Close Klik 2x

Majas Personifikasi dan Majas Repetisi dalam Puisi

Advertisement

Majas Personifikasi dan Majas Repetisi dalam Puisi – Siswa mampu mengidentifikasi majas personifikasi dan repetisi dalam puisi.

Sebelum ini, kalian sudah paham akan majas metafora yang bisa dipakai penulis dalam menuangkan perasaannya ke dalam puisi. Selain majas metafora, masih banyak lagi majas lainnya yang bisa kalian pakai saat membuat puisi. Majas diperlukan agar puisi kalian semakin indah dan ekspresif. Pada topik ini kalian akan belajar tentang majas personifikasi dan repetisi.

sumber gambar:www.photobucket.com
Perhatikan puisi berikut!

Ada wajah-wajah di dalam pamflet
tertempel di dahan pohon
tertempel di tiang listrik
tertempel di tembok halte

menjelang pilkada
Pamflet-pamflet berisi wajah itu berteriak
Menambah deru kebisingan
Di antara kemacetan
Menimbulkan aroma tak sedap
Di antara sampah yang membusuk

Setiap pamflet berlomba tersenyum
Muncul mencari simpati
Dengan beragam nama dan gelar
Dengan beragam slogan lebih indah dari iklan rokok

Wajah-wajah dalam pamflet mencari muka
Menebar janji
Sementara kemisikinan adalah aset kota yang terluka

Wajah-wajah di tiang listrik hanya sebuah iklan produk
Berebut tempat dengan iklan sedot wc di tiang yang hampir ambruk

(untuk Tangsel)
M. Irfan Sulistya

Sudahkah kalian membaca puisi di atas? Jika kita perhatikan, terdapat dua majas yang sangat menonjol, yaitu repetisi dan personifikasi. Pada bait pertama terjadi pengulangan kata tertempel pada awal setiap baris. Majas ini kembali terlihat pada bait ketiga baris 3 dan 4 :

Dengan beragam nama dan gelar
Dengan beragam slogan lebih indah dari iklan rokok

Sementara itu, personifikasi dapat kita temukan pada bait 2 baris 2 dan bait 3 baris 1.

Pamflet-pamflet berisi wajah itu berteriak (bait 2 baris 2)
Setiap pamflet berlomba tersenyum (bait 3 baris 1)

Personifikasi

Majas personifikasi adalah gaya penulisan yang memberikan sifat dan tindakan-tindakan manusia pada sesuatu yang bukan manusia sehingga seakan-akan hal tersebut berlaku dan bertindak seperti manusia pada umumnya. Bentuk personifikasi yang lazim kita dengar seperti

Dedaunan melambai tertipu angin,

Rumput berzikir dan awan bertasbih, atau

Pensil menari-nari meninggalkan jejak pada selembar kertas.

Repetisi

Repetisi adalah gaya penulisan yang melakukan perulangan bunyi, suku kata, atau kata yang dianggap penting pada baris atau atau antarbaris untuk memberi penekanan. Jika meninjau dari bagian/letak yang mengalami perulangan, repetisi memiliki beragam jenis. Beberapa yang dianggap penting adalah:
1. Epizeuksis : repetisi yang bersifat langsung dengan mengulang kata yang dianggap penting berturut-turut, misalnya, semua rasa ini hanya tentang kau, kau, dan seterusnya kau yang buatku luka.

2. Tautoles: repetisi atas sebuah kata yang berulang-ulang dalam suatu konstruksi, misalnya,ada kebosanan yang memuncak, puncak dari kebosanan, aku pun akan bosan jika kau bosan pula dengan aku.

3. Anafora: repetisi yang terwujud dari perulangan kata/frasa pertama pada tiap baris atau kalimat, misalnya,

Ketidakpedulian adalah saat kau bertanya mengapa aku
Ketidakpedulian adalah saat kau berkata bukan urusanku
Ketidakpedulian adalah saat kau berpura-pura melelahkan matamu
Pada derita saudaramu

4. Epistrofa: repetisi yang berwujud perulangan kata/frasa pada akhir baris, misalnya,
Kata-kataku adalah air matamu
Segala nafasku adalah air matamu
Langkah yang kupilih adalah juga air matamu,
Bahkan dengan air mataku kau urai air matamu

5. Simploke: repetisi yang berwujud perulangan kata pada awal dan akhir baris, misalnya,
Baiklah, jika jarak ini buatmu suka, aku akan diam
Baiklah, jika kau memilih menyendiri, aku akan diam
Baiklah, jika sekiranya kau usir aku, aku akan diam
Tapi jika kau suruh aku mati, aku tidak akan diam
Setidaknya beri sedikit kesempatan 60 detik lagi tuk nikmati parasmu

Poin Penting

Personifikasi adalah majas yang memberi atribut manusia pada sesuatu yang nonmanusia. Pengertian majas ini dapat dengan mudah kita pahami dengan melihat etimologi kata tersebut, yaitu personification ‘membuat jadi manusia (person) ‘
Repetisi adalah majas yang memberikan perulangan kata dan dibedakan berdasarkan posisi perulangan yang terjadi, seperti di awal (anafora), di akhir (epistrofa), serta awal dan akhir (simploke).

Majas Personifikasi dan Majas Repetisi dalam Puisi | lookadmin | 4.5