Close Klik 2x

Menafsirkan Bentuk Aljabar Rumit

Advertisement

Menafsirkan Bentuk Aljabar Rumit – Sebagian besar dari polinomial yang akan kalian hadapi adalah dalam bentuk

sederhana yang dapat kalian kenali, seperti
x2+7x+10. Polinomial ini memiliki tiga suku, yang membuatnya menjadi sebuah trinomial. Koefisen-koefisiennya juga mudah untuk ditentukan; koefisien pada x2 adalah satu dan tujuh pada x. Kalian bahkan bisa lebih jauh membahasnya dan memfaktorkan polinomialnya menjadi (x+5)(x+2), memisahkan faktor-faktor kalian.

Namun ada beberapa polinomial seperti (1x23x4)2 , yang jauh lebih rumit.

Berapa derajat fungsi ini? Polinomial jenis apa ini? Pertanyaan-pertanyaan ini tampaknya sulit, tapi jika kalian belajar bagaimana cara untuk menginterpretrasikan ekspresi/bentuk rumit, prosesnya akan menjadi jauh lebih mudah. Sekarang mari kita coba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut:

(1x23x4)2 ,Langkah awal kita, kalian mungkin tergoda untuk menyatakan bahwa fungsi ini bukanlah polinomial karena mengarah pada eksponen negatif, tapi pada kenyataannya, ini adalah sebuah polinomial (x23x4−−−−−−−−−√)2 ,Karena fungsinya diarahkan kepada eksponen negatif, kalian dapat membalikkan pembilang dan penyebutnya serta menghilangkan bentuk negatif dari eksponen

x2-3x-4, Jika kalian memangkatkan suatu bilangan yang sedang di-akar pangkat-kan, maka operasinya akan batal/dihapus

Sekarang kita dapat melihat bahwa polinomial ini adalah sebuah trinomial derajat-kedua. Ini dapat difaktorkan menjadi (x-4)(x+1). Tidak begitu sulit kan? Kuncinya adalah harus tetap sabar karena bentuk/ekspresi rumit ini seringkali membutuhkan beberapa langkah untuk menyederhanakannya menjadi bentuk-bentuk yang lebih sederhana.

Permasalahan
lainnya yang seringkali dihadapi oleh para siswa adalah konstanta yang ditulis sebagai huruf karena para siswa tidak yakin tentang berapa banyak suku di dalam polinomial. Contoh, mari tetapkan T=3. Jika
kemudian kalian melihat persamaan y=Tx, kalian akan bingung. Berapa variabelnya, T, x, atau keduanya? Namun ingat, bahwa T=3, dan persamaannya dapat ditulis sebagai y=3x, jadi hanya ada satu suku, satu variabel, dan koefisiennya adalah T atau 3.

Mari lihat satu contoh lagi:

Contoh Akhir:

Tipe berapa polinomial dari (13x27x2)2+4x3−−−√ = 2x3/249x2−−−−√ +27x6−−−−√3 ?

Polinomial ini mungkin kelihatannya sangat membingungkan, tapi jika kita mengerjakannya satu persatu, akan menjadi jauh lebih mudah diselesaikan.

Langkah Pertama: (13x27x2)2 (3x27x2−−−−−−−−−−√) 2, Singkirkan eksponen negatif 3x27x2 , Hapus pangkat dan akar pangkat, menghasilkan bentuk yang lebih sederhana Langkah Kedua: 4x3−−−√ 4 = 2, Jadi kalian dapat menulisnya ulang sebagai 2x3−−√Selanjutnya, kalian dapat menulis ulang x3−−√  sebagai x3/2 , menyisakan 2x3/2 Langkah Ketiga: 49x2−−−−√ Ini dapat menjadi proses langkah tunggal, 49−−√ = 7 dan x2−−√ = x, jadi ini dapat ditulis ulang sebagai 7x Langkah Empat: 27x9−−−−√3 Proses satu langkah lagi, 27−−√3 = 3 dan x6−−√3 =x2 , menyisakan 3x2 Langkah Lima: Sekarang mari lihat apa yang kita miliki: (3x27x2)+ (2x3/2)= (2x3/2)  (7x)+(3x2) Langkah Enam: Hapus! (3x27x2)+ (2x3/2)= (2x3/2)  (7x)+(3x2) , yang menyisakan -2 sebagai satu-satunya suku yang tersisa, jadi ekspresi/bentuk ini adalah sebuah monomial!

Advertisement
Menafsirkan Bentuk Aljabar Rumit | lookadmin | 4.5