Close Klik 2x

Membuat Larutan Penyangga

Advertisement

Membuat Larutan Penyangga – Setelah mempelajari topik pengertian larutan penyangga, Bu Silvia mengajak seluruh murid kelas XI menuju laboratorium Kimia. Di sana, Bu Silvia menjelaskan cara membuat larutan penyangga sekaligus mempraktikkannya. Kamu mau tahu apa saja yang dijelaskan Bu Silvia? Simak topik ini dengan saksama ya.

Sebelum kita membahas cara membuat larutan penyangga, mari terlebih dahulu kita mengingat kembali tentang pengertian larutan penyangga.

PENGERTIAN LARUTAN PENYANGGA

Larutan penyangga atau yang disebut juga larutan buffer atau larutan dapar adalah larutan yang dapat mempertahankan nilai pH walaupun ditambah sedikit asam, sedikit basa, atau sedikit air (pengenceran). Berdasarkan asam basa penyusunnya, larutan penyangga dibedakan menjadi 2 yaitu:

1. Larutan penyangga asam

Larutan penyangga asam adalah larutan penyangga yang terbentuk dari asam lemah dan basa konjugasinya. Larutan penyangga asam memiliki pH kurang dari 7.

Contoh: CH₃COOH (asam lemah) dan CH₃COO (basa konjugasinya).

2. Larutan penyangga basa

Larutan penyangga basa adalah larutan penyangga yang terbentuk dari basa lemah dan asam konjugasinya. Larutan penyangga basa memiliki pH lebih besar dari 7.

Contoh: NH₃ (basa lemah) dan NH₄+ (asam konjugasinya).

Nah, tentu kalian telah ingat kembali tentang pengertian larutan penyangga. Sekarang, perhatikan penjelasan tentang cara membuat larutan penyangga.

MEMBUAT LARUTAN PENYANGGA

1. Membuat larutan penyangga asam (CH₃COOH/CH₃COO⁻)

Asam lemah dapat dibuat menjadi larutan penyangga asam dengan cara menambahkan zat tertentu yang dapat memperbesar konsentrasi basa konjugasinya. Jumlah asam lemah (CH₃COOH) yang terurai hanya sebagian kecil sehingga konsentrasi CH₃COO⁻ yang terbentuk sangat kecil. Oleh karena itu, jumlah konsentrasi basa konjugasi (CH₃COO⁻) harus diperbesar agar dapat terbentuk larutan penyangga asam CH₃COOH/CH₃COO⁻.

CH₃COOH (aq) H⁺ (aq) + CH₃COO⁻ (aq)

Keterangan:

CH₃COOH = asam lemah

CH₃COO⁻ = basa konjugasi

Ada dua cara untuk memperbesar konsentrasi basa konjugasi, yaitu:

a. Menambahkan garam

Larutan penyangga asam dapat dibuat dengan menambahkan garam (contoh: CH₃COONa) kedalam larutan asam lemah (CH₃COOH ).

CH₃COONa (aq) Na⁺ (aq) + CH₃COO⁻ (aq)

Keterangan:

CH₃COONa = garam

CH₃COO⁻ = tambahan basa konjugasi

b. Menambahkan basa kuat

Larutan penyangga asam dapat dibuat dengan menambahkan basa kuat (contoh: NaOH ) kedalam larutan asam lemah (CH₃COOH) berlebih. Hal ini dilakukan agar setelah NaOH habis bereaksi, masih terdapat cukup CH₃COOH yang dapat berfungsi sebagai komponen asam larutan penyangga.

CH₃COOH (aq) + NaOH (aq) Na⁺ (aq) + CH₃COO⁻ (aq) + H₂O (l)

Keterangan:

CH₃COOH = asam lemah berlebih

NaOH = basa kuat

CH₃COO⁻ = tambahan basa konjugasi

2. Membuat larutan penyangga basa (NH₃/ NH₄⁺)

Basa lemah dapat dibuat menjadi larutan penyangga basa dengan cara menambahkan zat tertentu yang dapat memperbesar konsentrasi asam konjugasinya. Jumlah basa lemah (NH₃) yang terurai hanya sebagian kecil sehingga konsentrasi NH₄⁺ yang terbentuk sangat kecil. Oleh karena itu, jumlah konsentrasi asam konjugasi (NH₄⁺) harus diperbesar agar dapat terbentuk larutan penyangga basa NH₃/ NH₄⁺.

NH₃ (aq) + H₂O (l) NH₄⁺ (aq) + OH⁻ (aq)

Keterangan:

NH₃ = basa lemah

NH₄⁺ = asam konjugasi

Ada dua cara untuk memperbesar konsentrasi asam konjugasi, yaitu:

a. Menambahkan garam

Larutan penyangga basa dapat dibuat dengan menambahkan garam (contoh : NH₄Cl) kedalam larutan basa lemah (NH₃).

NH₄Cl (aq) NH₄⁺ (aq) + Cl⁻ (aq)

Keterangan:

NH₄Cl = garam

NH₄⁺ = tambahan asam konjugasi

b. Menambahkan asam kuat

Larutan penyangga basa dapat dibuat dengan menambahkan asam kuat (contoh: HCl) kedalam larutan basa lemah (NH₃) berlebih. Hal ini dilakukan agar setelah HCl habis bereaksi, masih terdapat sisa NH₃ yang dapat berfungsi sebagai komponen basa larutan penyangga.

NH₃ (aq) + HCl (aq) Cl⁻ (aq) + NH₄⁺(aq)

Keterangan:

NH₃ = basa lemah berlebih

HCl = asam kuat

NH₄⁺ = tambahan asam konjugasi

Agar kalian lebih paham, perhatikan beberapa contoh di bawah ini.

Contoh 1

Pada saat pembuatan larutan penyangga asam, basa kuat harus ditambahkan ke dalam larutan asam lemah berlebih. Hal ini bertujuan ….

Penyelesaian:

Pada saat pembuatan larutan penyangga asam, basa kuat harus ditambahkan ke dalam larutan asam lemah berlebih. Hal ini bertujuan agar setelah basa kuat habis bereaksi, masih terdapat cukup asam lemah yang dapat berfungsi sebagai komponen asam larutan penyangga.

Contoh 2

Jelaskan cara membuat larutan penyangga basa.

Peyelesaian:

Ada dua cara membuat larutan penyangga basa, yaitu:

a. Menambahkan garam

Larutan penyangga basa dapat dibuat dengan menambahkan garam (contoh : NH₄Cl) ke dalam larutan basa lemah (NH₃).

NH₄Cl (aq) NH₄⁺ (aq) + Cl⁻ (aq)

Keterangan:

NH₄Cl = garam

NH₄⁺ = tambahan asam konjugasi

b. Menambahkan asam kuat

Larutan penyangga basa dapat dibuat dengan menambahkan asam kuat (contoh: HCl) kedalam larutan basa lemah (NH₃) berlebih. Hal ini dilakukan agar setelah HCl habis bereaksi, masih terdapat sisa NH₃ yang dapat berfungsi sebagai komponen basa larutan penyangga.

NH₃ (aq) + HCl (aq) Cl⁻ (aq) + NH₄⁺(aq)

Keterangan:

NH₃ = basa lemah berlebih

HCl = asam kuat

NH₄⁺ = tambahan asam konjugasi

Bagaimana? Apakah kamu sudah paham dengan penjelasan Bu Silvia? Nah, agar pemahamanmu bertambah, yuk kerjakan latihan soal-soal yang ada.

Membuat Larutan Penyangga | lookadmin | 4.5