titik Belok

Advertisement

Menentukan Titik Stasioner Titik Belok Pada dua topik sebelumnya kalian sudah mempelajari tentang titik maksimum dan titik minimum. Selain dua titik tersebut, turunan juga bisa digunakan untuk menentukan titik belok. Supaya lebih jelas kalian bisa cermati penjelasan berikut.

Menentukan Titik Stasioner Titik Belok


Perhatikan grafik fungsi y = f(x) di atas.

Pada titik A, B, C, dan D dengan absis berturut-turut

menyebabkan

sehingga

merupakan nilai – nilai stasioner.


Nilai stasioner di titik B dan D.

a. Pada:


Fungsi ini mempunyai nilai stasioner belok turun

disebut titik belok.


b. Pada:

Fungsi ini mempunyai nilai stasioner belok turun

disebut titik belok.


Pada titik B atau D sering hanya disingkat nilai stasioner belok.

Selain menggunakan konsep di atas, titik belok sebuah kurva juga bisa diperoleh dengan menggunakan turunan kedua kurva tersebut. Titik belok akan diperoleh jika turunan kedua sama dengan 0.
Jika

maka

merupakan titik belok.


Apakah kalian sudah paham bagaimana menentukan titik belok sebuah kurva? Supaya kalian lebih mahir, silakan cermati contoh-contoh berikut:


Contoh 1:

Tentukan koordinat titik belok fungsi

Jawab:

untuk menentukan titik belok, berarti

Jadi,titik belok kurva

adalah


Contoh 2:

Tentukan koordinat titik belok fungsi

Pembahasan:

untuk menentukan titik belok , berarti: y” = 0

Jadi, titik belok kurva

adalah (2, -1)


Contoh 3:

Salah satu koordinat titik belok fungsi

adalah ….

Pembahasan:

untuk menentukan titik belok , berarti: y” = 0

Koordinat titik belok (1,-6)

Itulah artikel Menentukan Titik Stasioner Titik Belok. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda, baca juga artikel terkait lainnya.

Advertisement
Menentukan Titik Stasioner Titik Belok | lookadmin | 4.5