Close Klik 2x

Mencatat Pokok-Pokok Hasil Wawancara

Advertisement

Mencatat Pokok-Pokok Hasil Wawancara – Siswa dapat merangkum isi pembicaraan dalam wawancara dengan mencatat pokok-poko hasil wawancara dengan baik.

Sumber: https://www.flickr.com/photos/pdrcfkmui/6381842065

Saat melakukan wawancara, kita tidak hanya memikirkan tentang berbagai pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber tetapi kita perlu memperhatikan hasil wawancara tersebut. Agar hasil wawancara baik, kita perlu menyiapkan beberapa hal, misalnya kita memerlukan alat perekam agar tidak lupa dengan berbagai informasi dan mencatat pokok pembicaraan dari narasumber.

Jadi, pewawancara tidak hanya memperhatikan proses persiapan wawancara tetapi harus memperhatikan hasil akhir dari wawancara tersebut. Hasil wawancara tidak hanya sebatas sampai alat perekam dan didengarkan kembali tetapi perlu dilaporkan dalam bentuk tulisan. Laporan tersebut dapat berupa berita atau informasi penting yang dimuat di media massa dan media online.

Wawancara yang dilakukan tentu memiliki tujuan untuk menggali berbagai infomasi. Informasi tersebut ditujukan untuk masyarakat. Hasil dari wawancara dapat disampaikan kepada masyarakat, dalam bentuk langsung atau tidak langsung. Masyarakat dapat menyaksikan acara wawancara dalam audio-visual atau membacanya melalui tulisan sebagai bentuk laporan wawancara. Saat informasi wawancara disampaikan ke masyarakat umum, kita perlu mendapatkan informasi dan melakukan wawancara sebaik mungkin.

Ada beberapa hal yang dapat dijadikan panduan untuk mengikuti wawancara dengan baik, yaitu sebagai berikut.
1. Kita mampu mengidentifikasi dan mengembangkan topik wawancara untuk dijadikan pertanyaan kepada narasumber.
2. Kita perlu fokus pada kegiatan wawancara.
3. Kita perlu memperhatikan mimik, intonasi, dan bahasa tubuh saat berwawancara, baik sebagai pewawancara maupun narasumber.
4. Kita perlu menentukan inti dari setiap pertanyaan.
5. Kita perlu menentukan inti dari setiap jawaban.
6. Kita dapat merangkum isi pertanyaan dan jawaban dari kesimpulan wawancara.

Saat melakukan wawancara, kita dapat memberikan penjelasan atau laporan dari wawancara tersebut dengan mengumpulkan jawaban dari setiap pertanyaan dan menjadikannya laporan wawancara yang menarik. Laporan tersebut berisi informasi yang penting dan sesuai dengan hal yang disampaikan narasumber. Saat melaporkan hal tersebut, kita dapat melihat catatan penting yang berisi tentang pokok-pokok hasil wawancara.

Jadi, selain alat perekam, alangkah baiknya kita tetap mencatatat hal-hal penting yang bisa saja terlewat dalam alat perekam. Pokok-pokok hasil wawancara dapat ditentukan dengan memahami apa atau masalah yang dibahas dalam wawancara dan tanggapan dari narasumber. Tanggapan tersebut dapat berupa pendapat tentang menyebab suatu masalah dan cara mengatasi masalah tersebut.

Perhatikan!

Untuk lebih memahami pokok-pokok hasil wawancara, bacalah teks berikut ini dengan saksama.

Pewawancara : Bagaimana tanggul di Sungai Gajah Wong ini bisa jebol, Pak?
Narasumber : Yah, karena tanggul ini sudah tidak kuat menahan debit air sungai yang bertambah akibat hujan deras.
Pewawancara : Adakah korban jiwa dan kerugian apa saja yang dialami warga dari peristiwa ini?
Narasumber : Peristiwa ini sangat mendadak sehingga warga tidak dapat mengantisipasinya. Namun, alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Ada sebagian warga yang rugi karena kehilangan ternak dan banyak ikan yang hanyut, bahkan saluran irigasi pun rusak.

Setelah membaca teks tersebut, dapatkah kalian mencatat pokok-pokok hasil wawancaranya? Hal yang perlu diperhatikan dalam mencatat pokok-pokok pembicaraan dalam wawancara adalah perhatikanlah dengan baik wawancara atau teks wawancara tersebut. Lalu, ketahuilah hal apa atau masalah yang dibicarakan dan memahami pendapat tentang penyebab masalah dan penanggulangan masalah tersebut.

Jadi, dengan memperhatikan hal itu, pokok-pokok hasil wawancara yang dapat kalian catat dari teks tersebut adalah (1) Sungai Gajah Wong jebol karena tidak kuat menahan debit air sungai yang meningkat akibat hujan deras, dan (2) Tidak ada korban jiwa, tetapi sebagian warga mengalami kerugian karena kehilangan ternak, ikan, dan saluran irigasi rusak karena tanggul yang jebol.

Jika sedang melakukan wawancara, catatlah pokok-pokok hasil wawancara dapat dilakukan dengan menuliskan kalimat penting yang ringkas. Pokok-pokok tersebut selalu diingat dan menjadi inti dari pembahasan dalam wawancara. Selain itu, mencatat pokok-pokok hasil wawancara tidak hanya fokus terhadap masalah yang dibahas, tetapi kita dapat mencatat identitas narasumber. Kegiatan mencatat ini pun akan memudahkan kita dalam membuat laporan atau menjelaskan tentang hasil wawancara.

Poin Penting

Saat melakukan wawancara atau membaca teks wawancara, kita dapat mencatat pokok-pokok hasil wawancara. Kita dapat mencatat kembali identitas narasumber secara singkat, seperti nama, umur, dan tempat tinggal. Lalu, kita mulai mencatat masalah yang dibahas dalam wawancara. Setelah masalah, kita mencatat tanggapan dan pendapat narasumber tentang cara mengatasi masalah tersebut. Melalui pokok-pokok hasil wawancara tersebutlah, kita dapat mengambil kesimpulan dari keseluruhan wawancara tersebut.

Mencatat Pokok-Pokok Hasil Wawancara | lookadmin | 4.5