Close Klik 2x

Matahari sebagai Bintang

Advertisement

Matahari sebagai Bintang – Pada topik ini kalian akan belajar tentang matahari sebagai bintang. Pada topik sebelumnya kalian telah belajar tentang tata surya dan benda langit lainnya. Benda-benda langit tersebut selalu berada pada lintasannya masing-masing untuk mengorbit suatu bintang yang bernama matahari. Untuk memahami lebih lanjut, silahkan simak ulasan berikut ini.

Matahari adalah sebuah bintang yang terdapat dalam sistem tata surya dan merupakan salah satu dari jutaan milyar bintang dalam galaksi bimasakti. Bintang adalah benda luar angkasa yang dapat memancarkan cahaya sendiri.

(sumber : http//www.desktopnexus.com)

Matahari tersusun atas gas helium, hidrogen, magnesium, natrium, dan lainnya. Energi yang dihasilkan oleh matahari berasal dari reaksi nuklir di dalamnya. Rekasi nuklir tersebut berupa reaksi fisi dan fusi. Energi tersebut dipancarkan ke bumi dalam bentuk radiasi gelombang elektromagnetik. Radiasi bagian dalam mencapai 10 jutao C, sedangkan radiasi permukaannya mencapai 5800o C.

Berdasarkan penelitian, diperoleh bahwa energi radiasi cahaya matahari adalah 2,7 MeV atau 5,5 x 1027 kalori/ menit. Energi tersebut merupakan dari energi totalnya. Para ilmuwan berpendapat bahwa energi yang dimiliki matahari akan habis dalam waktu kurang lebih 6 miliar tahun lagi. Sebelum itu, matahari akan membesar sehingga menelan planet-planet terdekat, termasuk bumi. Berikut ini merupakan karakteristik dari matahari dan jaraknya terhadap bumi.

                   ☼ Lapisan Matahari

Matahari memiliki diameter 1.400.000 km dan terdiri dari beberapa bagian yaitu fotosfer, kromosfer, dan korona.

1. Fotosfer

Fotosfer merupakan lapisan matahari yang memiliki tebal 320 km. Lapisan ini memiliki suhu 5700 K. Fotosfer memancarkan cahaya yang sangat terang dan terlihat dari bumi.

2. Kromosfer

Kromosfer merupakan lapisan terbawah matahari yang bersuhu 6000 sampai 20000 K. Lapisan ini mengandung banyak proton, elektron, dan neutron dan memiliki tebal 16000 km. Pada lapisan ini, akan terjadi loncatan gas panas ke arah luar, yang kemudian masuk kembali ke bagian dalam. Loncatan gas ini disebut prominences. Ketika terjadi gerhana matahari total, bulan akan menutupi bagian fotosfer sehingga bagian kromosfer akan terlihat sangat jelas.

3. Korona

Korona adalah lapisan terluar matahari yang memiliki tebal 2,5 x 106 km dan memiliki kerapatan yang sangat rendah. Bagian dalam korona berwarna kuning, sedangkan bagian luarnya berwarna putih. Lapisan ini terdiri dari besi, nikel, zat kapur, dan argon. Suhu bagian korona ini adalah 106 K.

Matahari sebagai Bintang | lookadmin | 4.5