Close Klik 2x

Laju Reaksi dan Laju Tumbukan

Advertisement

Laju Reaksi dan Laju Tumbukan – Mendiskusikan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju sebuah rekasi kimia pada saat terjadinya tumbukan partikel, apakah akan meningkatkan atau mengurangi peluang terjadinya reaksi. Yang dibahas dalam bab ini termasuk suhu, tekanan, percampuran, konsentrasi, ukuran partikel, area permukaan dan katalisator.

Kecepatan yang digunakan reaktan untuk berubah menjadi produk disebut dengan laju reaksi. 

Agar sebuah reaksi dapat terjadi maka partikel reaktan harus bertumbukan dengan energi yang cukup sehingga reaksi  berhasil terjadi, energi ini disebut energi Aktivasi. 

Teori Tumbukan dapat digunakan untuk menjelaskan laju reaksi kimia. 

Laju Reaksi dan Laju Tumbukan

Berdasarkan teori tumbukan

  • Agar sebuah reaksi kimia dapat terjadi, maka partikel reaktan harus bertumbukan satu sama lain. 
  • Tidak semua tumbukan dapat menghasilkan pembentukan produk.
    Hanya beberapa dari tumbukanlah yang dapat menyebabkan reaksi kimia. Tumbukan semacam ini disebut dengan “tumbukan yang berhasil”.
  • Agar reaksi dapat terjadi, maka partikel reaktan harus bertumbukan dengan energi minimum yang disebut energi aktivasi Ea.
  • Energi aktivasi pada umumnya lebih tinggi daripada partikel reaktan dalam kondisi normal. Hanya tumbukan yang memiliki energi yang sama atau lebih besar dari energi aktivasi akan menghasilkan pembentukan produk. 
  • Jika terdapat banyak tumbukan yang berhasil terjadi per satuan waktu, maka reaksi akan berlangsung lebih cepat. 
  • Laju reaksi berbanding secara langsung dengan frekuensi dari tumbukan yang berhasil.

Sejumlah faktor yang mempengaruhi laju reaksi yaitu:. 

Temperatur/ Suhu

Jika temperatur/ suhu sebuah reaksi mengalami peningkatan, maka energi kinetik dalam partikel juga akan meningkat. Hal ini menyebabkan partikel dapat bergerak lebih leluasa sehingga jumlah tumbukan yang berhasil mengalami peningkatan, demikian pula dengan laju reaksi. Baik pada reaksi eksotermis maupun endotermis, laju reaksi akan meningkat bersama dengan temperatur. Pada semua reaksi kimia, laju reaksi akan meningkat pada saat temperatur mengalami peningkatan per 10⁰C.

Konsentrasi

Jika konsentrasi reaktan dalam sebuah larutan mengalami peningkatan, maka terdapat jumlah partikel reaktan yang lebih besar tiap satuan volume dan memungkinkan bertambahnya jumlah tumbukan  yang berhasil , sehingga meningkatkan laju reaksi. 

Tekanan

Meskipun meningkatan tekanan pada sebuah reaksi hanya dapat dilakukan pada zat padat sedangkan peningkatan tekanan pada zat cair tidak berpengaruh pada laju reaksi, namun meningkatkan tekanan pada reaktan yang berwujud gas dapat mempercepat laju reaksi. Tekanan dapat ditingkatkan dengan menambahkan reaktan berwujud gas atau dengan menggunakan bejana reaktan yang lebih kecil. Hal ini akan meningkatkan jumlah tumbukan yang berhasil, dan dengan sendirinya meningkatkan kecepatan laju reaksi. 

Percampuran

Jika sejumlah reaktan dicampurkan, mereka berada dalam kondisi bergerak sehingga meningkatkan jumlah tumbukan yang  berhasil dan dengan demikian meningkatkan laju reaksi.

Areal Permukaan

JIka reaktan berupa benda padat dihaluskan, maka reaksi akan lebih cepat terjadi dibandingkan pada reaktan padat yang berwujud irisan atau gumpalan.  Dengan dihaluskan maka areal permukaan reaktan juga akan mengalami peningkatan. Banyaknya jumlah reaktan yang saling terkait satu sama lain dengan sendirinya meningkatkan peluang terjadinya tumbukan yang  berhasil dan laju reaksi. Sama halnya dengan katalisator padat yang diubah dalam bentuk bubuk pada saat digunakan untuk sebuah reaksi kimia.

Orientasi reaktan

Partikel reaktan harus berada pada orientasi spasial yang tepat serta  dianjurkan guna memutuskan rantai reaksi. Semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan antara reaktan dengan orientasi yang dibutuhkan, semakin besar peluang  terjadinya  tumbukan yang berhasil  dan mempercepat terjadinya laju reaksi.

Katalisator

Katalisator adalah sebuah substansi yang meningkatkan kecepatan pada reaksi kimia, namun zat itu sendiri tidak mengalami perubahan. Hal ini juga meningkatkan jumlah tumbukan efektif diantara reaktan, yakni dengan menurunkan energi aktivasi atau mengubah orientasi pada reaktan.

Itulah artikel Laju Reaksi dan Laju Tumbukan. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda, baca juga artikel terkait lainnya.

Laju Reaksi dan Laju Tumbukan | lookadmin | 4.5