Close Klik 2x

Kelainan Sistem Reproduksi

Advertisement

Kelainan Sistem Reproduksi – Jika pada topik sebelumnya kalian telah mempelajari tentang sistem reproduksi, maka pada topik ini akan dibahas tentang kelainan pada sistem reproduksi, baik pada pria maupun wanita. Apa sih kelainan sistem reproduksi? Bagaimana dampak yang ditimbulkan jika sistem reproduksi mengalami kelainan atau gangguan? Jangan dianggap sepele ya hal-hal demikian karena dampaknya sangat tidak baik. Nah, untuk memahami tentang hal itu, mari kita baca ulasan berikut. Berikut ini adalah beberapa kelainan sistem reproduksi.
1. Endometriosis merupakan kondisi dimana jaringan endometrial terjadi di luar permukaan rongga rahim. Jaringan ini disebut jaringan ektopik. Saat mentruasi jaringan ini akan berdarah yang menyebabkan peradangan rasa kesakitan dan infertilitas. Gejala paling parah adalah terjadinya menstruasi sepanjang tahun. Endometrisosis hanya terjadi pada wanita karena penyakit ini menyerang di bagian rahim.

2. Tumor payudara merupakan kelainan berupa benjolan yang dapat dihilangkan melalui operasi (jinak), tetapi yang ganas disebut kanker payudara. Kelainan ini hanya terjadi pada wanita.
3. Vulvovaginitis merupakan peradangan pada vulva dan vagina yang sering menimbulkan gejala keputihan. Kelainan ini hanya terjadi pada wanita

4. Gonorea merupakan kelainan yang menyerang selaput lendir pada uretra, serviks, rektum, sendi, ulang, faring dan mata. Disebabkan oleh Neisheria gonorhoaeae , gejalanya rasa sakit saat buang air kecil dan keluarnya nanah berwarna kuning kehijauan dari uretra. Kelainan ini dapat terjadi pada pria maupun wanita.
5. Prostatitis merupakan peradangan pada prostat yang sering disertai dengan peradangan pada uretra. Kelainan ini hanya terjadi pada pria.

6. Sifilis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum . Sifilis ini dapat menyerang pria maupun wanita. Jika wanita hamil terserang sifilis lalu melahirkan, maka bayi tersebut rentan terserang penyakit layuh semu.

7. Kista Indung telur merupakan kantong yang tidak bersifat kanker dan bersifat material setengah cair. Kista ini dapat menyebabkan menstruasi terlambat dan pendarahan ireguler. Kelainan ini hanya terjadi pada wanita

8. Sindrome Prementruasi (PMS) adalah sekumpulan gejala yang bervariasi yang muncul antara 7 – 14 hari sebelum masa mentruasi mulai dan biasanya berhenti saat mentruasi. Penyebab PMS kekurangan vitamin dan progesterone. Gejala fisik yaitu payudara sakit dan membengkak, kulit berjerawat. Kelainan ini hanya terjadi pada wanita.

9. Kehamilan ektopik (Kehamilan di luar kandungan) merupakan suatu keadaan di mana kehamilan abnormal karena telur yang terbuahi tertanam di luar uterus, tetapi di tuba fllopii. Penyebab kehamilan ini karena terjadinya penyempitan daerah tuba fllopi (oviduk) maupun tumor pada tuba fallopi. Penggunaan IUD sebagai pengendali kehamilan meningkatkan resiko kehamilan ektopik. Kelainan ini hanya terjadi pada wanita.

10. Impotensi (disfungsi ereksi) merupakan suatu keadaan ketidakmampuan pria mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang cukup untuk melakukan hubungan seksual. Kelainan ini hanya terjadi pada pria.
Berdasarkan penjelasan di atas, kelainan-kelainan pada sistem reproduksi tergolong berbahaya. Oleh karena itu, kita harus rajin merawat organ-organ tubuh yang berhubungan langsung dengan sistem reproduksi agar terhindar dari kelainan-kelainan di atas.

Advertisement
Kelainan Sistem Reproduksi | lookadmin | 4.5