Kepadatan Penduduk

Kepadatan Penduduk – Pada topik kali ini, kita akan membahas tentang populasi yang sangat berpengaruh di planet kita: manusia. Mengapa bukan hewan? Mengapa bukan tumbuhan? Tahukah kalian mengapa manusia merupakan populasi yang sangat berpengaruh? Coba kalian ingat kembali perbedaan antara manusia dan makhluk hidup lainnya.

Manusia merupakan salah satu komponen biotik dalam ekosistem. Masih ingatkah kalian pengertian populasi? Populasi adalah sekumpulan makhluk hidup sejenis yang hidup di suatu wilayah tertentu. Nah jika makhluk hidup ini adalah manusia maka kita penyebutnya dengan penduduk.
Mengapa kita membahas topik tentang kepadatan penduduk?

Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk per satuan luas lahan pada daerah tertentu dan dalam kurun waktu yang tertentu pula. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, manusia adalah populasi yang sangat berpengaruh. Pengaruh dari kepadatan penduduk ini akan dibahas pada topik selanjutnya. Pertama-tama kita akan membahas hal-hal yang mempengaruhi kepadatan penduduk.

Pada dasarnya, kepadatan penduduk dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu natalitas (kematian), mortalitas (kematian), dan migrasi (perpindahan).

1. Natalitas

Angka natalitas adalah angka kelahiran penduduk di suatu wilayah. Natalitas ini berkaitan dengan pertambahan penduduk. Angka natalitas diperoleh dengan menghitung jumlah kelahiran hidup tiap 1000 penduduk per tahun.

Secara matematis, angka natalitas dapat dirumuskan sebagai berikut.

Angka natalitas > 30 → tinggi
Angka natalitas 20 – 30 → sedang
Angka natalitas < 20 → rendah

2. Mortalitas

Angka mortalitas adalah angka kematian penduduk di suatu wilayah. Mortalitas ini berkaitan dengan pengurangan penduduk. Angka mortalitas diperoleh dengan menghitung jumlah kematian tiap 1000 penduduk per tahun.

Secara matematis, angka mortalitas dapat dirumuskan sebagai berikut.

Angka mortalitas >18 → tinggi
Angka mortalitas 10 – 18 → sedang
Angka mortalitas <10 → rendah

3. Migrasi

Selain kelahiran dan kematian, faktor yang dapat mempengaruhi kepadatan penduduk adalah migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administrasi suatu wilayah dengan tujuan untuk menetap. Migrasi dibagi lagi menjadi beberapa macam yaitu migrasi nasional/ dalam negara (urbanisasi, ruralisasi, dan transmigrasi) dan migrasi internasional/ antar negara (imigrasi dan emigrasi).

• Urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota.

• Ruralisasi, yaitu perpindahan penduduk dari kota ke desa.

• Transmigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari pulau yang padat ke pulau yang penduduknya jarang.

• Imigrasi, yaitu masuknya warga negara asing ke negara lain. Penduduk yang melakukan imigrasi disebut imigran.

• Emigrasi, yaitu keluarnya warga negara ke negara lain. Penduduk yang melakukan emigrasi disebut emigran.
Mungkin kalian akan sedikit bingung dengan imigrasi dan emigrasi karena pada dasarnya imigrasi dan emigrasi adalah perpindahan penduduk dari satu negara ke negara lain. Untuk lebih memperjelas imigrasi dan emigrasi, coba perhatikan contoh di berikut ini.

Contoh:

Pak Bambang, seorang warga indonesia, memutuskan untuk pindah dari rumahnya di Jakarta ke Tokyo di Jepang. Dari pernyataan ini, dapat kita simpulkan bahwa bagi Indonesia, Pak Bambang adalah seorang emigrant karena beliau melakukan emigrasi. Sementara bagi Jepang, Pak Bambang adalah seorang imigran karena beliau melakukan imigrasi.

Jadi dalam hal imigrasi dan emigrasi, tergantung dari negara mana kita menyatakannya, yaitu negara asal atau negara tujuan.

Kepadatan Penduduk | lookadmin | 4.5