Close Klik 2x

Memahami Makna Puisi

Advertisement

Memahami Makna Puisi – Siswa mampu memahami makna puisi.


Pernahkah kamu membaca puisi?

Pada ilustrasi di atas, terdapat seseorang yang sedang membacakan puisi. Orang yang sedang membacakan puisi tidak ubahnya seseorang yang membacakan pidato atau berbicara kepada lawan bicaranya, yaitu sama-sama menyampaikan kata-kata lewat bahasa. Namun, bahasa yang digunakan dalam pembacaan puisi, pidato, atau komunikasi sehari-hari tentu berbeda. Jika komunikasi sehari-hari dan pembacaan pidato cenderung lebih mudah dipahami, maka bahasa puisi seringkali membuat kita memikirkan terlebih dahulu makna di balik ucapan si pembaca puisi tersebut.

Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah tertentu untuk memahami makna puisi. Pada materi ini akan dijelaskan apa itu makna puisi dan apa saja langkah-langkah memahami maknanya. Simak pembahasan berikut ini!

Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang tersusun dari bahasa yang indah dan padat makna. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagai karya sastra, bahasa yang digunakan dalam puisi tidak sama dengan bahasa komunikasi sehari-hari. Namun demikian, itu bukan berarti puisi sulit dimengerti. Diperlukan langkah-langkah tertentu untuk memahami bahasa yang digunakan dalam puisi, termasuk menemukan makna di balik puisi tersebut.

Secara umum, langkah-langkah memahami makna puisi adalah sebagai berikut:

1. Mengurai makna judul

Judul adalah identitas sebuah puisi. Judul terdiri atas kata, frasa, atau klausa yang mewakili isi puisi secara keseluruhan. Mengurai makna judul dimulai dengan memahami makna lugas dari setiap kata, frasa, atau klausa yang digunakan sebagai judul. Makna lugas adalah makna sebenarnya yang dapat dicari dalam kamus. Setelah makna lugas diketahui, selanjutnya mencari makna-makna tambahan yang timbul dari kata, frasa, atau klausa tersebut. Makna tambahan bisa berupa makna kiasan, konotasi, atau lambang.

2. Mengurai makna kata-kata kunci

Sebagaimana disebutkan sebelumnya bahwa bahasa dalam puisi tidak sama dengan bahasa komunikasi sehari-hari. Itu artinya, pilihan kata atau diksi puisi ditentukan secara cermat oleh penyair atau penulis puisi. Setiap kata dalam puisi memiliki dua macam makna, yaitu makna lugas dan makna kiasan.

Makna lugas adalah makna sebenarnya yang dimiliki oleh setiap kata. Makna lugas dapat dicari di kamus. Misalnya, kata bintang berarti benda langit yang memancarkan cahaya. Adapun makna kiasan adalah makna yang tidak sebenarnya dari sebuah kata dan digunakan untuk mengungkapkan suatu gagasan dengan cara membandingkan. Misalnya, frasa bintang pelajar tentu tidak berarti benda langit, melainkan pelajar terbaik yang dianggap “bersinar” seperti bintang. Dengan demikian, pada tahap ini kata-kata yang menjadi kata kunci perlu diuraikan maknanya, baik makna lugas maupun makna kiasan.

3. Merumuskan makna keseluruhan isi puisi secara utuh

Setelah menguraikan makna judul dan kata-kata kunci, baik makna lugas maupun makna kiasan, selanjutnya adalah merumuskan keseluruhan makna tersebut menjadi makna utuh. Makna utuh puisi berarti makna yang dihasilkan dari pemahaman terhadap seluruh isi puisi, baik tersurat (lugas) maupun tersirat (kiasan). Makna utuh ini merupakan makna puisi yang sebenarnya.

Perhatikan Contoh

Karangan Bunga

Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu

“Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi”

(Taufik Ismail)

Puisi di atas berjudul “Tiga Karangan Bunga”. Frasa karangan bunga berarti sejumlah bunga yang disusun menjadi beragam bentuk yang indah. Karangan bunga biasanya digunakan untuk keperluan suatu acara pernikahan, peresmian gedung, atau ungkapan duka cita. Puisi tersebut terdiri atas beberapa kata-kata kunci, seperti: anak kecil, Salemba, sore, pita hitam, dan kakak yang ditembak mati. Jika makna lugas dari seluruh kata tersebut diuraikan, maka puisi tersebut berisi tentang anak kecil yang dengan malu-malu memberikan karangan bunga sebagai ungkapan duka cita ke Salemba, sebuah daerah di Jakarta.

Namun, jika diuraikan makna kiasannya, frasa karangan bunga berarti tanda duka cita secara mendalam, Salemba merujuk ke Universitas Indonesia (UI), anak kecil berarti lambang kesucian, dan kakak yang ditembak mati berarti para pejuang yang gugur setelah memperjuangkan kebenaran. Jadi, makna puisi secara keseluruhan adalah duka cita atas matinya kebenaran. Puisi tersebut mungkin saja terkait dengan peristiwa tertentu, misalnya demonstrasi mahasiswa yang menuntut mundurnya rezim Orde Baru.

Poin Penting

  1. Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang tersusun dari bahasa yang indah dan padat makna.
  2. Memahami makna puisi dapat dilakukan dengan langkah berikut: mengurai makna judul, mengurai makna kata-kata kunci, dan merumuskan makna utuh puisi.
  3. Dikenal dua macam makna dalam bahasa puisi, yaitu makna lugas dan makna kiasan.
Memahami Makna Puisi | lookadmin | 4.5