Close Klik 2x

Menanggapi Pembacaan Novel

Advertisement

Menanggapi Pembacaan Novel – Siswa mampu menanggapi pembacaan novel.


Apakah kamu gemar membaca novel? Membaca novel bisa jadi hobi yang menyenangkan. Membaca novel bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Lebih menyenangkan lagi, novel tidak hanya dapat dibaca sendiri, tapi juga dibacakan kepada orang lain bahkan khalayak umum. Membacakan novel di depan khalayak memberikan tantangan sendiri. Kita akan mendapatkan tanggapan dari orang yang menonton atau menyimaknya.

Sebaliknya, jika menonton atau menyimak pembacaan novel yang dilakukan oleh orang lain, kamu juga harus dapat menanggapi pembacaan tersebut. Menanggapi pembacaan novel melatih kamu untuk berpikir kritis dalam menilai dan menghargai karya orang lain.

Pada materi ini, kamu akan mempelajari aspek-aspek yang perlu dinilai dari pembacaan novel yang dilakukan oleh orang lain. Silakan ikuti pembahasan berikut ini!

MENANGGAPI PEMBACAAN NOVEL

Novel adalah salah satu karya sastra yang berbentuk prosa. Novel berisi kisah hidup tokoh-tokoh di dalamnya dengan segala konflik yang dialaminya. Novel memiliki isi yang lebih panjang daripada cerpen sehingga membaca novel tidak dapat dilakukan hanya dalam satu kali duduk. Selain itu, konflik yang dialami tokoh dalam novel lebih banyak daripada cerpen sehingga konflik di dalamnya cenderung menyebabkan perubahan nasib tokohnya.

Novel ditulis oleh seorang pengarang atau novelis untuk dinikmati para pembacanya. Selain itu, novel juga dapat diapresiasi dengan cara dibacakan di depan khalayak umum. Pembacaan novel biasanya dilakukan terhadap sebagian atau cuplikan isi novel. Tujuannya, agar pendengar dapat menyimak isi novel yang dianggap menarik serta mengambil pesan yang disampaikan melalui novel yang dibacakan tersebut.

Seseorang yang membacakan novel di depan khalayak umum dapat kita apresiasi dengan cara menanggapi pembacaan novel tersebut. Menanggapi pembacaan novel berarti memberikan tanggapan atau penilaian terhadap kutipan novel yang dibacakan. Penilaian tersebut meliputi dua aspek, yaitu aspek tuturan dan aspek pemahaman si pembaca tersebut terhadap isi novel yang dibacakannya.

Berdasarkan aspek tuturan si pembaca, kita dapat menilai beberapa hal yang berhubungan dengan cara si pembaca menuturkan ceritanya. Cara si pembaca menuturkan ceritanya menentukan pemahaman kita tentang isi cerita, termasuk pesan di dalam cerita tersebut. Hal-hal yang perlu dinilai antara lain sebagai berikut.

  1. Intonasi, yaitu pengaturan tinggi rendahnya suara;
  2. Artikulasi atau pelafalan, yaitu kejelasan pengucapan setiap kata;
  3. Tempo, yaitu pengaturan cepat lambatnya suara saat membacakan cerita;

Ada pun berdasarkan aspek pemahaman si pembaca terhadap isi novel, kita dapat menilai sejauh mana si pembaca memahami cerita yang dia bacakan. Pembaca cerita yang baik akan memahami isi novel yang dia baca. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa aspek berikut.

  1. Ekspresi, yaitu penghayatan isi cerita dengan menunjukkan mimik muka, bahasa tubuh, dan gerakan yang sesuai dengan isi cerita. Pembaca yang memahami isi cerita dengan baik akan menyesuaikan ekspresinya dengan pemahamannya terhadap isi cerita;
  2. Pesan, yaitu amanat atau pelajaran yang diperoleh dari cerita yang disampaikan oleh pembaca cerita. Pembaca yang memahami isi cerita dengan baik mampu membuat pendengar atau penonton memahami pesan yang disampaikan dalam cerita tersebut.

Demikian aspek-aspek yang perlu diperhatikan saat menanggapi pembacaan novel. Pembacaan novel yang baik tentu harus memperhatikan seluruh aspek di atas. Dengan begitu, penilaian yang diberikan pun akan baik.

Perhatikan Contoh

Sebagai contoh, simak pembacaan novel berikut ini!

Tanggapan

Kutipan novel tersebut bercerita mengenai seorang tokoh kakek tua yang sehari-harinya hidup sebagai garin atau penjaga surau. Kakek tersebut hidup dari sedekah dan pekerjaanya sebagai pengasah pisau. Kakek tersebut berwatak baik karena bekerja penuh ketulusan.

Pembacaan novel tersebut cukup baik. Dilihat dari aspek tuturannya, pembaca membacakan novel dengan intonasi yang sesuai dengan isi cerita, terutama saat menceritakan ketulusan si Kakek yang bekerja sebagai pengasah pisau yang sering dibayar hanya dengan ucapan terima kasih dan sedikit senyum. Artikulasi pembaca juga cukup baik sehingga kata-kata yang diucapkan terdengar jelas. Begitu pun dengan temponya, pembaca cerita membacakan cerita dengan tempo yang pas, tidak begitu cepat atau lambat.

Poin Penting

  1. Novel adalah karya sastra berbentuk prosa yang berisi kisah hidup tokoh-tokoh di dalamnya dengan segala konflik yang dialaminya;
  2. Menanggapi pembacaan novel berarti memberikan tanggapan atau penilaian terhadap kutipan novel yang dibacakan;
  3. Penilaian terhadap pembacaan novel meliputi dua aspek, yaitu aspek tuturan si pembaca dan pemahaman si pembaca tersebut terhadap isi novel yang dibacakannya.
Menanggapi Pembacaan Novel | lookadmin | 4.5