Menceritakan Kembali Isi Cerpen

Advertisement

Menceritakan Kembali Isi Cerpen – A. Definisi

Cerita pendek adalah sebuah karangan yang menceritakan tentang suatu alur cerita yang memiliki tokoh cerita dan situasi cerita terbatas. Sebuah cerpen biasanya akan langsung mengarah ke topik utama cerita karena memang alur ceritanya cuma sekali dan langsung tamat. Cerita pendek dapat diceritakan kembali dalam bentuk yang lain. Biasanya lebih singkat tetapi inti dari cerita pendek tersebut masih sama.

B. Langkah-langkah menceritakan kembali isi cerpen:

1. Sebelum kita menceritakan kembali isi cerpen kita harus tahu bentuk tahapan alurnya

a. Alur maju: alur cerita ini biasanya yang paling sering muncul, alur ini menceritakan cerpen dari penampilan masalah, kemudian klimaks, dan diselesaikan dengan penyelesaian masalah.
b. Alur mundur: alur ini menceritakan cerpen yang secara tiba-tiba terjadi konflik/klimaks dan dilanjutkan dengan penyelesaian, setelah penyelesaian terdapat flash back yaitu penampilan masalah apa yang sedang terjadi.
c. Alur campuran: alur ini adalah campuran dari alur maju dan alur mundur. Susunannya dapat diganti dan disusun ulang tanpa berurutan. Namun, apapun awalnya penyelesaian akan tetap hadir di bagian belakang.

2. Setelah itu rangkailah isi cerpennya dengan menggunakan tahapan alurnya yaitu :
a. Eksposisi meliputi :Apa yang terjadi, Siapa yang terlibat, Di mana dan kapan terjadi, apa yang mendorong terjadi perubahan peristiwa?
b. Konflik awal: Apa yang menyebabkan terjadi konflik, siapa saja yang berkonflik, apa yang menyebabkan konflik merumit?
c. Komplikasi meliputi :Apa yang mendorong konflik menjadi makin meruncing, bagaimana perubahan jalan pikiran dan sikap tokoh?
d. Klimaks meliputi :Bagaimana akhir konflik, Bagaimana jalan keluar yang dipilih atau dialami masing-masing tokoh?
e. Penurunan lakuan meliputi :Bagaimana sikap tokoh menerima perubahan nasibnya?
f. Penyelesaian meliputi : Bagaimana akhir nasib para pelaku ?

C. Contoh Soal dan Pembahasan

Dia juga melempari saya dengan barang-barang, yang kebetulan ada di dekatnya. Botol saus, gelas, piring, bantal, buku, jambangan bunga, lampu meja, sepatu, kursi…. Dia juga suka mencakar. Bidadari seharusnya tidak mencakar dan tidak punya cakar. Tapi dia mencakar. Memang bidadari yang langka. Sekarang saya bisa tersenyum membicarakannya. Tapi di saat kejadian, dunia ini seperti teraduk-aduk, berantakan sekali. Benda-benda bertaburan di sana dan di sini, seperti telur-telur ayam pecah.

Cerpen di atas menceritakan tentang…
A. kekesalan dan kemarahan tokoh Dia
B. orang yang melempari barang-barang
C. bidadari yang suka mencakar
D. tokoh Dia adalah korban kekerasan
E. tokoh Dia yang sedang mencari bidadari

Pembahasan :

Jawaban A benar, karena teks di atas menceritakan kemarahan tokoh Dia kepada tokoh saya, dengan cara melempar barang-barang sehingga kamar jadi berantakan.

Advertisement
Menceritakan Kembali Isi Cerpen | lookadmin | 4.5