Close Klik 2x

Lapisan Atmosfer

Advertisement

Lapisan Atmosfer – Apakah yang dimaksud dengan lapisan atmosfer ? Bagaimanakah susunan lapisan atmosfer ? Mari kita cermati materi pelajaran kali ini.

      Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh. Di antara unsur yang terdapat dalam atmosfer adalah nitrogen, oksigen, karbondioksida, dan argon. Keempat unsur tersebut menempati 99,97% (hampir 100%) volume atmosfer.

Atmosfer melindungi bumi dari dari radiasi matahari pada siang hari dan hilangnya panas yang berlebihan pada malam hari. Jika tidak ada atmosfer, maka suhu bumi akan meningkat hingga 93,4 derajat Celcius pada siang hari dan turun hingga -148,9 derajat Celcius pada malam hari.

Atmosfer juga berguna sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi. Meteor yang bergerak menuju bumi terlebih dahulu harus melewati atmosfer dengan kecepatan 60-70 km/detik. Gesekan antara meteor dan atmosfer menyebabkan terjadinya panas sehingga menghancurkan meteor sebelum jatuh ke bumi.

Tebal atmosfer tidak dapat dipastikan karena tidak ada batas yang nyata antara udara dan ruangan di luarnya. Berdasarkan perbedaan suhu arah vertikal, atmosfer bumi dibagi menjadi lima lapisan, yaitu :
1) Troposfer
Troposfer adalah lapisan atmosfer paling bawah dengan ketinggian sampai 8 km di daerah kutub dan 18 km di daerah khatulistiwa. Pada lapisan ini, setiap naik 100 meter temperaturnya turun 0,5 derajat Celcius. Oleh karena itu, keadaan temperatur pada batas lapisan ini mencapai -57 oC sampai -62 oC. Batas (mintakat) yang menandai berakhirnya penurunan suhu disebuttropopause. Pada lapisan troposfer terjadi segala fenomena yang berhubungan dengan cuaca dan iklim, contohnya awan, hujan, dan angin.
2) Stratosfer
Stratosfer terletak di atas troposfer sampai ketinggian 50 km. Stratosfer lebih tebal di daerah kutub dan kadang-kadang tidak terdapat di khatulistiwa. Pada lapisan ini terdapat konsentrasi ozon paling besar, yaitu di dekat batas terluar lapisan. Lapisan ozon berfungsi sebagai pelindung permukaan bumi dari pancaran sinar ultraviolet dan sinar matahari yang berlebihan. Temperatur pada akhir lapisan naik mencapai 55 derajat Celcius. Batas yang menandai berakhirnya lapisan ini disebut stratopause.
3) Mesosfer
Mesosfer terletak di atas stratosfer pada ketinggian 50-75 km. Temperatur di lapisan ini mula-mula naik, tetapi kemudian turun dan mencapai -72 derajat Celcius di ketinggian 75 km. Penurunan suhu di mesosfer adalah setiap naik 100 m temperatur turun 0,4 derajat Celcius. Di lapisan tersebut, sebagian meteorit terbakar. Batas yang menandai berakhirnya lapisan disebut mesopause.
4) Termosfer
Termosfer terletak di atas mesosfer dengan ketinggian sekitar 75 km sampai pada ketinggian sekitar 650 km. Temperatur di lapisan ini kembali naik hingga sekitar 1010 derajat Celcius. Lapisan paling bawah di termosfer adalah ionosfer pada ketinggian 75-375 km. Di dalam ionosfer, gas-gas mengalami ionisasi. Lapisan termosfer berguna dalam penyebaran gelombang radio.
5) Eksosfer
Eksosfer terletak di atas lapisan termosfer dan merupakan lapisan paling atas dari atmosfer sampai pada ketinggian yang tidak diketahui. Oleh karena itu, tidak ada batas yang jelas antara eksosfer dan angkasa luar.

Penyelidikan tentang atmosfer bumi sangat berguna untuk berbagai kepentingan, antara lain :
a. Mengadakan prakiraan cuaca untuk kepentingan pertanian, penerbangan, pelayaran, dan peternakan.
b. Mengetahui wilayah pemantulan gelombang radio.
c. Menentukan keadaan yang cocok untuk peluncuran pesawat ruang angkasa.

Lapisan Atmosfer | lookadmin | 4.5